Kita Butuh Untuk Diingatkan

KITA BUTUH UNTUK DIINGATKAN
Syaikh Muhammad bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah
Yang dimaksud dari hal ini, sesungguhnya bulan Ramadhan itu bukanlah bulan malas di siang hari. Sebagaimana dipahami oleh sebagian manusia, tidur hingga maghrib dan sungguh sangat menyedihkan -dan hal ini walillahil hamdu tidak terjadi di tengah kalian.
Akan tetapi kita butuh untuk diingatkan akan hal ini. Karena terkadang terjadi di rumah-rumah kita, (orang tua) membiarkan anak-anaknya yang sudah wajib shalat, tapi mereka tidak diarahkan pergi ke masjid. Mereka dibiarkan begadang di malam hari, sementara siang hari mereka tidur dengan sekali tidur, shalat zhuhur, ashar terluput dari mereka dalam keadaan mereka tidur. Ini adalah kesalahan dan ini adalah kemungkaran besar.
Allah berfirman: 
﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ﴾[التحريم:6]،
"Wahai orang-orang yang beriman jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya manusia dan bebatuan." (QS. At-Tahrim 6)
﴿وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا﴾[ طه:132]،
"Dan perintahkanlah keluargamu untuk shalat dan bersabarlah diatas hal itu". (QS. Thaha 132)
Lihatlah kepada firman Allah وَاصْطَبِرْ (bersabarlah), di situ ada tambahan huruf ط.  Maka sesungguhnya kalau ada tambahan dalam kata tersebut menunjukan adanya tambahan makna.
Yang demikian itu karena dalam hal (menyuruh shalat) ini dibutuhkan mujahadah (keseriusan) terhadap keluarga. Perlu adanya mujahadah (keseriusan) terhadap mereka.
Kaum wanita di rumah di bulan Ramdhan khususnya (kadang) mereka bermudah-mudahan mengakhirkan shalat zhuhur hingga mendekati shalat ashar. Mengakhirkan shalat ashar hingga waktu pertengahan ashar, waktu ashar itu hingga matahari menguning mereka masih di dapur-dapur. Seolah-olah hidangan yang mereka masak ini hendak kita konsumsi setengah jam lagi.
Ini kesalahan, yang wajib bagi si suami adalah memberi peringatan kepada isterinya juga,  mengingatkan mereka untuk menjaga shalat.
﴿وَكَانَ يَأْمُرُ أَهْلَهُ بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ وَكَانَ عِندَ رَبِّهِ مَرْضِيًّا ﴾[مريم:55]
"Beliau (Nabi Ismail 'alaihis sallam) menyuruh isterinya menjaga shalat dan zakat, adalah beliau diridhai disisi Rabbnya". (QS. Maryam 55)
Maka mesti diri-diri kita harus diingatkan hingga kita tersadar, dan kita menjalankan hal ini terhadap isteri-isteri kita dan anak-anak kita di rumah-rumah kita.
Sumber || http://cutt.us/WRFgL
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
02/06/2017

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim