Jangan Meremehkan Hutang

Jangan Meremehkan Hutang
Dari Muhammad bin Jahsy رضي الله عنه berkata, “Kami pernah duduk-duduk bersama Rasulullah ﷺ lalu baginda mengangkat wajahnya ke langit kemudian meletakkan tangannya pada dahinya seraya berkata, "Subhanallah, kesulitan (berat) apa yang diturunkan?"
Kami pun terdiam dan ketakutan, sampai hari esok aku tanya baginda, "Wahai Rasulullah kesulitan (berat) apa yang diturunkan?"
Baginda menjawab, "Demi yang jiwaku ada ditanganNya, seandainya seseorang terbunuh di jalan Allah kemudian dihidupkan kembali, kemudian terbunuh lagi (di jalan Allah) kemudian dihidupkan kembali, kemudian terbunuh lagi (di jalan Allah) sementara dia punya tanggungan hutang maka dia tidak akan masuk syurga sampai hutangnya dilunaskan".” (HR Nasai, Sahih Sunan Nasai 4367)
عنْ مُحَمَّدِ بْنِ جَحْشٍ رضي الله عنه قَالَ:
« كنَّا جُلُوسًا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ فَرَفَعَ رَأْسَهُ إِلَى السَّمَاءِ ، ثُمَّ وَضَعَ رَاحَتَهُ عَلَى جَبْهَتِهِ ثُمَّ قَالَ :
«سُبْحَانَ اللَّهِ ! مَاذَا نُزِّلَ مِنَ التَّشْدِيدِ؟»
فَسَكَتْنَا وَفَزِعْنَا ، فَلَمَّا كَانَ مِنَ الْغَدِ سَأَلْتُهُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، مَا هَذَا التَّشْدِيدُ الَّذِي نُزِّلَ ؟
فَقَالَ : «وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ ! لَوْ أَنَّ رَجُلا قُتِلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ثُمَّ أُحْيِيَ ، ثُمَّ قُتِلَ ، ثُمَّ أُحْيِيَ ، ثُمَّ قُتِلَ ، وَعَلَيْهِ دَيْنٌ مَا دَخَلَ الْجَنَّةَ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ دَيْنُهُ»
صحيح سنن النسائي للألباني (4367)
(Faedah ilmiah dari al-Ustadz Usamah Mahri di WhatsApp مجموعة طريق السلف)
ll مجموعة طريق السلف ll
www.thoriqussalaf.com
http://telegram.me/thoriqussalaf
29/06/2017

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim