Apakah Titel Cukup Sebagai Syarat Untuk Berdakwah

APAKAH TITEL CUKUP SEBAGAI SYARAT UNTUK BERDAKWAH
Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah
Pertanyaan:
هل يكفي لمن أراد تعليم الناس أمور دينهم , هل يكفي أن يحمل شهادة جامعية , أم لا بد له من تزكيات العلماء ؟
Apakah seseorang yang ingin mengajarkan perkara-perkara agama kepada manusia cukup baginya dengan titel universitas yang dia sandang, ataukah harus ada tazkiyah (rekomendasi) dari para ulama?
Jawaban:
لا بد من العلم .ما كل من حمل شهادة يصير عالم ، لا بد من العلم والفقه في دين الله . والشهادة ما تدل على العلم !!
قد يحملها وهو أجهل الناس !
Harus memiliki ilmu, tidak semua orang yang menyandang titel menjadi ulama. Harus memiliki ilmu dan kefakihan dalam agama Allah. Semata-mata titel tidaklah menunjukkan ilmu, karena terkadang seseorang memiliki titel padahal dia termasuk manusia yang paling bodoh.
وقد لا يكون عنده شهادة وهو من أعلم الناس.
هل الشيخ ابن باز معه شهادة ؟؟!!
هل الشيخ ابن إبراهيم ؟؟!!
هل الشيخ ابن حميد ؟؟!!
هل هم معهم شهادات ؟؟!!
ومع هذا هم أئمة هذا الوقت
Sebaliknya terkadang seseorang tidak memiliki titel namun dia termasuk manusia yang paling berilmu.
● Apakah Asy-Syaikh Ibnu Baz memiliki titel?!
● Demikian juga Asy-Syaikh Ibnu Ibrahim
● dan Asy-Syaikh Ibnu Humaid?!
Apakah mereka memiliki titel?!
Walaupun demikian mereka menjadi para imam di masa ini.
فالكلام على وجود العلم في الإنسان والفقه في الإنسان
Jadi yang terpenting adalah membicarakan apakah ilmu dan kefakihan itu ada pada seseorang.
لا على شهاداته ولا على تزكياته ما يعتبر هذا !! ...
والواقع يكشف الشخص
Bukan tentang titel atau ijazah atau tazkiyah, ini semua tidak teranggap. Dan fakta nanti yang akan menyingkap keadaan seseorang.
إذا جاءت قضية أو حدثت ملمة تبين العالم من المتعالم والجاهل . نعم .
Jika ada sebuah masalah atau muncul sebuah bencana, ketika itulah akan nampak siapa yang benar-benar seorang ulama dan mana orang yang sok berilmu dan jahil.” Na'am
Sumber || http://bit.ly/2ulQpHf
Kunjungi || http://bit.ly/2um519H
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy
29/06/2017

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim