Membuka Sholat Tarawih Dengan Dua Rokaat Ringan, Apakah Sunnah?

MEMBUKA SHOLAT TARAWIH DENGAN DUA ROKAAT RINGAN, APAKAH SUNNAH?
*Pertanyaan:*
ما تقولون في إمام يفتتح صلاة القيام بجماعته بركعتين خفيفتين من إحدى عشرة ركعة فما صحة فعله؟
Bagaimana pendapat anda tentang Imam yang memulai sholat qiyamullail (tarawih) bersama jamaahnya dengan 2 rokaat ringan dari 11 rokaat. Apakah perbuatannya ini benar?
*Jawaban Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin rahimahullah:*
فعله هذا ليس بصحيح، افتتاح القيام الذي هو التراويح بركعتين خفيفتين غير صحيح؛ لأن افتتاح قيام الليل بركعتين خفيفتين إنما يكون لمن نام،
Perbuatan tersebut tidak benar. Memulai qiyamullail tarawih dgn 2 rokaat ringan tidaklah benar. Karena dua rokaat ringan yang dilakukan sebagai pembuka sholat malam hanyalah bagi yang (bangun dari) tidur.
ووجه ذلك أن الإنسان إذا نام عقد الشيطان على قافيته ثلاث عقد، فإذا قام وذكر الله انحلت عقدة، فإذا تطهر انحلت العقدة الثانية، فإذا صلى انحلت العقدة الثالثة، ولهذا صار الأفضل لمن قام الليل بعد النوم، أن يفتتح قيام الليل بركعتين خفيفتين، ثبتت بذلك السنة من قول النبي صلى الله عليه وآله وسلم، وفعله.
Seseorang ketika tidur, Syaithan mengikatkan di tengkuknya 3 ikatan. Jika ia bangun dan mengingat Allah, terlepas satu ikatan. Jika kemudian ia bersuci (wudhu), terlepaslah ikatan kedua. Jika kemudian ia sholat, terlepaslah ikatan ketiga. Karena itu yang paling utama bagi orang yang qiyamullail setelah tidur adalah memulainya dengan 2 rokaat ringan. Terdapat sunnah yang demikian dari ucapan dan perbuatan Nabi shollallaahu alaihi wasallam.
أما التراويح فإنها تفعل قبل النوم فلا تفتتح بركعتين خفيفتين.
Sedangkan tarawih, dilakukan sebelum tidur, tidaklah dimulai dengan 2 rokaat yang ringan.
Sumber: http://binothaimeen.net/content/301
Penerjemah: Abu Utsman Kharisman
WA al I'tishom
27/05/2017

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim