Apakah Wajib Bagi Imam Meringankan Shalat Tarawih?

#Silsilah_Fatawa_Ash_Shiyam_11
Pertanyaan : Apakah wajib bagi imam meringankan shalat tarawih?
Jawaban Asy Syaikh Al Allamah Ubaid Bin Abdillah Al Jabiry حفظه اللّٰه :
"إن كان حوله هم الراغبون في التطويل لما لديهم من نشاط وقوة وتقبل أطال ثم غيرهم يصلي ما تيسر لأن الأصل هو التطويل، الأصل التطويل في التراويح، وكونه يلتزم ختم القرآن هذا ليس بلازم يعني الأمر فيه سعة يصلي بما تيسر له، وهو خير ممن يلتزم ختم القرآن ويهزه هذا كالشعر والصلاة أشبه بالنقر.نعم".
"Apabila para makmum di belakangnya menyukai panjangnya shalat karena mereka memiliki semangat dan kekuatan maka imam memanjangkan shalatnya, kemudian selain mereka (yakni kalau para makmum di belakangnya tidak menyukai panjangnya shalat) maka ia mengimami shalat dengan apa yang mudah baginya, dikarenakan hukum asalnya adalah memanjangkan shalat tarawih.
Adapun keadaan sang imam mengkhatamkan Al Quran dalam shalat tarawih selama Romadhon maka ini tidak diharuskan yakni perkara dalam masalah ini ada keleluasaan, maka ia melakukan shalat dengan apa yang mudah baginya dan itu lebih baik daripada ia mengharuskan dirinya untuk mengkhatamkan Al Quran dan membacanya dengan cepat seperti membaca syair dalam keadaan shalat yang ia kerjakan seperti keadaan ayam yang mematuk makanannya".
Sumber : telegram.me/Miraathalanbeyaa

telegram.me/dinulqoyyim
27/05/2017

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim