Penduduk Surga yang Tingkatannya Paling Bawah


KITAB KE-1: KITABUL IMAN (KEIMANAN).
Bab ke-84: Penduduk Surga yang Tingkatannya Paling Bawah.
Hadits no 312.
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَمْرٍو الأَشْعَثِىُّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ مُطَرِّفٍ وَابْنِ أَبْجَرَ عَنِ الشَّعْبِىِّ قَالَ سَمِعْتُ الْمُغِيرَةَ بْنَ شُعْبَةَ رِوَايَةً إِنْ شَاءَ اللَّهُ ح وَحَدَّثَنَا ابْنُ أَبِى عُمَرَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا مُطَرِّفُ بْنُ طَرِيفٍ وَعَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ سَعِيدٍ سَمِعَا الشَّعْبِىَّ يُخْبِرُ عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَ سَمِعْتُهُ عَلَى الْمِنْبَرِ يَرْفَعُهُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-. قَالَ وَحَدَّثَنِى بِشْرُ بْنُ الْحَكَمِ - وَاللَّفْظُ لَهُ - حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ حَدَّثَنَا مُطَرِّفٌ وَابْنُ أَبْجَرَ سَمِعَا الشَّعْبِىَّ يَقُولُ سَمِعْتُ الْمُغِيرَةَ بْنَ شُعْبَةَ يُخْبِرُ بِهِ النَّاسَ عَلَى الْمِنْبَرِ قَالَ سُفْيَانُ رَفَعَهُ أَحَدُهُمَا - أُرَاهُ ابْنَ أَبْجَرَ - قَالَ « سَأَلَ مُوسَى رَبَّهُ مَا أَدْنَى أَهْلِ الْجَنَّةِ مَنْزِلَةً قَالَ هُوَ رَجُلٌ يَجِىءُ بَعْدَ مَا أُدْخِلَ أَهْلُ الْجَنَّةِ الْجَنَّةَ فَيُقَالُ لَهُ ادْخُلِ الْجَنَّةَ. فَيَقُولُ أَىْ رَبِّ كَيْفَ وَقَدْ نَزَلَ النَّاسُ مَنَازِلَهُمْ وَأَخَذُوا أَخَذَاتِهِمْ فَيُقَالُ لَهُ أَتَرْضَى أَنْ يَكُونَ لَكَ مِثْلُ مُلْكِ مَلِكٍ مِنْ مُلُوكِ الدُّنْيَا فَيَقُولُ رَضِيتُ رَبِّ. فَيَقُولُ لَكَ ذَلِكَ وَمِثْلُهُ وَمِثْلُهُ وَمِثْلُهُ وَمِثْلُهُ. فَقَالَ فِى الْخَامِسَةِ رَضِيتُ رَبِّ. فَيَقُولُ هَذَا لَكَ وَعَشَرَةُ أَمْثَالِهِ وَلَكَ مَا اشْتَهَتْ نَفْسُكَ وَلَذَّتْ عَيْنُكَ. فَيَقُولُ رَضِيتُ رَبِّ. قَالَ رَبِّ فَأَعْلاَهُمْ مَنْزِلَةً قَالَ أُولَئِكَ الَّذِينَ أَرَدْتُ غَرَسْتُ كَرَامَتَهُمْ بِيَدِى وَخَتَمْتُ عَلَيْهَا فَلَمْ تَرَ عَيْنٌ وَلَمْ تَسْمَعْ أُذُنٌ وَلَمْ يَخْطُرْ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ ». قَالَ وَمِصْدَاقُهُ فِى كِتَابِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ (فَلاَ تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِىَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ) الآيَةَ.
Telah menceritakan kepada kami Said bin ‘Amr al-Asy-atsiy (ia berkata) telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyainah dari Muthorrif dan Ibnu Abjar dari asy-Sya’biy ia berkata: Aku mendengar al-Mughiroh bin Syu’bah secara riwayat InsyaAllah (perpindahan sanad ke jalur lain) dan telah menceritakan kepada kami Ibnu Abi Umar (ia berkata) telah menceritakan kepada kami Sufyan (ia berkata) telah menceritakan kepada kami Muthorrif bin Thorif dan Abdul Malik bin Said keduanya mendengar asy-Sya’biy mengkhabarkan dari al-Mughiroh bin Syu’bah ia berkata: Aku mendengar dari atas mimbar ia menyampaikan hadits dari Rasulullah shollallahu alaihi wasallam. Ia berkata: dan telah menceritakan kepadaku Bisyr bin al-Hakam –lafadznya sesuai riwayat darinya- (ia berkata) telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyainah (ia berkata) telah menceritakan kepada kami Muthorrif dan Ibnu Abjar keduanya mendengar dari asy-Sya’biy berkata: Aku mendengar al-Mughiroh bin Syu’bah –semoga Allah meridhainya- mengkhabarkan hal itu kepada manusia di atas mimbar. Telah menisbatkan ucapan itu secara marfu’ (sebagai ucapan Rasul) salah seorang dari keduanya – yang menurutku adalah Ibnu Abjar- bahwa Rasulullah shollallahu alaihi wasallam bersabda: Musa bertanya kepada Rabbnya tentang penduduk Surga yang paling rendah tingkatannya. Allah berfirman: Itu adalah seorang laki-laki yang datang setelah penduduk Surga dimasukkan ke Surga. Dikatakan kepada orang itu: Masuklah ke dalam Surga. Ia berkata: Wahai Rabbku, bagaimana aku bisa masuk, manusia telah menempati tempatnya masing-masing. Dikatakan kepadanya: Apakah engkau ridha jika aku berikan kepadamu seperti kerajaan raja di dunia? Ia mengatakan: Aku ridha wahai Rabb. Allah berfirman: engkau mendapatkan itu, dan yang semisalnya, dan yang semisalnya, dan yang semisalnya, dan yang semisalnya. Pada penyebutan yang kelima ia berkata: Aku ridha wahai Rabbku. Engkau mendapatkan itu dan sepuluh kali lipat semisalnya. Engkau mendapatkan segala yang diinginkan jiwamu dan yang menyenangkan dipandang oleh matamu. Ia berkata: Aku ridha wahai Rabb.
Musa berkata: Wahai Rabbku, lalu bagaimana dengan penduduk Surga yang paling tinggi tingkatannya?«  Mereka itu adalah orang-orang yang Aku ingin menanam kemulyaan mereka dengan TanganKu dan Aku tutup (pengetahuan) terhadapnya. Itu tidak pernah terlihat mata, tidak pernah didengar telinga, tidak pernah terbetik dalam hati manusia » Pembenaran hal itu dalam Kitab Allah Azza Wa Jalla terdapat dalam firmanNya:
فَلاَ تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِىَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ
Maka tidaklah jiwa mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka berupa hal yang menyejukkan pandangan mata (di Surga)(Q.S as-Sajdah ayat 17).
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Dikutip dari Buku "Terjemah Shahih MUSLIM (Abul-Husain Muslim bin al-Hajjaj an-Naisaburi Rahimahullah)". Jilid 1
☀️ Penerbit : Cahaya Sunnah- Bandung
▶️ Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah
=====================
✍️ http://telegram.me/alistiqomah
07/04/2017
PERINGATAN! Berikut himbauan al Ustadz Abu Utsman Kharisman terkait Channel Telegram Al-Istiqomah silakan baca di link ini

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim