[AUDIO] Bab 18 : Fenomena Pengkultusan Sebab Kekufuran - Ustadz Muhammad bin 'Umar as Sewed

[AUDIO] Bab 18 : Fenomena Pengkultusan Sebab Kekufuran - Ustadz Muhammad bin 'Umar as Sewed Audio rekaman kajian
Kitab : Fathul Majid Syarah Kitabut Tauhid
Judul : Bab 18 : Fenomena Pengkultusan Sebab Kekufuran
Pemateri : Ustadz Muhammad bin 'Umar as Sewed
Tempat : Masjid Agung Baitussalam Purwokerto
Tanggal : 08/04/2017

📁 Sesi 1
📢 Dengarkan audio

💾 Link download audio : https://drive.google.com/uc?id=1GSnlXRbURbG8HMxL4_7qL3RdBAV_NXrg&export=download
Bab 18 hal 189 sd 190
Penjelasan hadits tentang tafsir surat Nuh ayat 23

Beberapa faidah :
- larangan i'tikaf di kuburan
- tahapan syaithan dalam menggoda manusia agar terjatuh dalam kesyirikan bahkan sampai memusuhi ahli tauhid yang mendakwahkan tauhid. Bahkan sampai menuduh dengan tuduhan - tuduhan dusta dan menjauhkan umat Islam dari ahli tauhid.
Ujung-ujungnya memuliakan ahli syirik, bahkan dari agama lain.

Faidah
- siapa yang memahami kisah dan pembahasan ini secara jelas, bahwa agama ini dalam keadaan asing (sangat sedikit di tengah tengah banyak orang yang tidak memahami)
- awal pertama kesyirikan adalah pengkultusan terhadap orang shalih
- awal pertama berubahnya agama juga disebabkan pengkultusan orang shalih
- sebab diterimanya bid'ah karena tersamarnya kebenaran dengan kebatilan
- kebiasaan (keumuman) manusia adalah berkurangnya kebenaran yang ada pada dirinya dan bertambahnya kebatilan
- bukti bahwa kebid'ahan adalah jembatan menuju kekafiran. Oleh karenanya bid'ah lebih disukai oleh iblis daripada kemaksiatan. Kemaksiatan diharapkan taubat dari pelakunya sementara bid'ah menipu pelakunya sehingga tidak mau bertaubat.
- setan mengetahui bahayanya bid'ah walaupun niatnya baik, karena itu ia mengajak manusia kepada kebid'ahan sebelum kemaksiatan atau kesyirikan


📁 Sesi 2
📢 Dengarkan audio

💾 Link download audio : https://drive.google.com/uc?id=19IXqk8dmMo4YlsYDKWtEGd0wGSZq4k-F&export=download
Bab 18 hal 191
Lanjutan faidah
- mengenal kaidah yang menyeluruh dari agama yaitu larangan ghuluw dalam mengkultuskan orang shalih dan akibat ghuluw adalah kesyirikan
-  larangan membuat gambar gambar. Gambar tersebut membuat madharat di belakang hari agar tertutup pintu-pintu kesyirikan.
- betapa besar dan pentingnya kisah kaum Nabi Nuh yang ghuluw terhadap orang shalih
- penjelasan bahwa mereka tidaklah menginginkan kecuali syafa'at saja
- dugaan bahwa generasi pertama yang membuat gambar atau patung adalah karena ingin meminta syafa'at atau menjadikan perantara dengan Allah
- sebab hilangnya ilmu adalah kematian ulama
- bantahan terhadap syubhatnya ahlul kalam yang mereka namakan dengan kecerdasan akal yang sering digunakan untuk membantah qur'an dan sunnah
- bahayanya taklid
- penting dan harusnya kaum muslimin untuk mendapatkan ilmu yang dibawa Rasulullah



📁 Sesi Tanya Jawab
📢 Dengarkan audio

💾 Link download audio : https://drive.google.com/uc?id=1wMwBLBDTT9ww3iAKB9xC2nCXgTjuZone&export=download

dari alfaruq.net

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi