Apakah Niat Sholat Harus Diucapkan/Dilafadzkan?

Al-istiqomah:
Apakah Niat Sholat Harus Diucapkan/ Dilafadzkan?
Jawab:
☝️ Niat sholat tempatnya di hati. Tidak perlu dilafadzkan. Niat yang benar adalah kesungguhan tekad untuk mengerjakan sholat tertentu karena Allah semata.
Nabi shollallahu alaihi wasallam tidak mengajarkan pengucapan lafadz niat sebelum sholat. Hadits-hadits tentang sholat tidak ada yang menyebutkan lafadz niat untuk sholat tertentu.
Sebagai contoh, silakan disimak hadits berikut ini. Apakah di dalamnya ada bimbingan Nabi untuk mengucapkan niat?
إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلَاةِ فَأَسْبِغِ الْوُضُوءَ ثُمَّ اسْتَقْبِلِ الْقِبْلَةَ فَكَبِّرْ
Jika engkau berdiri untuk sholat, sempurnakanlah wudhu’, kemudian menghadap kiblat, kemudian bertakbirlah (H.R al-Bukhari no 5782 dan 6174, Muslim no 602 dari Abu Hurairah).
إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلَاةِ فَكَبِّرْ
Jika engkau berdiri untuk (memulai) sholat, bertakbirlah (H.R al-Bukhari no 715 dan 751, Muslim no 602 dari Abu Hurairah).
Hadits di atas adalah potongan hadits bimbingan Nabi kepada seseorang yang buruk sholatnya, yang Nabi perintahkan untuk mengulang sholatnya hingga tiga kali. Kemudian beliau mengajarkan tata cara sholat yang benar.
Jika niat perlu diucapkan, niscaya beliau menyampaikan pada saat itu, dalam kondisi orang yang mendengar sangat butuh mengetahui bagaimana tata cara sholat yang benar. Namun, dalam hadits itu Nabi tidak menyebutkan. Demikian juga dalam hadits-hadits lain. Para Ulama’ menjelaskan bahwa tidak ada satupun hadits shahih yang berisi pengajaran Nabi untuk melafadzkan niat tertentu dalam sholat.
Kadangkala saudara kita kaum muslimin ingin melaksanakan suatu sholat sunnah. Namun, karena tidak tahu atau tidak hafal bacaan niatnya ia tidak jadi untuk sholat. Sebagian ada yang berkata: Saya ingin sholat Dhuha, tapi tidak tahu niatnya. Hal itu disebabkan karena ia menganggap bahwa melafadzkan niat adalah suatu keharusan sebelum sholat. Padahal sesungguhnya niat itu letaknya di hati dan tidak perlu dilafadzkan.
~~~~~~~~~~~~~~~~
Dikutip dari Buku " FIQH BERSUCI DAN SHOLAT SESUAI TUNTUNAN NABI "
▶️ Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah.
=====================
✍️ http://telegram.me/alistiqomah
13/04/2017

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim