Cara Mengingkari Kemungkaran-kemungkaran Para Penguasa

CARA MENGINGKARI KEMUNGKARAN-KEMUNGKARAN PARA PENGUASA (BAG 1)
Asy Syaikh Dr. Ali Bin Yahya Al Haddady حفظه الله berkata :
▪️Diantara masalah terbesar dalam bab amar ma'ruf nahi mungkar adalah cara mengingkari kemungkaran-kemungkaran para penguasa dan para pejabat negara dikarenakan tidak berhenti pada batasan-batasan syariat dalam masalah ini bisa menyeret umat kepada sesuatu yang tidak terbetik dalam benak pikiran berupa fitnah-fitnah, musibah-musibah dan kejelekan-kejelekan hingga peristiwa-peristiwa yang menyedihkan dan menyakitkan yang berujung kepada terbunuhnya Khalifah terbimbing yang ketiga yaitu 'Utsman Bin 'Affan radhiallahu 'anhu awal mulanya disebabkan penyelisihan syariat dalam bab ini.
▪️Berkata Ibnu Hajar : "Sesungguhnya sebab terbesar dari terbunuhnya 'Utsman adalah tindakan mencela para gubernur beliau kemudian mencela beliau disebabkan beliau menunjuk mereka sebagai para gubernurnya".
▪️Maka kemungkaran-kemungkaran para penguasa ditangani sesuai dengan apa yang dibimbingkan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam sabdanya :
"من أراد أن ينصح لذي سلطان فلا يبده علانية، ولكن يأخذ بيده فيخلو به، فإن قبل منه فذاك، وإلا كان قد أدى الذي عليه". رواه ابن أبي عاصم في السنة.
"Barangsiapa yang ingin menasehati penguasa maka jangan ia menampakkannya secara terang-terangan namun ia mengambil tangannya lalu ia berdua dengannya, maka kalau ia menerima (nasehat) darinya maka itu (yang diharapkan) dan kalau tidak maka ia telah menunaikan kewajibannya".
Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Ashim dalam As Sunnah.
▪️Dan sebagaimana ucapan Usamah Bin Zaid tatkala dikatakan kepadanya : Tidakkah engkau masuk menemui 'Utsman lalu engkau berbicara dengannya ?
Maka beliau berkata : "Apakah kalian memandang bahwa aku tidaklah berbicara dengannya melainkan aku harus memperdengarkannya kepada kalian ? Demi Allah sungguh aku telah berbicara dengannya tanpa aku membuka suatu perkara yang aku tidak menyukai keadaan akulah orang yang pertama kali membukanya".
Muttafaqun Alaih.
▪️Yakni Aku menasehatinya secara sembunyi-sembunyi dan aku tidak mengingkarinya secara terang-terangan dikarenakan aku tidak menyukai keadaan akulah orang pertama yang membuka pintu fitnah disebabkan tindakan mengingkari para penguasa secara terang-terangan.
Sumber : Khutbah yang ditulis oleh Asy Syaikh Dr. Ali Bin Yahya Al Haddady حفظه اللّٰه yang berjudul "Wujubu Ingkaril Mungkar Wa Thariqati Inkari Mungkaratil Umaraa".
http://cutt.us/6m3KG
وجوب إنكار المنكر، وطريقة
إنكار منكرات الأمراء
           |خطبة مكتوبة|
للشيخ/د. علي بن يحيي الحدادي
              -حفظه الله-
              ١٤٣٨/٥/٣٠هـ
http://cutt.us/6m3KG

telegram.me/dinulqoyyim
08/03/2017

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim