Fawaaid Channel Telegram al-Ukhuwwah Bulan Februari 2017

AL-UKHUWWAH, [02.02.17 07:00]
AL-UKHUWWAH:
HUKUM MELUDAH KE KIBLAT

๐Ÿ”‰Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan:
Apakah larangan meludah ke kiblat umum atau khusus dalam shalat?

Jawaban:
Larangan ini lebih ditekankan dalam shalat.

Adapun di luar shalat, maka tidak sepantasnya karena menyelisihi adab.

๐Ÿ“Saya (Syaikh al-'Utsaimin) katakan: Berkata guru kami Ibnu Baz rahimahullah larangan ini khusus dalam shalat

๐Ÿ“šAl-Khanzu ats-Tsamin Fii Sualat Ibni Sanid

http://t.me/Al-Ukhuwwah

(142): ู‡ู„ ุงู„ู†ู‡ู‰ ุนู† ุงู„ุจุตุงู‚ ููŠ ุงู„ู‚ุจู„ุฉ ุนุงู… ุฃู… ุฎุงุต ุจุงู„ุตู„ุงุฉ؟
ุงู„ุฌูˆุงุจ: ุงู„ู†ู‡ู‰ ุนู†ู‡ ููŠ ุงู„ุตู„ุงุฉ ุขูƒุฏ، ูˆุฃู…ุง ุฎุงุฑุฌู‡ุง ูู„ุง ูŠู†ุจุบูŠ ูˆู‡ูˆ ุฎู„ุงู ุงู„ุฃุฏุจ (2).

⬅️(2) ู‚ู„ุช: ู‚ุงู„ ุดูŠุฎู†ุง ุงุจู† ุจุงุฒ ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ ู‡ูˆ ุฎุงุต ุจุงู„ุตู„ุงุฉ.

AL-UKHUWWAH, [02.02.17 07:05]
๐Ÿ“ˆRUBRIK AQIDAH

๐Ÿ“šKitab Syarh al-Manzhumah al-Haiyyah

๐Ÿ“Syaikh Shalih bin Fawzan al-Fawzan hafizhahullah


-----Berpegang Teguh Dengan al-Qur'an dan Hadits---


๐ŸŒพBerkata Imam Abdullah bin Abu Dawud as Sijistani rahimahullah:

"Berpegang teguhlah dengan tali Allah dan ikutilah petunjuk"

"Dan janganlah engkau menjadi seorang yang berbuat bid'ah, semoga engkau menjadi orang yang beruntung"


⛵️Penjelasan:
Nazhim (penyusun syair rahimahullah) memulai syairnya dengan ucapannnya:
Berpegang teguhlah dengan tali Allah maksudnya berpegang teguhlah--wahai muslim--dengan tali Allah yaitu al-Qur'an dan hadits. Beliau  mengambil bait ini dari firman Allah Ta'ala:

ูˆَุงุนْุชَุตِู…ُูˆุงْ ุจِุญَุจْู„ِ ุงู„ู„ّู‡ِ ุฌَู…ِูŠุนًุง ูˆَู„ุงَ ุชَูَุฑَّู‚ُูˆุงْ َ

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai." (QS. al-Imran:103)


Dan dari Sabda Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู…:


 ูุฅู†ู‡ ู…ู† ูŠุนุด ู…ู†ูƒู… ูุณูŠุฑู‰ ุงุฎุชู„ุงูุงً ูƒุซูŠุฑุงً . ูุนู„ูŠูƒู… ุจุณู†ุชูŠ ูˆุณู†ุฉ ุงู„ุฎู„ูุงุก ุงู„ุฑุงุดุฏูŠู† ุงู„ู…ู‡ุฏูŠู† ู…ู† ุจุนุฏูŠ.ุชู…ุณูƒูˆุง ุจู‡ุง، ุนุถูˆุง ุนู„ูŠู‡ุง ุจุงู„ู†ูˆุงุฌุฐ , ูˆุฅูŠุงูƒู… ูˆู…ุญุฏุซุงุช ุงู„ุฃู…ูˆุฑ ูุฅู† ูƒู„ ุจุฏุนุฉ ุถู„ุงู„ุฉ -


Sesungguhnya barangsiapa diantara kalian masih hidup niscaya bakal menyaksikan banyak perselisihan. karena itu berpegang teguhlah kepada sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin yang lurus (mendapat petunjuk) setelahku, berpegang teguhlah dengannya dan gigitlah dengan gigi geraham kalian. Dan jauhilah olehmu hal-hal baru karena sesungguhnya semua bid'ah itu sesat." (HR. Abu Daud dan At Tirmidzi, Hadits Hasan Shahih)
[Abu Dawud no. 4607, Tirmidzi no. 2676]


Bait ini diambil dari al Quran dan hadits. Yang mengandung perintah untuk berpegang dengan tali Allah. Tali Allah itu sendiri ialah al Quran dan hadits Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู… atau dengan ungkapan yang lain: tali Allah adalah wahyu Allah yang Dia menurunkannya kepada Rasul-Nya ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… baik al Quran maupun hadits.

______Insya Allah bersambung____


๐ŸŒWhatsApp Forum Berbagi Ilmu

http://t.me/Al-Ukhuwwah

AL-UKHUWWAH, [02.02.17 23:08]
HUKUM SEORANG ISTRI BERDANDAN AGAR TAMPIL CANTIK DI DEPAN PARA WANITA SEDANGKAN SUAMI MELARANGNYA


๐Ÿ“€Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan:
Sesungguhnya istriku memakai perhiasannya ketika hendak pergi kepada seseorang atau seseorang datang kepada kami sehingga saya pun terpaksa melarangnya, namun tidak bermanfaat, apa hukumnya?

Jawaban:
Tidak mengapa
bagi seorang istri berdandan dan berhias agar tampil cantik di depan para wanita ketika tidak dikhawatirkan terjadinya fitnah. Sehingga tidak sepantasnya engkau melarangnya dari perkara ini karena ini perkara yang menjadi tabiat kaum wanita bahkan hingga kaum pria.

Sebab seorang pria harus menampakkan penampilan yang indah pada pakaiannya sebagaimana wanita.

Namun jika dikhawatirkan terjadi fitnah dengan hal itu seperti disekitarnya ada pria yang melihatnya atau sebagian wanita menggambarkan sifatnya kepada suaminya maksudnya  seorang istri menggambarkan kepada suaminya sifat wanita ini, maka ini juga berbahaya. Contohnya dia mengatakan kepada suaminya Fulanah orangnya begini dan begini. Dia menggambarkan kepada suaminya sifat wanita ini sehingga seakan-akan melihatnya.

Adapun bila tidak ada bahaya padanya, maka engkau tidak berhak melarangnya dari berdandan sesuai kebiasaan yang dilakukannya di depan teman-temanya

Pembawa acara: Penanya berkata pula: jika istrinya berkata: insya Allah akan saya lakukan namun dia tidak melakukannya. Apa hukum hal ini darinya?

Syaikh: Wajib atas istrinya melakukan apa yang diperintahkan kepadanya selama perintahnya itu tidak berbahaya baginya atau maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.

Karena Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู… pernah bersabda: seandainya aku diperintah agar seorang bersujud kepada yang lainnya, niscaya aku perintahkan seorang istri sujud kepada suaminya karena besar haknya atas istrinya)

Namun dengan syarat perintahnya tidak berbahaya atasnya dan tidak bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya. Karena jika pada perntahnya itu ada maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya, maka tidak boleh bagi istri menurutimu dan tidak boleh pula bagimu memerintahkannya dengan kemaksiatan itu. Begitu pula bila ada bahaya atasnya, maka tidak boleh karena bukan termasuk interaksi/bergaul dalam hal yang baik.

๐Ÿ“€Nurun 'Ala ad-Darb kaset 40

http://t.me/Al-Ukhuwwah


ุญูƒู… ุชุฌู…ู„ ุงู„ู…ุฑุฃุฉ ู„ู†ุธูŠุฑุงุชู‡ุง ู…ู† ุงู„ู†ุณุงุก ู…ุน ุฑูุถ ุงู„ุฒูˆุฌ ุฐู„ูƒ
ุงู„ุณุคุงู„: ุฅู† ุฒูˆุฌุชูŠ ุชู„ุจุณ ู…ู„ุงุจุณ ุฒูŠู†ุชู‡ุง ุฅุฐุง ุฃุฑุงุฏุช ุฃู† ุชุฐู‡ุจ ู„ุฃุญุฏ ุฃูˆ ูŠุฃุชูŠู†ุง ุฃุญุฏ ุฑุบู… ุฃู†ูŠ ุฃู†ู‡ุงู‡ุง ุนู† ุฐู„ูƒ ูˆู„ูƒู† ุจุฏูˆู† ูุงุฆุฏุฉ، ูู…ุง ุญูƒู… ุฐู„ูƒ؟ุงู„ุฌูˆุงุจ: ู„ุง ุจุฃุณ ู„ู„ู…ุฑุฃุฉ ุฃู† ุชุชุฌู…ู„ ูˆุชุชุฒูŠู† ู„ู†ุธูŠุฑุงุชู‡ุง ู…ู† ุงู„ู†ุณุงุก ุฅุฐุง ู„ู… ูŠุฎุดَ ู…ู† ุฐู„ูƒ ูุชู†ุฉ، ูˆู„ุง ูŠู†ุจุบูŠ ู„ูƒ ุฃู† ุชู†ู‡ุงู‡ุง ุนู† ู‡ุฐุง ุงู„ุฃู…ุฑ؛ ู„ุฃู† ู‡ุฐุง ุฃู…ุฑٌ ุฌุจู„ุช ุนู„ูŠู‡ ุงู„ู†ุณุงุก ุจู„ ูˆุญุชู‰ ุงู„ุฑุฌุงู„؛ ูุฅู† ุงู„ุฑุฌู„ ูŠุญุจ ุฃู† ูŠุธู‡ุฑ ุจู…ุธู‡ุฑ ุงู„ุฌู…ุงู„ ููŠ ุซูˆุจู‡، ููƒุฐู„ูƒ ุงู„ู…ุฑุฃุฉ.ุฃู…ุง ุฅู† ุฎุดูŠ ุงู„ูุชู†ุฉ ุจุฐู„ูƒ ู…ุซู„: ุฃู† ูŠูƒูˆู† ุญูˆู„ู‡ุง ู…ู† ูŠุดุงู‡ุฏู‡ุง ู…ู† ุงู„ุฑุฌุงู„، ุฃูˆ ุชูƒูˆู† ุจุนุถ ุงู„ู†ุณุงุก ุชู†ุนุชู‡ุง ู„ุฒูˆุฌู‡ุง -ูŠุนู†ูŠ: ุงู„ู…ุฑุฃุฉ ุชู†ุนุช ู‡ุฐู‡ ุงู„ู…ุฑุฃุฉ ู„ุฒูˆุฌ ุงู„ู…ุฑุฃุฉ ุงู„ู†ุงุนุชุฉ- ูู‡ุฐุง ุฃูŠุถุงً ู…ุญุธูˆุฑ، ู…ุซู„: ุฃู† ุชู‚ูˆู„ ู„ุฒูˆุฌู‡ุง: ูู„ุงู†ุฉ ุนู„ูŠู‡ุง ูƒุฐุง ูˆุนู„ูŠู‡ุง ูƒุฐุง ูˆุนู„ูŠู‡ุง ูƒุฐุง ุชู†ุนุชู‡ุง ู„ุฒูˆุฌู‡ุง ูƒุฃู†ู…ุง ูŠู†ุธุฑ ุฅู„ูŠู‡ุง، ูุฃู…ุง ุฅุฐุง ู„ู… ูŠูƒู† ููŠู‡ ู…ุญุธูˆุฑ ูู„ูŠุณ ู„ูƒ ุญู‚ٌ ููŠ ู…ู†ุนู‡ุง ู…ู† ุฃู† ุชุชุฌู…ู„ ุจู…ุง ุฌุฑุช ุจู‡ ุงู„ุนุงุฏุฉ ุฃู…ุงู… ุตุงุญุจุงุชู‡ุง.ุงู„ู…ู‚ุฏู…: ุชู‚ูˆู„ ุฃูŠุถุงً ุฅุฐุง ุฃู…ุฑุชู‡ุง ุชู‚ูˆู„: ุฅู† ุดุงุก ุงู„ู„ู‡ ุฃูุนู„ ูˆู„ุง ุชูุนู„ ูู…ุง ุญูƒู… ู‡ุฐุง ู…ู†ู‡ุง؟ุงู„ุดูŠุฎ: ูŠุฌุจ ุนู„ูŠู‡ุง ุฃู† ุชู…ุชุซู„ ู…ุง ุฃู…ุฑุชู‡ุง ุจู‡ ู…ุง ู„ู… ูŠูƒู† ููŠ ุฐู„ูƒ ุถุฑุฑٌ ุนู„ูŠู‡ุง ุฃูˆ ู…ุนุตูŠุฉٌ ู„ู„ู‡ ูˆุฑุณูˆู„ู‡، ูˆู‚ุฏ ู‚ุงู„ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…: ( ู„ูˆ ุฃู…ุฑุช ุฃุญุฏุงً ุฃู† ูŠุณุฌุฏ ู„ุฃุญุฏٍ ู„ุฃู…ุฑุช ุงู„ุฒูˆุฌุฉ ุฃู† ุชุณุฌุฏ ู„ุฒูˆุฌู‡ุง ู„ุนุธู… ุญู‚ู‡ ุนู„ูŠู‡ุง) ูˆู„ูƒู† ุจุดุฑุท ุฃู„ุง ูŠูƒูˆู† ุนู„ูŠู‡ุง ุถุฑุฑٌ ููŠ ุฐู„ูƒ ูˆู„ุง ู…ุนุตูŠุฉٌ ู„ู„ู‡ ูˆุฑุณูˆู„ู‡، ูุฅู† ูƒุงู† ููŠ ุฐู„ูƒ ู…ุนุตูŠุฉٌ ู„ู„ู‡ ูˆุฑุณูˆู„ู‡ ูู„ุง ูŠุฌูˆุฒ ู„ู‡ุง ุฃู† ุชูˆุงูู‚ูƒ، ูˆู„ุง ูŠุฌูˆุฒ ู„ูƒ ุฃูŠุถุงً ุฃู† ุชุฃู…ุฑู‡ุง ุจุฐู„ูƒ، ูˆูƒุฐู„ูƒ ุฅุฐุง ูƒุงู† ุนู„ูŠู‡ุง ุถุฑุฑ ูุฅู†ู‡ ู„ุง ูŠุฌูˆุฒ، ู„ุฃู†ู‡ ู„ูŠุณ ู…ู†
ุงู„ุนุดุฑุฉ ุจุงู„ู…ุนุฑูˆู.

AL-UKHUWWAH, [03.02.17 05:38]
HUKUM PENUNTUT ILMU MEMBEDAKAN DI ANTARA PARA ULAMA DALAM HAL HADITS DAN FIKIH

๐Ÿ”‰Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan:
Telah tersebar belakangan ini di antara penuntut ilmu pemula, pembedaan di antara para ulama dengan perkataan mereka: ini ahli hadits dan ini ahli fikih. Adakah perbedaan di antara kedua pernyataan ini? Bila ada bedanya, maka mana yang lebih utama?

Jawaban:
Para ulama, masing-masing dari mereka tentunya memiliki spesialisasi ilmu syariat. Seperti ini ahli hadits, ini ahli fikih, ini ahli dalam akidah, ini ahli dalam nahwu, dan ini ahli dalam tata bahasa arab. Tentunya ada dalam hal ini. Sehingga sebaik-baik manusia adalah seseorang yang bisa mengumpulkan hadits dan fikih dalam dirinya.

Namun perlu diketahui bahwa diantara ahli hadits ada yang tidak memiliki fikih terhadap dalil. Ini berdasarkan sabda Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู…: (Barangkali muballigh (orang yang menyampaikan) lebih mengerti daripada orang yang mendengar)

Siapakah muballigh? Penukil hadits, muballigh adalah orang yang mengambil hadits dari orang yang meriwayatkannya namun memahami agama Allah.

Jadi, tidak setiap ahli hadits menjadi orang yang paham sebagaimana tidak setiap orang yang paham menjadi ahli hadits. Seperti diantara ahli fikih ada yang perhatian dengan kitab-kitab ulama, menelitinya, dan memeriksanya namun dia lemah dalam hal hadits dan diantara mereka ada yang sebaliknya ahli dalam hadits namun tidak memahaminya, sedikit fikihnya dalam hal hadits sehingga engkau mendapatinya meyakini yang umum pada perkara yang bukan umum atau meyakini yang khusus pada perkara yang bukan khusus dan seterusnya.

Hanya saja masalahnya sekarang bukan hal ini. Masalahnya adalah manusia mengklasifikasi dengan kata lain ini ahli hadits sehingga jangan engkau bertanya kepadanya tentang masalah fikih. Ini ahli fikih sehingga jangan bertanya kepadanya tentang masalah hadits. Inilah yang jadi masalah.

Maka yang seharusnya adalah kita yakini kebaikan keberkahan ada pada ulama kita dan yang aku maksud dengan keberkahan adalah keberkahan ilmu. Hendaknya kita tidak meningggalkan ilmu yang ada pada mereka, karena bila engkau meninggalkan ilmu yang ada pada para ulama, maka dari siapa engkau mengambil syariat? Dari juhhal (orang-orang bodoh). Ini merupakan kesalahan yang besar.

๐Ÿ“€Al-Liqa' asy-Syahri 38

http://t.me/Al-Ukhuwwah


ุญูƒู… ุชูุฑูŠู‚ ุทู„ุงุจ ุงู„ุนู„ู… ุจูŠู† ุงู„ุนู„ู…ุงุก ููŠ ุงู„ุญุฏูŠุซ ูˆุงู„ูู‚ู‡
ุงู„ุณุคุงู„: ุงู†ุชุดุฑ ููŠ ุงู„ุขูˆู†ุฉ ุงู„ุฃุฎูŠุฑุฉ ุจูŠู† ุทู„ุงุจ ุงู„ุนู„ู… ุงู„ู…ุจุชุฏุฆูŠู† ุงู„ุชูุฑูŠู‚ ุจูŠู† ุงู„ุนู„ู…ุงุก ุจู‚ูˆู„ู‡ู…: ู‡ุฐุง ู…ุญุฏุซ ูˆู‡ุฐุง ูู‚ูŠู‡. ูู‡ู„ ุจูŠู†ู‡ู…ุง ูุฑู‚؟ ูˆุฅุฐุง ูƒุงู† ู‡ู†ุงูƒ ูุฑู‚ ูุฃูŠู‡ู…ุง ุฃูุถู„؟ุงู„ุฌูˆุงุจ: ู„ุง ุดูƒ ุฃู† ุงู„ุนู„ู…ุงุก ูƒู„ ู…ู†ู‡ู… ุชู†ุงูˆู„ ุงู„ุดุฑูŠุนุฉ ู…ู† ูˆุฌู‡، ู‡ุฐุง ู…ุญุฏุซ، ูˆู‡ุฐุง ูู‚ูŠู‡، ูˆู‡ุฐุง ุนุงู„ู… ููŠ ุงู„ุนู‚ุงุฆุฏ، ูˆู‡ุฐุง ุนุงู„ู… ููŠ ุงู„ู†ุญูˆ، ูˆู‡ุฐุง ุนุงู„ู… ููŠ ุงู„ุจู„ุงุบุฉ، ู„ุง ุดูƒ ููŠ ู‡ุฐุง، ูˆุฎูŠุฑ ุงู„ู†ุงุณ ู…ู† ุฌู…ุน ุจูŠู† ุงู„ุญุฏูŠุซ ูˆุงู„ูู‚ู‡، ูˆู„ูƒู† ู„ูŠุนู„ู… ุฃู† ู…ู† ุงู„ู…ุญุฏุซูŠู† ู…ู† ู„ูŠุณ ุนู†ุฏู‡ ูู‚ู‡ ุจุฏู„ูŠู„ ู‚ูˆู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู…: (ุฑุจ ู…ุจَู„ุบ ุฃูˆุนู‰ ู…ู† ุณุงู…ุน) ู…ู† ุงู„ู…ุจู„ِุบ؟ ู†ุงู‚ู„ ุงู„ุญุฏูŠุซ، ูˆุงู„ู…ุจู„َุบ: ู‡ูˆ ุงู„ุฐูŠ ุฃุฎุฐ ุงู„ุญุฏูŠุซ ุนู…ู† ุฑูˆุงู‡ ูˆู„ูƒู† ูู‚ู‡ ููŠ ุฏูŠู† ุงู„ู„ู‡، ูู„ูŠุณ ูƒู„ ู…ุญุฏุซ ูŠูƒูˆู† ูู‚ูŠู‡ุงً، ูˆู„ูŠุณ ูƒู„ ูู‚ูŠู‡ ูŠูƒูˆู† ู…ุญุฏุซุงً، ู…ู† ุงู„ูู‚ู‡ุงุก ู…ุซู„ุงً ู…ู† ูŠุนุชู†ูŠ ุจูƒุชุจ ุงู„ุนู„ู…ุงุก ูˆูŠุญู‚ู‚ู‡ุง ูˆูŠุฏู‚ู‚ู‡ุง ู„ูƒู†ู‡ ุถุนูŠู ููŠ ุงู„ุญุฏูŠุซ، ูˆู…ู†ู‡ู… ุจุงู„ุนูƒุณ ุนู†ุฏู‡ ุนู„ู… ู…ู† ุงู„ุญุฏูŠุซ ู„ูƒู†ู‡ ู„ุง ูŠูู‚ู‡، ู‚ู„ูŠู„ ุงู„ูู‚ู‡ ููŠ ุงู„ุญุฏูŠุซ، ูุชุฌุฏู‡ ูŠุนุชู‚ุฏ ุงู„ุนู…ูˆู… ููŠู…ุง ู„ูŠุณ ุจุนุงู…، ุฃูˆ ุงู„ุฎุตูˆุต ููŠู…ุง ู„ูŠุณ ุจุฎุงุต، ูˆู‡ู„ู… ุฌุฑุงً.ู„ูƒู† ุงู„ู…ุดูƒู„ุฉ ุงู„ุขู† ู„ูŠุณุช ู‡ุฐู‡، ุงู„ู…ุดูƒู„ุฉ ุชุตู†ูŠู ุงู„ู†ุงุณ ุจู…ุนู†ู‰: ู‡ุฐุง ู…ุญุฏุซ ู„ุง ุชุณุฃู„ู‡ ุนู† ู…ุณุฃู„ุฉ ูู‚ู‡ูŠุฉ، ู‡ุฐุง ูู‚ูŠู‡ ู„ุง ุชุณุฃู„ู‡ ุนู† ู…ุณุฃู„ุฉ ุญุฏูŠุซูŠุฉ.. ู‡ุฐู‡ ู‡ูŠ ุงู„ู…ุดูƒู„ุฉ، ูˆุงู„ูˆุงุฌุจ ุฃู† ู†ุนุชู‚ุฏ ุงู„ุฎูŠุฑ ูˆุงู„ุจุฑูƒุฉ ุจุนู„ู…ุงุฆู†ุง، ูˆุฃู‚ุตุฏ ุจุงู„ุจุฑูƒุฉ: ุจุฑูƒุฉ ุงู„ุนู„ู…، ูˆุฃู„ุง ู†ุฒู‡ุฏ ููŠู…ุง ุนู†ุฏู‡ู… ู…ู† ุงู„ุนู„ู…؛ ู„ุฃู†ูƒ ุฅุฐุง ุฒู‡ุฏุช ููŠู…ุง ุนู†ุฏ ุงู„ุนู„ู…ุงุก ู…ู† ุงู„ุนู„ู… ูุนู…ู† ุชุฃุฎุฐ ุงู„ุดุฑูŠุนุฉ؟ ุนู† ุงู„ุฌู‡ุงู„، ู‡ุฐุง ู…ู† ุงู„ุฎุทุฃ ุงู„ุนุธูŠู….

AL-UKHUWWAH, [04.02.17 02:48]
๐Ÿ“ˆRUBRIK AQIDAH

๐ŸŒพBERPEGANG TEGUH DENGAN AL-QURAN DAN HADITS

๐Ÿ“Syaikh Shalih bin Fawzan al-Fawzan hafizhahullah menyatakan:

⛵️Dan ucapannya (Imam Abu Bakr bin Abu Dawud rahimahullah):

ุชู…ุณูƒ ุจุญุจู„ ุงู„ู„ู‡

Berpegang teguhlah dengan tali Allah

maksudnya berpegang teguhlah dengannya sebagaimana firman Allah Ta'ala:

ูˆَุงุนْุชَุตِู…ُูˆุงْ ุจِุญَุจْู„ِ ุงู„ู„ّู‡ِ ุฌَู…ِูŠุนًุง َ

"Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah.." (QS. al-Imran:103)

Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู… bersabda:

ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ูŠَุฑْุถَู‰ ู„َูƒُู…ْ ْุซَู„َุงุซًุง :ูَูŠَุฑْุถَู‰ ู„َูƒُู…ْ ุฃَู†ْ ุชَุนْุจُุฏُูˆู‡ُ ูˆَู„َุง ุชُุดْุฑِูƒُูˆุง ุจِู‡ِ ุดَูŠْุฆًุง ูˆَุฃَู†ْ ุชَุนْุชَุตِู…ُูˆุง ุจِุญَุจْู„ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุฌَู…ِูŠุนًุง ูˆَู„َุง ุชَูَุฑَّู‚ُูˆุง

Sesungguhnya Allah menyukai bagimu tiga perkara: Dia menyukai kalia supaya beribadah kepada-Nya dan tak menyekutukan-Nya dgn sesuatu apapun, kalian berpegang teguh dengan tali Allah dan tak berpecah belah dan berbakti (taat) kepada orang (imam) yang diserahi (untuk mengurus) perkara kalian." HR. Muslim

Tiga perkara ini diantaranya adalah berpegang teguh dengan tali Allah (al-Quran dan hadits) karena ini akan menjaga dari perpecahan dan perselisihan. Maka tidaklah terjadi perselisihan dan perpecahan melainkan dengan sebab tidak berpegang teguh dengan al-Quran dan hadits Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…. Sebagai contoh perpecahan ahli kitab (Yahudi dan Nasrani). Meskipun Allah menurunkan Taurat dan Injil kepada mereka akan tetapi ketika mereka tidak berpegang teguh dengan agama-Nya, maka mereka pun berpecah belah dan berselisih. Oleh karenanya Dia Ta'ala berfirman:

ูˆู„ุง ุชูƒูˆู†ูˆุง ูƒุงู„ุฐูŠู† ุชูุฑู‚ูˆุง ูˆุงุฎุชู„ููˆุง ู…ู† ุจุนุฏ ู…ุง ุฌุงุกู‡ู… ุงู„ุจูŠู†ุช ูˆุฃูˆู„ุฆูƒ ู„ู‡ู… ุนุฐุงุจ ุนุธูŠู…

“Dan janganlah kamu jadi seperti orang-orang yang berpecah dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat.” (QS. Ali Imran: 105)

Inilah jalan ahli kitab yaitu mereka meninggalkan kitab Allah sehingga mereka pun berpecah belah. Ini akibat yang pasti terjadi bagi setiap orang yang tidak mengambil agama dan aqidahnya dari al-Qur'an dan hadits Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…. Sesungguhnya akibatnya adalah perselisihan dan perpecahan.


๐Ÿ“šSyarh al-Manzhumah al-Haiyyah hal. 48


____Insya Allah bersambung____


๐ŸŒWhatsApp Forum Berbagi Ilmu

http://t.me/Al-Ukhuwwah

AL-UKHUWWAH, [04.02.17 09:36]
[ Link download : https://archive.org/download/ilmoe/alhaiih_Fawzaan.pdf ]

AL-UKHUWWAH, [05.02.17 21:43]
IMAM DIAM SEJENAK SETELAH MEMBACA AL-FATIHAH DAN HUKUM BACAAN AL-FATIHAH PADA HAK MAKMUM

๐Ÿ”‰Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan:
Sebagian imam dalam shalat jahr (yang bacaannya dikeraskan) seperti Maghrib dan selainnya dari Isya dan Shubuh setelah membaca al-Fatihah segera membaca surat yang lain setelahnya dan tidak memberikan kesempatan bagi makmum untuk membaca al-Fatihah. Maka apa yang Anda nasehatkan terhadap seorang imam yang melakukan hal itu? Dan apa kewajiban makmum jika tidak membaca al-Fatihah pada dua rakaat yang pertama?

Jawaban:
Adapun para imam yang berbuat demikian dan tidak diam di antara bacaan al-Fatihah dan bacaan surat yang ada setelahnya, maka bisa jadi perbuatan itu timbul dari mereka dengan tidak sengaja atau sengaja. Namun seringnya dengan sengaja dikarenakan hadits Samurah dalam menetapkan kedua saktah (diam sejenak), salah satunya setelah bacaan al-Fatihah diperselisihkan para ulama tentang keshahihannya. Diantara ulama ada yang menilainya shahih dan mengamalkannya serta mengatakan: Sesungguhnya imam hendaknya segera diam setelah membaca al-Fatihah. Diam yang disebutkan ini adalah diam yang mutlak, tidak dibatasi sebagaimana dibatasi sebagian ahli fikih seukuran makmum membaca al-Fatihah akan tetapi diam ini adalah diam yang mutlak untuk memisahkan antara bacaan yang wajib dan yang sunnah.

Sementara ulama yang lainnya tidak menilainya sebagai hadits yang shahih dan berpendapat: seyogyanya menyambung bacaan setelah al-Fatihah.

Jadi, tidak mungkin kita melarang seseorang yang mengamalkannya ilmunya setelah memeriksa dan berijtihad (mengambil kesimpulan hukum).

Hanya saja hadits ini menurut pendapat kami sebagai dalil sebagaimana ditegaskan al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari ketika mengatakan: Sesungguhnya telah shahih dari Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… diam sejenak ini dan ini terkait dengan imam. Adapun terkait dengan makmum, maka makmum membaca al-Fatihah meskipun imam membacanya menurut pendapat yang kami pilih. Berdasarkan keumuman sabda Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…: Tidak sah shalat bagi orang yang tidak membaca al-Fatihah

Hadits ini tercantum dalam dua kitab shahih dan lainnya.

Begitu pula dalam hadits 'Ubadah bin Shamit dalam kitab Sunan: Bahwasannya Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… pernah mengimami shalat Shubuh lalu berpaling dan bersabda: Barangkali kalian membaca surat di belakang imam kalian? Mereka menjawab: Ya. Beliau bersabda: Jangan kalian lakukan lagi kecuali membaca al-Fatihah karena tidak sah shalat bagi orang yang tidak membacanya.

Hadits ini dengan jelas menunjukkan bahwa makmum membacanya meskipun dalam shalat yang jahr.
Karena shalat yang dilakukan ini adalah shalat Shubuh yang meupakan shalat yang Jahr. Sehingga hadits ini menegaskan bahwa makmum membaca al-Fatihah meskipun imam mrmbacanya. Didukung pula dengan keumuman hadits yang kami tunjukkan sebelumnya.

Jadi, atas dasar ini kami katakan untuk makmum: Bacalah
al-Fatihah, lalu jika engkau menyelesaikannya sebelum imam mulai membaca surat setelahnya, maka itulah yang dikehendaki, namun jika imam membaca surat setelahnya sebelum engkau menyelesaikan bacaan surat al-Fatihah, maka teruslah engkau membacanya hingga menyelesaikannnya.

Pembawa acara: Namun saya
melihat bahwasannya termasuk perkara yang sulit bagi makmum membaca al-Fatihah ketika imam sedang membaca surat karena
Karena ini kadang terjadi membaca al-Fatihah sebagian saja dan bacaannya tidak benar. Ini disebabkan makmum membaca dengan pelan sedangkan imam membaca dengan keras?

Syaikh: Saya harap maksud min dalam perkataannmu (termasuk sulit) untuk tab'id (menunjukkan bagian dari keseluruhan) bukan untuk menjelaskan jenis. Maka Al-Fatihah sebagaimana perkataanmu: sulit bagi sebagian orang membacanya ketika imam membaca akan tetapi pada sebagian orang tidak sulit membacanya, sehingga bisa saja dia membacanya ketika imam sedang membaca. Karena hal ini telah kami coba.

Pembawa acara: Namun terkait dengan orang yang kesulitan membacanya.

Syaikh: Hendaknya dia berusaha membacanya.

๐Ÿ“€Nurun 'Ala ad-Darb 2

http://t.me/Al-Ukhuwwah


ุณูƒุชุฉ ุงู„ุฅู…ุงู… ุจ

AL-UKHUWWAH, [05.02.17 21:43]
AL-UKHUWWAH:
ุนุฏ ู‚ุฑุงุกุฉ ุงู„ูุงุชุญุฉ ูˆุญูƒู… ู‚ุฑุงุกุฉ ุงู„ูุงุชุญุฉ ููŠ ุญู‚ ุงู„ู…ุฃู…ูˆู…
ุงู„ุณุคุงู„: ุจุนุถ ุงู„ุฃุฆู…ุฉ ููŠ ุงู„ุตู„ุงุฉ ุงู„ุฌู‡ุฑูŠุฉ ูƒุงู„ู…ุบุฑุจ ูˆุบูŠุฑู‡ุง ู…ู† ุงู„ุนุดุงุก ูˆุงู„ูุฌุฑ ุจุนุฏ ู‚ุฑุงุกุฉ ุงู„ูุงุชุญุฉ ูŠุณุฑุนูˆู† ููŠ ู‚ุฑุงุกุฉ ุณูˆุฑุฉٍ ุจุนุฏู‡ุง، ูˆู„ุง ูŠุฌุนู„ูˆู† ู„ู„ู…ุฃู…ูˆู… ูุฑุตุฉ ู„ู‚ุฑุงุกุฉ ุงู„ูุงุชุญุฉ، ูุจู…ุงุฐุง ุชู†ุตุญูˆู† ู…ู† ูŠูุนู„ ุฐู„ูƒ ู…ู† ุงู„ุฃุฆู…ุฉ؟ ูˆู…ุงุฐุง ุนู„ู‰ ุงู„ู…ุฃู…ูˆู… ุฅุฐุง ู„ู… ูŠู‚ุฑุฃ ุงู„ูุงุชุญุฉ ููŠ ุงู„ุฑูƒุนุชูŠู† ุงู„ุฃูˆู„ูŠูŠู†؟ุงู„ุฌูˆุงุจ: ุฃู…ุง ุงู„ุฃุฆู…ุฉ ุงู„ุฐูŠู† ูŠุตู†ุนูˆู† ุฐู„ูƒ ูˆู„ุง ูŠุณูƒุชูˆู† ุจูŠู† ู‚ุฑุงุกุฉ ุงู„ูุงุชุญุฉ ูˆู‚ุฑุงุกุฉ ุงู„ุณูˆุฑุฉ ุงู„ุชูŠ ุจุนุฏู‡ุง ููŠู…ูƒู† ุฃู† ูŠูƒูˆู† ุฐู„ูƒ ุงู„ูุนู„ ู…ู†ู‡ู… ุตุงุฏุฑุงً ุนู† ุฌู‡ู„ ุฃูˆ ุนู† ุนู„ู…، ูู‚ุฏ ูŠูƒูˆู† ุนู† ุนู„ู…؛ ู„ุฃู† ุญุฏูŠุซ ุณู…ุฑุฉ ููŠ ุฅุซุจุงุช ุงู„ุณูƒุชุชูŠู† ูˆุฅุญุฏุงู‡ู…ุง ุจุนุฏ ู‚ุฑุงุกุฉ ุงู„ูุงุชุญุฉ ุงุฎุชู„ู ุงู„ุนู„ู…ุงุก ููŠ ุชุตุญูŠุญู‡، ูู…ู†ู‡ู… ู…ู† ุฑุขู‡ ุตุญูŠุญุงً ูˆุนู…ู„ ุจู‡ ูˆู‚ุงู„: ุฅู†ู‡ ูŠุดุฑุน ู„ู„ุฅู…ุงู… ุฃู† ูŠุณูƒุช ุจุนุฏ ู‚ุฑุงุกุฉ ุงู„ูุงุชุญุฉ، ูˆุงู„ุณูƒุชุฉ ุงู„ูˆุงุฑุฏุฉ ุณูƒุชุฉٌ ู…ุทู„ู‚ุฉ ู„ูŠุณุช ู…ุญุฏุฏุฉ ูƒู…ุง ุญุฏุฏู‡ุง ุจุนุถ ุงู„ูู‚ู‡ุงุก ุจู…ู‚ุฏุงุฑ ู‚ุฑุงุกุฉ ุงู„ู…ุฃู…ูˆู… ุงู„ูุงุชุญุฉ، ูˆุฅู†ู…ุง ู‡ูŠ ุณูƒุชุฉٌ ู…ุทู„ู‚ุฉ ู„ู„ูุตู„ ุจูŠู† ูุฑุถ ุงู„ู‚ุฑุงุกุฉ ูˆู†ูู„ู‡ุง.ูˆู…ู† ุงู„ุนู„ู…ุงุก ู…ู† ู„ุง ูŠุตุญุญ ุงู„ุญุฏูŠุซ، ูˆูŠุฑู‰ ุฃู†ู‡ ูŠู†ุจุบูŠ ูˆุตู„ ู‚ุฑุงุกุฉ ู…ุง ุจุนุฏ ุงู„ูุงุชุญุฉ ุจู‡ุง، ูˆู„ุง ูŠู…ูƒู† ุฃู† ู†ุญุฌุฑ ุนู„ู‰ ุฃุญุฏ ู…ุง ุฃุฏุงู‡ ุฅู„ูŠู‡ ุนู„ู…ู‡ ุจุนุฏ ุงู„ู†ุธุฑ ูˆุงู„ุงุฌุชู‡ุงุฏ، ู„ูƒู† ุงู„ุญุฏูŠุซ ููŠู…ุง ู†ุฑู‰ ุญุฌุฉ، ูˆู‚ุฏ ุฃุซุจุชู‡ ุงู„ุญุงูุธ ุงุจู† ุญุฌุฑ ููŠ ูุชุญ ุงู„ุจุงุฑูŠ ูˆู‚ุงู„: ุฅู†ู‡ ุซุจุช ุนู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‡ุฐุง ุงู„ุณูƒูˆุช، ูˆู‡ุฐุง ุจุงู„ู†ุณุจุฉ ู„ู„ุฅู…ุงู….ุฃู…ุง ุจุงู„ู†ุณุจุฉ ู„ู„ู…ุฃู…ูˆู… ูุฅู†ู‡ ูŠู‚ุฑุฃ ุงู„ูุงุชุญุฉ ูˆู„ูˆ ูƒุงู† ุงู„ุฅู…ุงู… ูŠู‚ุฑุฃ ุนู„ู‰ ุงู„ู‚ูˆู„ ุงู„ุฐูŠ ู†ุฎุชุงุฑู‡؛ ู„ุนู…ูˆู… ู‚ูˆู„ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…: ( ู„ุง ุตู„ุงุฉ ู„ู…ู† ู„ู… ูŠู‚ุฑุฃ ุจุฃู… ุงู„ู‚ุฑุขู† )، ูˆู‡ุฐุง ุงู„ุญุฏูŠุซ ุซุงุจุช ููŠ ุงู„ุตุญูŠุญูŠู† ูˆุบูŠุฑู‡ู…ุง، ูˆููŠ ุญุฏูŠุซ ุนุจุงุฏุฉ ุจู† ุงู„ุตุงู…ุช ููŠ ุงู„ุณู†ู†: ( ุฃู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุตู„ู‰ ุจู‡ู… ุตู„ุงุฉ ุงู„ุตุจุญ ูุงู†ุตุฑู ูˆู‚ุงู„: ู„ุนู„ูƒู… ุชู‚ุฑุกูˆู† ุฎู„ู ุฅู…ุงู…ูƒู…؟ ู‚ุงู„ูˆุง: ู†ุนู…، ู‚ุงู„: ู„ุง ุชูุนู„ูˆุง ุฅู„ุง ุจุฃู… ุงู„ู‚ุฑุขู†، ูุฅู†ู‡ ู„ุง ุตู„ุงุฉ ู„ู…ู† ู„ู… ูŠู‚ุฑุฃ ุจู‡ุง )، ูˆู‡ุฐุง ุธุงู‡ุฑ ููŠ ุฃู† ุงู„ู…ุฃู…ูˆู… ูŠู‚ุฑุฃ ุญุชู‰ ููŠ ุงู„ุตู„ุงุฉ ุงู„ุฌู‡ุฑูŠุฉ؛ ู„ุฃู† ู‡ุฐู‡ ุตู„ุงุฉ ุงู„ุตุจุญ ูˆู‡ูŠ ุตู„ุงุฉ ุฌู‡ุฑูŠุฉ، ูู‡ุฐุง ุงู„ุญุฏูŠุซ ูˆุงุถุญ ููŠ ุฃู† ุงู„ู…ุฃู…ูˆู… ูŠู‚ุฑุฃ ูˆู„ูˆ ูƒุงู† ุงู„ุฅู…ุงู… ูŠู‚ุฑุฃ، ูˆูŠุดู‡ุฏ ู„ู‡ ุนู…ูˆู… ุงู„ุญุฏูŠุซ ุงู„ุณุงุจู‚ ุงู„ุฐูŠ ุฃุดุฑู†ุง ุฅู„ูŠู‡، ูุนู„ู‰ ู‡ุฐุง ู†ู‚ูˆู„ ู„ู„ู…ุฃู…ูˆู…: ุงู‚ุฑุฃ ุงู„ูุงุชุญุฉ، ูุฅู† ุฃูƒู…ู„ุชู‡ุง ู‚ุจู„ ุฃู† ูŠุจุชุฏุฆ ุงู„ุฅู…ุงู… ู„ู‚ุฑุงุกุฉ ู…ุง ุจุนุฏู‡ุง ูุฐุงูƒ، ูˆุฅู† ุดุฑุน ุงู„ุฅู…ุงู… ุจู‚ุฑุงุกุฉ ู…ุง ุจุนุฏู‡ุง ู‚ุจู„ ุฅูƒู…ุงู„ูƒ ู„ุณูˆุฑุฉ ุงู„ูุงุชุญุฉ ูุงุณุชู…ุฑ ุนู„ูŠู‡ุง ุญุชู‰ ุชูƒู…ู„ู‡ุง.ู…ุฏุงุฎู„ุฉ: ู„ูƒู† ุฃุฑู‰ ุฃู†ู‡ ู…ู† ุงู„ุตุนุจ ุฃู† ูŠู‚ุฑุฃ ุงู„ู…ุฃู…ูˆู… ุงู„ูุงุชุญุฉ ูˆุงู„ุฅู…ุงู… ูŠู‚ุฑุฃ؛ ู„ุฃู† ู‡ุฐุง ู‚ุฏ ูŠุญุฏุซ ู„ุฎุจุทุฉ ููŠ ุงู„ู‚ุฑุงุกุฉ ูˆุชูƒูˆู† ู‚ุฑุงุกุฉ ุบูŠุฑ ุตุญูŠุญุฉ؛ ู„ุฃู† ู‡ุฐุง ุงู„ู…ุฃู…ูˆู… ูŠู‚ุฑุฃ ุณุฑุงً ูˆุงู„ุฅู…ุงู… ูŠู‚ุฑุฃ ุฌู‡ุฑุงً؟ุงู„ุดูŠุฎ: ุฃุฑุฌูˆ ุฃู† ุชูƒูˆู† (ู…ู†) ููŠ ูƒู„ุงู…ูƒ: (ู…ู† ุงู„ุตุนุจ) ู„ู„ุชุจุนูŠุถ ู„ุง ู„ุจูŠุงู† ุงู„ุฌู†ุณ، ูู‡ูŠ ูƒู…ุง ู‚ู„ุช: ุชุตุนุจ ุนู„ู‰ ุจุนุถ ุงู„ู†ุงุณ ุงู„ู‚ุฑุงุกุฉ ูˆุงู„ุฅู…ุงู… ูŠู‚ุฑุฃ، ูˆู„ูƒู†ู‡ุง ุนู„ู‰ ุจุนุถ ุงู„ู†ุงุณ ู„ุง ุชุตุนุจ، ูˆูŠู…ูƒู†ู‡ ุฃู† ูŠู‚ุฑุฃ ูˆุงู„ุฅู…ุงู… ูŠู‚ุฑุฃ، ูˆู‡ุฐุง ุดูŠุก ุฌุฑุจู†ุงู‡.ู…ุฏุงุฎู„ุฉ: ู„ูƒู† ุจุงู„ู†ุณุจุฉ ู„ู„ุฐูŠ ุชุตุนุจ ุนู„ูŠู‡.ุงู„ุดูŠุฎ: ูŠุญุงูˆู„ ุฃู† ูŠู‚ุฑุฃ.

AL-UKHUWWAH, [06.02.17 02:34]
HUKUM BERDOA DENGAN MENGANGKAT KEDUA TANGAN KETIKA DI PEKUBURAN

๐Ÿ”‰Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan:
Apa hukum mengangkat tangan untuk berdoa ketika di pekuburan?

Jawaban:
Tidak mengapa. Karena asal dalam berdoa itu dengan mengangkat tangan dan tidak masalah  berdoa di luar maupun dalam pekuburan.

๐Ÿ“Saya (Syaikh al-'Utsaimin katakan: Dalam Shahih Muslim dari hadits 'Aisyah Radhiyallahu 'Anhu berkata:....Hingga Beliau ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู… datang ke pekuburan Baqi' lalu Beliau berdiri dengan sangat lama kemudian mengangkat kedua tangannya tiga kali....Maka berkata malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…: Sesungguhnya Rabbmu memerintahkanmu mendatangi penghuni kubur Baqi' agar engkau memohonkan ampun untuk mereka.

๐Ÿ“šAl-Kanzu ats-Tsamin Fii Sualat Ibni Sanid

http://t.me/Al-Ukhuwwah


ุงู„ุณุคุงู„ (153): ู…ุง ุญูƒู… ุฑูุน ุงู„ูŠุฏูŠู† ู„ู„ุฏุนุงุก ููŠ ุงู„ู…ู‚ุจุฑุฉ (1)؟
ุงู„ุฌูˆุงุจ: ู„ูŠุณ ููŠู‡ ุดูŠุก؛ ู„ุฃู† ุงู„ุฃุตู„ ููŠ ุงู„ุฏุนุงุก ุฑูุน ุงู„ูŠุฏูŠู† ูˆู„ุง ููŠู‡ ู…ุญุฐูˆุฑ ุณูˆุงุก ุฏุนุง ููŠ ุฎุงุฑุฌ ุงู„ู…ู‚ุจุฑุฉ ุฃูˆ ุฏุงุญู„ู‡ุง

(1) ู‚ู„ุช: ูˆููŠ «ุตุญูŠุญ ู…ุณู„ู…» ู…ู† ุญุฏูŠุซ ุนุงุฆุดุฉ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ุง ู‚ุงู„ุช: «. . . ุญุชู‰ ุฌุงุก ุงู„ุจู‚ูŠุน ูู‚ุงู… ูุฃุทุงู„ ุงู„ู‚ูŠุงู…، ุซู… ุฑูุน ูŠุฏูŠู‡ ุซู„ุงุซ ู…ุฑุงุช. . ูู‚ุงู„ ุฃูŠ ุฌุจุฑูŠู„ ู„ู…ุญู…ุฏ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…: ุฅู† ุฑุจูƒ ูŠุฃู…ุฑูƒ ุฃู† ุชุฃุชู‰ ุฃู‡ู„ ุงู„ุจู‚ูŠุน ูุชุณุชุบูุฑ ู„ู‡ู…. . .».

AL-UKHUWWAH, [06.02.17 02:35]
HUKUM MENGANGKAT JARI KETIKA TASYAHHUD SETELAH WUDHU

๐Ÿ”‰Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah ditanya tentang mengangkat jari ketika tasyahhud setelah wudhu serta terus menerus di atas hal itu?

Jawaban:
Tidak saya ketahui  amalan ini memiliki dasar. Akan tetapi yang disyariatkan bagi orang yang selesai wudhu untuk mengucapkan

ุฃَุดْู‡َุฏُ ุฃَู†ْ ู„َุง ุฅِู„َู‡َ ุฅِู„َّุง ุงู„ู„َّู‡ُ ูˆَุญْุฏَู‡ُ ู„َุง ุดَุฑِูŠูƒَ ู„َู‡ُ ูˆَุฃَุดْู‡َุฏُ ุฃَู†َّ ู…ُุญَู…َّุฏًุง ุนَุจْุฏُู‡ُ ูˆَุฑَุณُูˆู„ُู‡ُ

ASYHADU ALLA ILAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKALAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUHU WAROSULUH.

Artinya:

Aku bersaksi bahwa sesungguhnya  tidak ada Ilaah (Sesembahan) yang berhak diibadahi  dengan benar selain ALLAH yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku pun bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah.

ุงู„ู„َّู‡ُู…َّ ุงุฌْุนَู„ْู†ِูŠ ู…ِู†َ ุงู„ุชَّูˆَّุงุจِูŠู†َ، ูˆَุงุฌْุนَู„ْู†ِูŠ ู…ِู†َ ุงู„ู…ُุชَุทَู‡ِّุฑِูŠู†َ

ALLOOHUMMAJ’ALNI MINAT TAWWABIINA WAJ’ALNII MINAL MUTATHOHHIRIIN

 Artinya:

Ya ALLAH, jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang rajin bertaubat dan jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang selalu menyucikan diri.

Dan mencukupi

๐Ÿ“€Nurun 'Ala ad-Darb

http://t.me/Al-Ukhuwwah


ูˆู‚ุฏ ุณุฆู„ ุงู„ุดูŠุฎ ุงุจู† ุนุซูŠู…ูŠู† ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ : ู…ุง ุญูƒู… ุฑูุน ุงู„ุฃุตุจุน ููŠ ุงู„ุชุดู‡ุฏ ุจุนุฏ ุงู„ูˆุถูˆุก ، ู…ุน ุงู„ู…ุฏุงูˆู…ุฉ ุนู„ู‰ ุฐู„ูƒ ؟

ูุฃุฌุงุจ :

"ู„ุง ุฃุนู„ู… ู„ู‡ ุฃุตู„ุงً ، ูˆุฅู†ู…ุง ุงู„ู…ุดุฑูˆุน ู„ู…ู† ุงู†ุชู‡ู‰ ู…ู† ุงู„ูˆุถูˆุก ุฃู† ูŠู‚ูˆู„ : (ุฃุดู‡ุฏ ุฃู† ู„ุง ุฅู„ู‡ ุฅู„ุง ุงู„ู„ู‡ ูˆุญุฏู‡ ู„ุง ุดุฑูŠูƒ ، ูˆุฃุดู‡ุฏ ุฃู† ู…ุญู…ุฏุงً ุนุจุฏู‡ ูˆุฑุณูˆู„ู‡ ، ุงู„ู„ู‡ู… ุงุฌุนู„ู†ูŠ ู…ู† ุงู„ุชูˆุงุจูŠู† ูˆุงุฌุนู„ู†ูŠ ู…ู† ุงู„ู…ุชุทู‡ุฑูŠู† ) ูˆูƒูุงูŠุฉ" ุงู†ุชู‡ู‰ .

"ู†ูˆุฑ ุนู„ู‰ ุงู„ุฏุฑุจ" (ูุชุงูˆู‰ ุงู„ุทู‡ุงุฑุฉ ، ูุฑูˆุถ ุงู„ูˆุถูˆุก ูˆุตูุชู‡) .

AL-UKHUWWAH, [07.02.17 06:18]
SHALAWAT KEPADA NABI ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… SECARA BERJAMAAH DENGAN SUARA KERAS SETIAP SESUDAH SHALAT WAJIB


๐Ÿ”‰Syaikh Shalih bin Fawzan al-Fawzan hafizhahullah


Pertanyaan:
Apa hukum shalawat kepada Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… secara berjamaah dengan suara keras setiap sesudah shalat?

Jawaban:
Shalawat kepada Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… disyariatkan berdasarkan firman Allah Ta'ala:

ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ูˆَู…َู„ุงุฆِูƒَุชَู‡ُ ูŠُุตَู„ُّูˆู†َ ุนَู„َู‰ ุงู„ู†َّุจِูŠِّ ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุง ุตَู„ُّูˆุง ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„ِّู…ُูˆุง ุชَุณْู„ِูŠู…ًุง

Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat atas Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu  atas Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. al-Ahzaab: 56)

dan Sabda Beliau ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…:

"Bershalawatlah kepadaku, karena shalawat kalian akan sampai kepadaku dimanapun kalian berada."

dan sabda Beliau ุตู„ุฆ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…:

"Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali, niscaya Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali karenanya."

Bershalawat kepada Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… termasuk amalan utama yang disyariatkan karenai dalamnya ada pahala yang besar.

Namun mengkhususkannya pada waktu dan cara tertentu tidak boleh kecuali dengan dalil.

Jadi, shalawat atas Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู… secara berjamaah setelah shalat wajib dan dengan suara berjamaah sebagaimana ucapan penanya termasuk perkara baru dalam syariat alias bid'ah yang dibuat-buat yang Allah tidak menurunkan keterangan terhadapnya.

Adapun seorang muslim bershalawat atas Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… tanpa terkait dengan orang lain dan tanpa melakukannya dengan suara berjamaah, maka termasuk amalan yang utama.

Hanya saja jangan menetapi hal ini setiap sesudah shalat karena tidak diriwayatkan akan tetapi  diriwayatkan shalawat atas Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ini dalam tasyahhud akhir.

Adapun menetapinya setelah salam, maka ini tidak boleh. Akan tetapi sekiranya dia terkadang bershalawat kepada Beliau tanpa terkait dengan jamaah dan tanpa cara khusus sebagaimana disebutkan dalam pertanyaan, maka ini tidak mengapa.

๐Ÿ“šMajmu' Fatawa Wa Rasail, Kitabul Bida'


http://t.me/Al-Ukhuwwah


ุงู„ุตู„ุงุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุฌู…ุงุนุฉ ุฌู‡ุฑًุง
ุฏุจุฑ ูƒู„ ุตู„ุงุฉ
ุณุคุงู„: ู…ุง ุญูƒู… ุงู„ุตู„ุงุฉ ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุฌู…ุงุนุฉ ุฌู‡ุฑًุง ุฏุจุฑ ูƒู„ ุตู„ุงุฉ؟
ุงู„ุฌูˆุงุจ: ุงู„ุตู„ุงุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู…ุดุฑูˆุนุฉ ู„ู‚ูˆู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰: {ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ูˆَู…َู„َุงุฆِูƒَุชَู‡ُ ูŠُุตَู„ُّูˆู†َ ุนَู„َู‰ ุงู„ู†َّุจِูŠِّ ูŠَุงุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุง ุตَู„ُّูˆุง ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„ِّู…ُูˆุง ุชَุณْู„ِูŠู…ًุง} [ุงู„ุฃุญุฒุงุจ: 56] ، ูˆู‚ูˆู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…: «ุตู„ูˆุง ุนู„ูŠ ูุฅู† ุตู„ุงุชูƒู… ุชุจู„ุบู†ูŠ ุญูŠุซ ูƒู†ุชู…» ، ูˆู‚ูˆู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…: «ู…ู† ุตู„ู‰ ุนู„ูŠ ูˆุงุญุฏุฉ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ุจู‡ุง ุนุดุฑًุง» .
ูˆุงู„ุตู„ุงุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู…ู† ุฃูุถู„ ุงู„ุฃุนู…ุงู„ ุงู„ู…ุดุฑูˆุนุฉ، ููŠู‡ุง ุฃุฌุฑ ุนุธูŠู… ูˆู„ูƒู† ุชุฎุตูŠุตู‡ุง ุจูˆู‚ุช ู…ู† ุงู„ุฃูˆู‚ุงุช ุฃูˆ ุจูƒูŠููŠุฉ ู…ู† ุงู„ูƒูŠููŠุงุช، ู„ุง ูŠุฌูˆุฒ ุฅู„ุง ุจุฏู„ูŠู„.
ูุงู„ุตู„ุงุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุฌู…ุงุนุฉ ุจุนุฏ ุงู„ูุฑูŠุถุฉ، ุจุตูˆุช ุฌู…ุงุนูŠ ูƒู…ุง ูŠู‚ูˆู„ ุงู„ุณุงุฆู„، ู‡ุฐุง ู…ู† ุงู„ุจุฏุน ูˆุงู„ู…ุญุฏุซุงุช ุงู„ุชูŠ ู…ุง ุฃู†ุฒู„ ุงู„ู„ู‡ ุจู‡ุง ู…ู† ุณู„ุทุงู†.
ุฃู…ุง ุฃู† ูŠุตู„ูŠ ุงู„ู…ุณู„ู… ุนู„ู‰ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุจู†ูุณู‡، ุฏูˆู† ุงุฑุชุจุงุท ุจุงู„ุขุฎุฑูŠู†، ูˆุฏูˆู† ุชูƒูˆูŠู† ุตูˆุช ุฌู…ุงุนูŠ ูู‡ุฐุง ู…ู† ุฃูุถู„ ุงู„ุฃุนู…ุงู„، ูˆู„ูƒู† ู„ุง ูŠู„ุชุฒู… ู‡ุฐุง ุจุนุฏ ูƒู„ ุตู„ุงุฉ، ู„ุฃู†ู‡ ู„ู… ูŠุฑุฏ، ูˆุฅู†ู…ุง ูˆุฑุฏ ุงู„ุตู„ุงุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ููŠ ุงู„ุชุดู‡ุฏ ุงู„ุฃุฎูŠุฑ، ุฃู…ุง ุฃู† ูŠู„ุชุฒู… ุจุนุฏ ุงู„ุณู„ุงู…، ูู‡ุฐุง ู„ุง ูŠุฌูˆุฒ، ู„ูƒู† ู„ูˆ ุตู„ู‰ ุนู„ูŠู‡ ุจุนุถ ุงู„ุฃุญูŠุงู† ุจุฏูˆู† ุงุฑุชุจุงุท ุจุฌู…ุงุนุฉ، ูˆุจุฏูˆู† ูƒูŠููŠุฉ ุฎุงุตุฉ ูƒู…ุง ูˆุฑุฏ ููŠ ุงู„ุณุคุงู„ ูู‡ุฐุง ู„ุง ุจุฃุณ ุจู‡.

AL-UKHUWWAH, [07.02.17 23:18]
๐Ÿ“RUBRIK AQIDAH

๐Ÿ“ŒBERPEGANG TEGUH DENGAN AL-QURAN DAN HADITS


๐Ÿ”‰Syaikh Shalih bin Fawzan al-Fawzan hafizhahullah berkata:

Allah Ta'ala berfirman:


ูˆَุฅِู†َّ ู‡َٰุฐِู‡ِ ุฃُู…َّุชُูƒُู…ْ ุฃُู…َّุฉً ูˆَุงุญِุฏَุฉً ูˆَุฃَู†َุง ุฑَุจُّูƒُู…ْ ูَุงุชَّู‚ُูˆู†ِ.ูَุชَู‚َุทَّุนُูˆุง ุฃَู…ْุฑَู‡ُู… ุจَูŠْู†َู‡ُู…ْ ุฒُุจُุฑًุง ۖ ูƒُู„ُّ ุญِุฒْุจٍ ุจِู…َุง ู„َุฏَูŠْู‡ِู…ْ ูَุฑِุญُูˆู†َ

Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku. Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing). [QS. al-Mu'minun: 52-53]


Masing-masing golongan membuat madzhab (doktrin) dan manhaj (metode) baru bagi golongannya yang menyelisihi golongan yang lain sehingga terjadi fitnah  besar dan banyak kejelekan yang tidak ada perlindungan darinya kecuali dengan berpegang tegung denganal-Quran dan hadits Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… terutama pada pokok dan asas yaitu aqidah yang dengannya Allah Ta'ala menyatukan  manusia. Seperti firman Allah Ta'ala:
 َ

ูˆَุฅِู† ูŠُุฑِูŠุฏُูˆุง ุฃَู† ูŠَุฎْุฏَุนُูˆูƒَ ูَุฅِู†َّ ุญَุณْุจَูƒَ ุงู„ู„َّู‡ُ ۚ ู‡ُูˆَ ุงู„َّุฐِูŠ ุฃَูŠَّุฏَูƒَ ุจِู†َุตْุฑِู‡ِ ูˆَุจِุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ِูŠู†َ (62) ูˆَุฃَู„َّูَ ุจَูŠْู†َ ู‚ُู„ُูˆุจِู‡ِู…ْ ۚ ู„َูˆْ ุฃَู†ูَู‚ْุชَ ู…َุง ูِูŠ ุงู„ْุฃَุฑْุถِ ุฌَู…ِูŠุนًุง ู…َّุง ุฃَู„َّูْุชَ ุจَูŠْู†َ ู‚ُู„ُูˆุจِู‡ِู…ْ ูˆَู„َٰูƒِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ุฃَู„َّูَ ุจَูŠْู†َู‡ُู…ْ ۚ ุฅِู†َّู‡ُ ุนَุฒِูŠุฒٌ ุญَูƒِูŠู…ٌ (63)

"Dan jika mereka bermaksud hendak menipumu, maka sesungguhnya cukuplah Allah (menjadi pelindungmu). Dialah yang memperkuatmu dengan pertolongan-Nya dan dengan para mu'min. Dan yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. [QS. al-Anfal:62-63]

Maka banyaknya pemberian dan banyaknya harta tidaklah dapat mempersatukan hati bahkan ini akan menambah pada hati keengganan dan saling membenci. Bagaimanapun engkau membelanjakan harta, niscaya tidak akan mempersatukan hati akan tetapi yang mempersatukan hati adalah al-Quran dan hadits.

๐Ÿ“šSyarh al-Manzhumah al-Haiyyah hal. 48-49

๐ŸŒWhatsApp Forum Berbagi Ilmu

http://t.me/Al-Ukhuwwah

_____Insya Allah bersambung__________

AL-UKHUWWAH, [08.02.17 22:47]
KEWAJIBAN NAFKAH ISTRI ATAS SUAMI MESKIPUN ISTRI SEORANG YANG BERKECUKUPAN


๐Ÿ”‰Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan:
Syaikh, jika istri seorang pengajar dan mendapat gaji, wajibkah suami menafkahinya ataukah gugur nafkah darinya?

Jawaban:
Suami wajib atasnya menafkahi istrinya meskipun istrinya seorang yang berkecukupan berdasarkan firman Allah Ta'ala: Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya (Ath-Thalaq: 6)

Dan berdasarkan sabda Nabi ู‚ู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…: Wajib atas kalian memberi mereka nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang ma'ruf.

Hanya saja sepantasnya bagi seorang istri ketika suaminya dalam kondisi fakir dan tidak memiliki kemampuan harta hendaknya dia membantunya memenuhi kebutuhan rumah, keluaga, dan juga dirinya.

Namun demikian suami tetap berkewajiban menafkahi istri dan menafkahi anak-anak istri.


๐Ÿ“€Al-Liqa' asy-Syahri 38

http://t.me/Al-Ukhuwwah


ูˆุฌูˆุจ ู†ูู‚ุฉ ุงู„ุฒูˆุฌุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ุฒูˆุฌ ูˆุฅู† ูƒุงู†ุช ุบู†ูŠุฉ
ุงู„ุณุคุงู„: ูุถูŠู„ุฉ ุงู„ุดูŠุฎ: ุฅุฐุง ูƒุงู†ุช ุงู„ู…ุฑุฃุฉ ู…ุนู„ู…ุฉ ูˆุชู‚ุจุถ ุฑุงุชุจุงً، ูู‡ู„ ูŠุฌุจ ุนู„ู‰ ุงู„ุฒูˆุฌ ุฃู† ูŠู†ูู‚ ุนู„ูŠู‡ุง ุฃู… ุชุณู‚ุท ุนู†ู‡ ุงู„ู†ูู‚ุฉ؟ุงู„ุฌูˆุงุจ: ุงู„ุฒูˆุฌ ูŠุฌุจ ุนู„ูŠู‡ ุฃู† ูŠู†ูู‚ ุนู„ู‰ ุฒูˆุฌุชู‡ ูˆู„ูˆ ูƒุงู†ุช ุบู†ูŠุฉ؛ ู„ู‚ูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰: ู„ูŠُู†ْูِู‚ْ ุฐُูˆ ุณَุนَุฉٍ ู…ِู†ْ ุณَุนَุชِู‡ِ ูˆَู…َู†ْ ู‚ُุฏِุฑَ ุนَู„َูŠْู‡ِ ุฑِุฒْู‚ُู‡ُ ูَู„ْูŠُู†ْูِู‚ْ ู…ِู…َّุง ุขุชَุงู‡ُ ุงู„ู„َّู‡ُ [ุงู„ุทู„ุงู‚:7]؛ ูˆู„ู‚ูˆู„ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆุณู„ู…: (ู„ู‡ู† ุนู„ูŠูƒู… ุฑุฒู‚ู‡ู† ูˆูƒุณูˆุชู‡ู† ุจุงู„ู…ุนุฑูˆู) ู„ูƒู† ูŠู†ุจุบูŠ ู„ู„ุฒูˆุฌุฉ ุฅุฐุง ูƒุงู† ุฒูˆุฌู‡ุง ูู‚ูŠุฑุงً ูˆู„ูŠุณ ุฐุง ุณุนุฉ ู…ู† ุงู„ู…ุงู„ ูŠู†ุจุบูŠ ู„ู‡ุง ุฃู† ุชุณุงุนุฏู‡ ุนู„ู‰ ู…ุฆูˆู†ุฉ ุงู„ุจูŠุช ูˆู…ุฆูˆู†ุฉ ุงู„ุนูŠุงู„ ูˆู…ุฆูˆู†ุฉ ู†ูุณู‡ุง ุฃูŠุถุงً، ูˆุฅู„ุง ูุฅู† ุงู„ุฒูˆุฌ ู…ู„ุฒู… ุจู†ูู‚ุชู‡ุง ูˆู†ูู‚ุฉ ุฃูˆู„ุงุฏู‡ุง ู…ู†ู‡ุง

AL-UKHUWWAH, [09.02.17 17:05]
DOA BERJAMAAH SETELAH SHALAT

๐Ÿ”‰Syaikh Shalih bin Fawzan al-Fawzan hafizhahullah

Pertanyaan:
Sesungguhnya saya melihat sebagian orang yang shalat berjamaah setelah selesainya mereka shalat berdoa dengan berjamaah setiap sesudah shalat. Bolehkah hal itu? Mohon fatwanya, semoga mendapat balasan

Jawaban:
Berdoa setelah shalat, tidak mengapa. Namun setiap muslim berdoa secara sendiri. Hendaknya dia berdoa untuk dirinya dan saudara-saudaranya yang muslim serta berdoa untuk kebaikan agama dan dunianya. Dia lakukan doa itu sendiri, tidak dengan doa secara berjamaah.

Adapun doa berjamaah sesudah shalat merupakan perkara baru dalam syariat alias bid'ah karena tidak pernah diriwayatkan dari Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… dan para sahabatnya serta generasi yang dipersaksikan keutamaannya bahwa mereka doa berjamaah dengan cara imam mengangkat kedua tangannya kemudian makmum pun ikut mengangkat kedua tangan mereka lalu imam berdoa sedangkan makmum ikut berdoa bersama imam. Hal ini termasuk perkara bid'ah.

Adapun setiap orang berdoa tanpa
mengeraskan suara maupun mengganggu yang lain, maka tidak mengapa baik setelah shalat wajib atau setelah shalat sunah.

๐Ÿ“šMajmu' Fatawa wa Rasail, Kitabul Bida'


๐Ÿ“Adapun Syaikh al-'Utsaimin berfatwa tidak disyariatkan berdoa sesudah shalat. Lihat dalam link di bawah ini

http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=122252


http://t.me/Al-Ukhuwwah


ุงู„ุฏุนุงุก ุงู„ุฌู…ุงุนูŠ ุจุนุฏ ุงู„ุตู„ุงุฉ
ุณุคุงู„: ุฅู†ู†ูŠ ุดุงู‡ุฏุช ุจุนุถ ุงู„ู…ุตู„ูŠู† ููŠ ุตู„ุงุฉ ุงู„ุฌู…ุงุนุฉ ุจุนุฏ ุงู†ุชู‡ุงุฆู‡ู… ู…ู† ุงู„ุตู„ุงุฉ، ูŠุฏุนูˆู† ุงู„ู„ู‡ ุฏุนุงุกً ุฌู…ุงุนูŠًّุง، ุจุนุฏ ูƒู„ ุตู„ุงุฉ، ูู‡ู„ ูŠุฌูˆุฒ ุฐู„ูƒ؟ ุฃูุชูˆู†ุง ู…ุฃุฌูˆุฑูŠู†.
ุงู„ุฌูˆุงุจ: ุงู„ุฏุนุงุก ุจุนุฏ ุงู„ุตู„ุงุฉ، ู„ุง ุจุฃุณ ุจู‡، ู„ูƒู† ูƒู„ ู…ุณู„ู… ูŠุฏุนูˆ ุจู…ูุฑุฏู‡، ูŠุฏุนูˆ ู„ู†ูุณู‡ ูˆู„ุฅุฎูˆุงู†ู‡ ุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู†، ูˆูŠุฏุนูˆ ุจู…ุตุงู„ุญ ุฏูŠู†ู‡ ูˆุฏู†ูŠุงู‡، ูŠุฏุนูˆ ู…ูุฑุฏًุง، ู„ุง ูŠูƒูˆู† ุงู„ุฏุนุงุก ุฌู…ุงุนูŠًّุง.
ุฃู…ุง ุงู„ุฏุนุงุก ุงู„ุฌู…ุงุนูŠ ุจุนุฏ ุงู„ุตู„ุงุฉ ูู‡ูˆ ุจุฏุนุฉ ู„ุฃู†ู‡ ู„ู… ูŠุฑุฏ ุนู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูˆู„ุง ุนู† ุตุญุงุจุชู‡ ูˆู„ุง ุนู† ุงู„ู‚ุฑูˆู† ุงู„ู…ูุถู„ุฉ ุฃู†ู‡ู… ูƒุงู†ูˆุง ูŠุฏุนูˆู† ุฏุนุงุกً ุฌู…ุงุนูŠًّุง ุจุฃู† ูŠุฑูุน ุงู„ุฅู…ุงู… ูŠุฏูŠู‡، ุซู… ูŠุฑูุนูˆู† ุฃูŠุฏูŠู‡ู… ูˆูŠุฏุนูˆ، ูˆู‡ู… ูŠุฏุนูˆู† ู…ุนู‡، ู‡ุฐุง ู…ู† ุงู„ุจุฏุน.
ุฃู…ุง ุฃู† ูŠุฏุนูˆ ูƒู„ ุดุฎุต ุจุฏูˆู† ุฑูุน ุตูˆู†، ูˆู„ุง ุชุดูˆูŠุด ูู‡ุฐุง ู„ุง ุจุฃุณ ุจู‡، ุณูˆุงุก ูƒุงู† ุจุนุฏ ุงู„ูุฑูŠุถุฉ، ุฃูˆ ุจุนุฏ ุงู„ู†ุงูู„ุฉ.

AL-UKHUWWAH, [10.02.17 09:00]
MAYIT YANG MENINGGALKAN HUTANG KEPADA NEGARA

Pertanyaan Keenam dari Fatwa Nomor 6431

Pertanyaan 6: Sebagaimana Anda ketahui, pemerintah -dengan pertolongan Allah- memberikan pinjaman untuk pembangunan atau renovasi perumahan. Konsekuensinya, hutang pinjaman kepada seseorang ini baru terlunasi setelah 25 tahun lamanya. Kita tahu, jika orang ini meninggal dunia, hutang pinjaman itu terus menjadi tanggung jawabnya. Bagaimana sebenarnya hukum hutang ini, apakah seperti halnya hutang pribadi ataukah berlaku hukum khusus?

Jawaban 6:
Hutang pinjaman yang belum dilunasi merupakan hutang yang mesti dibayar menggunakan harta warisan, layaknya hutang -hutang yang lain, sesuai waktu pembayarannya, berdasarkan  keumuman sabda Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, Jiwa seorang mukmin akan menggantung karena hutangnya, sampai dilunasi.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

๐Ÿ“šAl-Lajnah ad-Daimah Lilbuhutsil Ilmiyyah Walita'

Ketua: Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Wakil: Abdurrazzaq 'Afifi

Anggota: Abdullah bin Ghudayyan

http://t.me/Al-Ukhuwwah


ุฅุฐุง ู…ุงุช ุงู„ู…ูŠุช ูˆุนู„ูŠู‡ ุฏูŠู† ู„ู„ุฏูˆู„ุฉ

ุงู„ุณุคุงู„ ุงู„ุณุงุฏุณ ู…ู† ุงู„ูุชูˆู‰ ุฑู‚ู… ( 6431 )
ุณ6: ูƒู…ุง ุชุนู„ู…ูˆู† ุฃู† ุงู„ุญูƒูˆู…ุฉ ุฃูŠุฏู‡ุง ุงู„ู„ู‡ ุชุนุทูŠ ู‚ุฑูˆุถًุง ู„ุจู†ุงุก ุงู„ุจูŠูˆุช ุฃูˆ ุชุฑู…ูŠู…ู‡ุง، ูˆุจุฐู„ูƒ ูŠูƒูˆู† ู‡ู†ุงูƒ ุฏูŠู† ุนู„ู‰ ุงู„ุฅู†ุณุงู† ู‚ุฏ ู„ุง ูŠู‚ุถูŠู‡ ุฅู„ุง ุจุนุฏ ุฎู…ุณุฉ ูˆุนุดุฑูŠู† ุนุงู…ุง ูˆุฅุฐุง ู…ุงุช ุงู„ุดุฎุต ู†ุนู„ู… ุฃู† ุฏูŠู†ู‡ ู…ุนู„ู‚ ุจุฐู…ุชู‡، ูู…ุง ุญูƒู… ู‡ุฐุง ุงู„ุฏูŠู† ู‡ู„ ู‡ูˆ ูƒุฏูŠู† ุดุฎุต ุขุฎุฑ ุฃู… ู„ู‡ ุญูƒู… ุฎุงุต؟
ุฌ6: ูŠุนุชุจุฑ ู…ุง ู„ู… ูŠุณุฏุฏ ู…ู† ู‡ุฐุง ุงู„ู‚ุฑุถ ุฏูŠู†ًุง ูŠุณุฏุฏ ู…ู† ุชุฑูƒุชู‡ ูƒุณุงุฆุฑ ุงู„ุฏูŠูˆู† ููŠ ูˆู‚ุชู‡؛ ู„ุนู…ูˆู… ู‚ูˆู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…: ู†ูุณ ุงู„ู…ุคู…ู† ู…ุนู„ู‚ุฉ ุจุฏูŠู†ู‡ ุญุชู‰ ูŠู‚ุถู‰ ุนู†ู‡
ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚ ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู….

ุงู„ู„ุฌู†ุฉ ุงู„ุฏุงุฆู…ุฉ ู„ู„ุจุญูˆุซ ุงู„ุนู„ู…ูŠุฉ ูˆุงู„ุฅูุชุงุก

ุนุถูˆ  ู†ุงุฆุจ ุฑุฆูŠุณ ุงู„ู„ุฌู†ุฉ  ุงู„ุฑุฆูŠุณ
ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุจู† ุบุฏูŠุงู†  ุนุจุฏ ุงู„ุฑุฒุงู‚ ุนููŠููŠ  ุนุจุฏ ุงู„ุนุฒูŠุฒ ุจู† ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุจู† ุจุงุฒ

AL-UKHUWWAH, [11.02.17 19:38]
MENISBATKAN KEPADA MADZHAB IMAM YANG EMPAT


๐Ÿ”‰Syaikh Shalih bin Fawzan al-Fawzan hafizhahullah

Pertanyaan:
Bolehkah fanatik kepada suatu mazhab (pendapat) yang  seseorang menganutnya pada salah satu hukum syariat meskipun dalam hal ini menyelisihi dengan yang benar? Ataukah boleh meninggalkannya dan mengikuti madzhab yang benar pada sebagian hal? Dan apa hukum berpegang satu madzhab saja?

Jawaban:
Bermadzhab dengan salah satu madzhab imam yang empat yaitu madzhab imam ahlussunnah yang empat yang sudah terkenal yang ada, dihafal dan ditulis kaum muslimin serta  menisbatkan kepada salah satu madzhab tidak terlarang. Maka dikatakan: fulan Syafi'i, , fulan Hanafi, dan fulan Maliki. Julukan ini sudah ada sejak dulu diantara ulama bahkan pada ulama senior dikatakan fulan.Hanbali seperti dikatakan Ibnu Taimiyyah al-Hanbali, Ibnul Qayyim al-Hanbali dan lainnya tidaklah mengapa.

Sehingga sekedar menisbatkan kepada suatu madzhab tidak terlarang, namun dengan syarat
tidak terbelenggu dengan madzhab tersebut sehingga diambil semua perkara yang ada, baik yang haq maupun batil, baik yang benar maupun yang salah. Akan tetapi diambil darinya perkara yang benar dan apa yang diketahui sebagai kesalahan tidak boleh diamalkan. Adapun jika tampak baginya pendapat yang kuat, maka dia wajib mengambilnya baik perkara di madzhab yang dia menisbatkannya atau di madzhab lainnya karena seseorang yang jelas baginya sunah Rasulullah tidak ada hak baginya meninggalkannya karena perkataan seseorang.

Sebab yang menjadi suri tauladan adalah Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…, sedangkan kita mengambil suatu madzhab selama tidak menyelisihi sabda Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…,namun jika menyelisihi Beliau, maka ini kesalahan seorang ahli ijtihad (mengambil kesimpulan hukum syariat) yang wajib atas kita untuk meninggalkannya dan hendaknya dia mengambil sunah serta mengambil pendapat yang kuat yang sesuai dengan sunah dari suatu madzhab diantara madzhab para ahli ijtihad.

Adapun orang yang mengambil pendapat seorang imam secara mutlak baik salah maupun benar, maka termasuk taqlid buta (membebek).Sedangkan jika dia berpendapat wajib taqlid pada individu tertentu, maka ini merupakan kemurtadan (keluar dari agama Islam.


Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah:


Barangsiapa berkata, sesungguhnya wajib taqlid kepada individu tertentu selain Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…, maka ini.
diminta taubatnya, jika dia mau bertaubat. Namun jika tidak mau, maka dihukum bunuh (oleh pemerintah). Karena tidak seorangpun yang wajib diikuti kecuali Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู….

Adapun selain Beliau dari kalangan imam ahli ijtihad rahimahumullah, maka diambil perkataan mereka yang sesuai hadits Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู….

Sehingga ketika seorang ahli ijtihad salah dalam ijitihadnya, maka haram atas kita mengambil ijtihadnya. Wallahu ta'ala a'lam.

๐Ÿ“€Majmu' Fatawa wa Rasail, Kitabul Tamadzhub


http://t.me/Al-Ukhuwwah


ุงู„ุงู†ุชุณุงุจ ุฅู„ู‰ ุงู„ู…ุฐุงู‡ุจ ุงู„ุฃุฑุจุนุฉ
ุณุคุงู„: ู‡ู„ ูŠุฌูˆุฒ ุงู„ุชุนุตุจ ู„ู„ู…ุฐู‡ุจ ุงู„ุฐูŠ ูŠู‚ุชุฏูŠ ุจู‡ ุงู„ุฅู†ุณุงู† ููŠ ุฃูŠ ุญูƒู… ู…ู† ุฃุญูƒุงู… ุงู„ุดุฑูŠุนุฉ، ุญุชู‰ ู„ูˆ ูƒุงู† ููŠ ู‡ุฐุง ู…ุฎุงู„ูุฉ ู„ู„ุตูˆุงุจ؟ ุฃู… ูŠุฌูˆุฒ ุชุฑูƒู‡ ูˆุงู„ุงู‚ุชุฏุงุก ุจุงู„ู…ุฐู‡ุจ ุงู„ุตุญูŠุญ ููŠ ุจุนุถ ุงู„ุญุงู„ุงุช؟ ูˆู…ุง ุญูƒู… ู„ุฒูˆู… ู…ุฐู‡ุจ ูˆุงุญุฏ ูู‚ุท؟
ุงู„ุฌูˆุงุจ: ุงู„ุชู…ุฐู‡ุจ ุจู…ุฐู‡ุจ ูˆุงุญุฏ ู…ู† ุงู„ู…ุฐุงู‡ุจ ุงู„ุฃุฑุจุนุฉ ู…ุฐุงู‡ุจ ุฃู‡ู„ ุงู„ุณู†ุฉ ุงู„ุฃุฑุจุนุฉ ุงู„ู…ุนุฑูˆูุฉ ุงู„ุชูŠ ุจู‚ูŠุช ูˆุญูุธุช ูˆุญุฑุฑุช ุจูŠู† ุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู†، ูˆุงู„ุงู†ุชุณุงุจ ุฅู„ู‰ ู…ุฐู‡ุจ ู…ู†ู‡ุง، ู„ุง ู…ุงู†ุน ู…ู†ู‡، ููŠู‚ุงู„: ูู„ุงู† ุดุงูุนูŠ، ูˆูู„ุงู† ุญู†ุจู„ูŠ، ูˆูู„ุงู† ุญู†ููŠ، ูˆูู„ุงู† ู…ุงู„ูƒูŠ.
ูˆู„ุง ุฒุงู„ ู‡ุฐุง ุงู„ู„ู‚ุจ ู…ูˆุฌูˆุฏًุง ู…ู† ู‚ุฏูŠู… ุจูŠู† ุงู„ุนู„ู…ุงุก، ุญุชู‰ ูƒุจุงุฑ ุงู„ุนู„ู…ุงุก، ูŠู‚ุงู„: ูู„ุงู† ุญู†ุจู„ูŠ، ูŠู‚ุงู„ ู…ุซู„ًุง: ุงุจู† ุชูŠู…ูŠุฉ ุงู„ุญู†ุจู„ูŠ، ุงุจู† ุงู„ู‚ูŠู… ุงู„ุญู†ุจู„ูŠ، ูˆู…ุง ุฃุดุจู‡ ุฐู„ูƒ، ูˆู„ุง ุญุฑุฌ ููŠ ุฐู„ูƒ، ูู…ุฌุฑุฏ ุงู„ุงู†ุชุณุงุจ ุฅู„ู‰ ุงู„ู…ุฐู‡ุจ ู„ุง ู…ุงู†ุน ู…ู†ู‡ ู„ูƒู† ุจุดุฑุท ุฃู† ู„ุง ูŠุชู‚ูŠุฏ ุจู‡ุฐุง ุงู„ู…ุฐู‡ุจ ููŠุฃุฎุฐ ูƒู„ ู…ุง ููŠู‡، ุณูˆุงุก ูƒุงู† ุญู‚ًّุง ุฃูˆ ุฎุทุฃً، ุณูˆุงุก ูƒุงู† ุตูˆุงุจًุง ุฃูˆ ุฎุทุฃً، ุจู„ ูŠุฃุฎุฐ ู…ู†ู‡ ู…ุง ูƒุงู† ุตูˆุงุจًุง، ูˆู…ุง ุนู„ู… ุฃู†ู‡ ุฎุทุฃ، ู„ุง ูŠุฌูˆุฒ ุงู„ุนู…ู„ ุจู‡، ูˆุฅุฐุง ุธู‡ุฑ ู„ู‡ ุงู„ู‚ูˆู„ ุงู„ุฑุงุฌุญ ูุฅู†ู‡ ูŠุฌุจ ุนู„ูŠู‡ ุฃู† ูŠุฃุฎุฐ ุจู‡، ุณูˆุงุก ูƒุงู† ููŠ ู…ุฐู‡ุจู‡ ุงู„ุฐูŠ ุงู†ุชุณุจ ุฅู„ูŠู‡، ุฃูˆ ููŠ ู…ุฐู‡ุจ ุขุฎุฑ، ู„ุฃู† ู…ู† ุงุณุชุจุงู†ุช ู„ู‡ ุณู†ุฉ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ู„ู… ูŠูƒู† ู„ู‡ ุฃู† ูŠุฏุนู‡ุง ู„ู‚ูˆู„ ุฃุญุฏ، ูุงู„ู‚ุฏูˆุฉ ู‡ูˆ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…، ูู†ุญู† ู†ุฃุฎุฐ ุจุงู„ู…ุฐู‡ุจ ู…ุง ู„ู… ูŠุฎุงู„ู ู‚ูˆู„ ุงู„ุฑุณูˆู„ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…، ูุฅุฐุง ุฎุงู„ูู‡ ูู‡ุฐุง ุฎุทุฃ ู…ู† ุงู„ู…ุฌุชู‡ุฏ ูŠุฌุจ ุนู„ูŠู†ุง ุฃู† ู†ุชุฑูƒู‡، ูˆุฃู† ู†ุฃุฎุฐ ุจุงู„ุณู†ุฉ، ูˆู†ุฃุฎุฐ ุจุงู„ู‚ูˆู„ ุงู„ุฑุงุฌุญ ุงู„ู…ุทุงุจู‚ ู„ู„ุณู†ุฉ، ู…ู†

AL-UKHUWWAH, [11.02.17 19:38]
ุฃูŠ ู…ุฐู‡ุจ ูƒุงู† ู…ู† ู…ุฐุงู‡ุจ ุงู„ู…ุฌุชู‡ุฏูŠู†.
ุฃู…ุง ุงู„ุฐูŠ ูŠุฃุฎุฐ ุจู‚ูˆู„ ุงู„ุฅู…ุงู… ู…ุทู„ู‚ًุง، ุณูˆุงุก ูƒุงู† ุฎุทุฃ ุฃูˆ ุตูˆุงุจًุง، ูู‡ุฐุง ูŠุนุชุจุฑ ุชู‚ู„ูŠุฏًุง ุฃุนู…ู‰، ูˆุฅุฐุง ูƒุงู† ูŠุฑู‰ ุฃู†ู‡ ูŠุฌุจ ุชู‚ู„ูŠุฏ ุฅู†ุณุงู† ู…ุนูŠู† ูู‡ุฐุง ุฑุฏุฉ ุนู† ุงู„ุฅุณู„ุงู….
ูŠู‚ูˆู„ ุดูŠุฎ ุงู„ุฅุณู„ุงู… ุงุจู† ุชูŠู…ูŠุฉ: ู…ู† ู‚ุงู„ ุฅู†ู‡ ูŠุฌุจ ุชู‚ู„ูŠุฏ ุดุฎุต ุจุนูŠู†ู‡ ุบูŠุฑ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูู‡ุฐุง ูŠุณุชุชุงุจ، ูุฅู† ุชุงุจ ูˆุฅู„ุง ู‚ุชู„ ู„ุฃู†ู‡ ู„ุง ุฃุญุฏ ูŠุฌุจ ุงุชุจุงุนู‡ ุฅู„ุง ู…ุญู…ุฏ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…، ุฃู…ุง ู…ุง ุนุฏุงู‡ ู…ู† ุงู„ุฃุฆู…ุฉ ุงู„ู…ุฌุชู‡ุฏูŠู† ุฑุญู…ู‡ู… ุงู„ู„ู‡، ูู†ุญู† ู†ุฃุฎุฐ ุจุฃู‚ูˆุงู„ู‡ู… ุงู„ู…ูˆุงูู‚ุฉ ู„ู„ุณู†ุฉ.
ุฃู…ุง ุฅุฐุง ุฃุฎุทุฃ ุงู„ู…ุฌุชู‡ุฏ ููŠ ุงุฌุชู‡ุงุฏู‡، ูุฅู†ู‡ ูŠุญุฑู… ุนู„ูŠู†ุง ุฃู† ู†ุฃุฎุฐ ุจุงุฌุชู‡ุงุฏู‡ ูˆุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ุฃุนู„ู….

AL-UKHUWWAH, [12.02.17 10:53]
HUKUM MEMINTA IJIN KEDUA ORANG TUA BERSAFAR UNTUK MENUNTUT ILMU

๐Ÿ”‰Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah

Pertanyaan:
Pendengar ini dari Yaman Shan'a bertanya Syaikh: Bolehkah keluar menuntut ilmu tanpa ijin kedua orang tua, bila seorang penuntut ilmu tidak bisa memperoleh ilmu di negeri kedua orang tua, mengingat dia memiliki saudara yang mengurus kedua orang tua. Mohon pencerahan hal itu?

Jawaban:
Ya, jika ada seseorang yang mengurus keduanya hendaknya dia keluar menuntut ilmu. Wajib baginya keluar menuntut ilmu syar'i dan mendalami perkara agamanya.

Adapun bila keduanya butuh kepadanya dan
sangat perlu kepadanya, maka hendaknya dia tinggal di sisi keduanya sehingga dia mengumpulkan dua kebaikan.

๐Ÿ“€Nurun 'Ala ad-Darb 913

๐ŸŒhttps://www.binbaz.org.sa/noor/1831

http://t.me/Al-Ukhuwwah

ุญูƒู… ุงุณุชุฆุฐุงู† ุงู„ูˆุงู„ุฏูŠู† ููŠ ุงู„ุณูุฑ ู„ุทู„ุจ ุงู„ุนู„ู…
ุงู„ุณุคุงู„: ู‡ุฐุง ุงู„ู…ุณุชู…ุน ู…ู† ุงู„ูŠู…ู† ุตู†ุนุงุก ูŠู‚ูˆู„ ูŠุง ุณู…ุงุญุฉ ุงู„ุดูŠุฎ: ู‡ู„ ูŠุฌูˆุฒ ุงู„ุฎุฑูˆุฌ ู„ุทู„ุจ ุงู„ุนู„ู… ุจุฏูˆู† ุฅุฐู† ุงู„ูˆุงู„ุฏูŠู†، ุฅุฐุง ูƒุงู† ุงู„ุทุงู„ุจ ู„ุง ูŠุชู…ูƒู† ู…ู† ุชุญุตูŠู„ ุงู„ุนู„ู… ููŠ ุจู„ุฏ ุงู„ูˆุงู„ุฏูŠู†، ุนู„ู…ุงً ุจุฃู† ู„ู‡ ุฅุฎูˆุฉ ู‚ุฏ ูŠู‚ูˆู…ูˆู† ุจุฎุฏู…ุฉ ุงู„ูˆุงู„ุฏูŠู† ูˆุฌู‡ูˆู†ุง ููŠ ุถูˆุก ุฐู„ูƒ؟ุงู„ุฌูˆุงุจ: ู†ุนู…، ุฅุฐุง ูƒุงู† ู‡ู†ุงูƒ ู…ู† ูŠู‚ูˆู… ุจุฎุฏู…ุชู‡ู…ุง ูŠุฎุฑุฌ ููŠ ุทู„ุจ ุงู„ุนู„ู… ูŠู„ุฒู…ู‡ ุงู„ุฎุฑูˆุฌ ู„ุทู„ุจ ุงู„ุนู„ู… ูˆุงู„ุชูู‚ู‡ ููŠ ุงู„ุฏูŠู†، ุฃู…ุง ุฅุฐุง ูƒุงู†ุง ููŠ ุญุงุฌุฉ ุฅู„ูŠู‡ ูˆุถุฑูˆุฑุฉ ุฅู„ูŠู‡ ููŠุจู‚ู‰ ุนู†ุฏู‡ู…ุง ูˆูŠุทู„ุจ ุงู„ุนู„ู… ููŠ ุงู„ุจู„ุฏ، ูŠุฌู…ุน ุจูŠู† ุงู„ู…ุตู„ุญุชูŠู†.

AL-UKHUWWAH, [12.02.17 10:54]
MENUNTUT ILMU

Fatwa Nomor:3816

Pertanyaan:
5. Apakah menuntut ilmu yang fardu mensyaratkan izin kedua orang tua atau tidak?
6. Apakah di masa sekarang ini masih ada ulama yang sanadnya (jalur periwayatannya) bersambung kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan para imam hadis? Dapatkah Anda memberitahu kami nama dan alamat mereka, agar kami bisa mempelajari hadis dan ilmu lainnya secara langsung?
7. Apakah boleh menerima hadits dan ijazah (pengesahan) dari seorang syekh pelaku bidah yang memberi fatwa menyimpang dari kebenaran?
Terakhir, jika Anda termasuk orang-orang yang memiliki sanad bersambung kepada Imam Malik, mohon tuliskan sebuah ijazah untuk kami yang menerangkan tentang sanad Anda, sehingga kami meriwayatkannya dari Anda. Kami berterima kasih dan berdoa untuk Anda.

Jawaban:
Menuntut ilmu yang terkait dengan kesempurnaan iman dan penunaian kewajiban tidak ada sangkut pautnya dengan izin orang tua. Namun Anda harus meminta izin kepada orang tua ketika ingin mempelajari ilmu yang hukumnya fardu kifayah.
Sebagian ulama ada yang memiliki sanad bersambung kepada penulis kitab-kitab hadis. Akan tetapi, sanad tersebut tidak memiliki nilai ilmiah karena jalurnya terlalu panjang dan banyak rawi yang tidak diketahui integritas dan kapabilitasnya.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu 'ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

๐Ÿ“šAl-Lajnah ad-Daimah Lilbuhutsil Ilmiyyah Walifta'

Ketua: Abdul 'Aziz bin Abdullah bin Baz


http://t.me/Al-Ukhuwwah

ุทู„ุจ ุงู„ุนู„ู…

ุงู„ูุชูˆู‰ ุฑู‚ู… ( 3816 )
ุณ:... 5 - ู‡ู„ ุทู„ุจ ุงู„ุนู„ู… ุงู„ู…ูุฑูˆุถ ู…ุดุชุฑุท ููŠู‡ ุฅุฐู† ุงู„ุฃุจูˆูŠู† ุฃู… ู„ุง؟
6 - ู‡ู„ ุจู‚ูŠ ุฃุญุฏ ู…ู† ุงู„ุนู„ู…ุงุก ุงู„ุฐูŠู† ูŠุตู„ูˆู† ุจุฅุณู†ุงุฏู‡ู… ุฅู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…، ูˆุฅู„ู‰ ูƒุชุจ ุฃุฆู…ุฉ ุงู„ุฅุณู„ุงู…؟ ุฏู„ูˆู†ุง ุนู„ู‰ ุฃุณู…ุงุฆู‡ู… ูˆุนู†ุงูˆูŠู†ู‡ู… ุญุชู‰ ู†ุณุชุทูŠุน ููŠ ุทู„ุจ ุงู„ุญุฏูŠุซ ูˆุงู„ุนู„ู… ุฅู„ูŠู‡ู….
7 - ู‡ู„ ูŠุฌูˆุฒ ุฃุฎุฐ ุงู„ุญุฏูŠุซ ูˆุงู„ุฅุฌุงุฒุฉ ุนู† ุดูŠุฎ ู…ุจุชุฏุน، ูŠูุชูŠ ุจุบูŠุฑ ุงู„ุญู‚؟
ูˆุฃุฎูŠุฑًุง ู†ุฑุฌูˆ ู…ู† ุณูŠุงุฏุชูƒู… ุฅุฐุง ูƒู†ุชู… ู…ู† ุงู„ุฐูŠู† ูŠุตู„ูˆู† ุจุณู†ุฏู‡ู… ุฅู„ู‰ ุงู„ุฅู…ุงู… ู…ุงู„ูƒ ، ุฃู† ุชูƒุชุจูˆุง ู„ู†ุง ุฅุฌุงุฒุฉ ู…ุจูŠู†ًุง ููŠู‡ุง ุฅุณู†ุงุฏูƒ؛ ุญุชู‰ ู†ุฑูˆูŠู‡ ุนู†ูƒ. ูˆู„ูƒ ู…ู†ุง ุฌุฒูŠู„ ุงู„ุดูƒุฑ ูˆุงู„ุฏุนุงุก.
ุฌ: ุทู„ุจ ุงู„ุนู„ู… ุงู„ุฐูŠ ูŠุชูˆู‚ู ุนู„ูŠู‡ ุตุญุฉ ุฅูŠู…ุงู†ูƒ ูˆุฃุฏุงุก ุงู„ูุฑุงุฆุถ، ู„ุง ูŠุชูˆู‚ู ุนู„ู‰ ุฅุฐู† ุงู„ูˆุงู„ุฏูŠู†، ูˆู…ุง ูƒุงู† ู…ู† ุงู„ุนู„ูˆู… ูุฑุถ ูƒูุงูŠุฉ ูุงุณุชุฃุฐู† ููŠู‡ ุงู„ูˆุงู„ุฏูŠู†.
ูŠูˆุฌุฏ ุนู†ุฏ ุจุนุถ ุงู„ุนู„ู…ุงุก ุฃุณุงู†ูŠุฏ ุชุตู„ู‡ู… ุจุฏูˆุงูˆูŠู† ุงู„ุณู†ุฉ، ู„ูƒู† ู„ูŠุณุช ู„ู‡ุง ู‚ูŠู…ุฉ؛ ู„ุทูˆู„ ุงู„ุณู†ุฏ، ูˆุฌู‡ุงู„ุฉ ุงู„ูƒุซูŠุฑ ู…ู† ุงู„ุฑูˆุงุฉ، ุนุฏุงู„ุฉ ูˆุถุจุทًุง.

ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚ ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู….

ุงู„ู„ุฌู†ุฉ ุงู„ุฏุงุฆู…ุฉ ู„ู„ุจุญูˆุซ ุงู„ุนู„ู…ูŠุฉ ูˆุงู„ุฅูุชุงุก

ุนุถูˆ  ุนุถูˆ  ู†ุงุฆุจ ุฑุฆูŠุณ ุงู„ู„ุฌู†ุฉ  ุงู„ุฑุฆูŠุณ
ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุจู† ู‚ุนูˆุฏ  ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุจู† ุบุฏูŠุงู†  ุนุจุฏ ุงู„ุฑุฒุงู‚ ุนููŠููŠ  ุนุจุฏ ุงู„ุนุฒูŠุฒ ุจู† ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุจู† ุจุงุฒ

AL-UKHUWWAH, [13.02.17 20:44]
*KAFFARATUL MAJELIS TIDAK MENGGUGURKAN DOSA GHIBAH DAN NAMIMAH*                           *_Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz_*            _Pertanyaan_: Ini saudara kita bertanya:
(y,sy,'a) dia memiliki beberapa pertanyaan, dia mengatakan: Syaikh!
Apakah doa kaffaratul majelis mengugurkan dosa ghibah (menggunjing) dan namimah (mengadu domba) di saat pembicaraan bersama saudara-saudara?       Jawaban:                  Subhaanakallahumma wabihamdika asyhadualla ilaaha illa anta astaghfiruka waatuubu ilaik Ini adalah doa kaffaratul majelis Adapun ghibah maka wajib
pelakunya melepaska diri darinya,mendoakannya, atau menyebutkan kebaikan-kebaikannya yang dia ketahui darinya di tempat yang dia mengghibahinya karena ini hak manusia. Ghibah adalah hak manusia yang mesti dia melepaskan diri darinya. Namun bila hal itu tidak memungkinkan, hendaknya dia sebutkan kebaikan-kebaikannya dan amal baik yang dia ketahui darinya di tempat dia mengghibahinya dan menyesali serta bertaubat kepada Allah lalu menyesalinya. Hendaknya dia menyesal dan memohon ampun kepada Allah Ta'ala serta bertekad tidak mengulanginya. Inilah taubat dari ghibah bila dia tidak bisa meminta penghalalannya.                                              ๐ŸŒNurun 'Ala ad-Darb    http://t.me/Al-Ukhuwwah
ูƒูุงุฑุฉ ุงู„ู…ุฌู„ุณ ู„ุง ุชูƒูุฑ ู…ุง ุญุตู„ ููŠู‡ ู…ู† ุบูŠุจุฉ ูˆู†ู…ูŠู…ุฉ
ุงู„ุณุคุงู„: ู‡ุฐุง ุฃุฎูˆู†ุง ุงู„ุณุงุฆู„: (ูŠ. ุด. ุน) ู„ู‡ ู…ุฌู…ูˆุนุฉ ู…ู† ุงู„ุฃุณุฆู„ุฉ ูŠู‚ูˆู„: ูŠุง ุณู…ุงุญุฉ ุงู„ุดูŠุฎ! ู‡ู„ ูƒูุงุฑุฉ ุงู„ู…ุฌู„ุณ ุชูƒูุฑ ู…ุง ุญุตู„ ู…ู† ุบูŠุจุฉ ูˆู†ู…ูŠู…ุฉ ุฃุซู†ุงุก ุงู„ุญุฏูŠุซ ู…ุน ุงู„ุฅุฎูˆุฉ؟ุงู„ุฌูˆุงุจ: (ุณุจุญุงู†ูƒ ุงู„ู„ู‡ู… ูˆุจุญู…ุฏูƒ، ุฃุดู‡ุฏ ุฃู† ู„ุง ุฅู„ู‡ ุฅู„ุง ุฃู†ุช ุฃุณุชุบูุฑูƒ ุงู„ู„ู‡ู… ูˆุฃุชูˆุจ ุฅู„ูŠูƒ)، ู‡ุฐู‡ ูƒูุงุฑุฉ ุงู„ู…ุฌู„ุณ، ุฃู…ุง ุงู„ุบูŠุจุฉ ูู„ุงุจุฏ ุฃู† ูŠุชุญู„ู„ ุตุงุญุจู‡ุง ุฃูˆ ูŠุฏุนูˆ ู„ู‡ ุฃูˆ ูŠุฐูƒุฑ ู…ุญุงุณู†ู‡ ุงู„ุชูŠ ูŠุนุฑูู‡ุง ุนู†ู‡ ููŠ ุงู„ู…ูˆุงุถุน ุงู„ุชูŠ ุงุบุชุงุจู‡ ููŠู‡ุง، ู‡ุฐุง ุญู‚ ุขุฏู…ูŠ، ุงู„ุบูŠุจุฉ ุญู‚ ุขุฏู…ูŠ ู„ุงุจุฏ ูŠุชุญู„ู„ู‡ ูุฅู† ู„ู… ูŠุชูŠุณุฑ ุฐู„ูƒ ูŠุฐูƒุฑู‡ ุจุงู„ู…ุญุงุณู† ูˆุงู„ุฃุนู…ุงู„ ุงู„ุทูŠุจุฉ ุงู„ุชูŠ ูŠุนุฑูู‡ุง ู…ู†ู‡ ููŠ ุงู„ู…ูˆุงุถุน ุงู„ุชูŠ ุงุบุชุงุจู‡ ูˆูŠู†ุฏู… ูˆูŠุชูˆุจ ุฅู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ูˆูŠู†ุฏู… ู…ู† ุฐู„ูƒ، ูŠู†ุฏู… ูˆูŠุณุชุบูุฑ ูˆูŠุนุฒู… ุฃู„ุง ูŠุนูˆุฏ ู‡ุฐู‡ ุงู„ุชูˆุจุฉ ู…ู† ุงู„ุบูŠุจุฉ ุฅุฐุง ุนุฌุฒ ุนู† ุงุณุชุญู„ุงู„ู‡.

AL-UKHUWWAH, [16.02.17 19:45]
HUKUM SEORANG WANITA BERFATWA DENGAN APA YANG DIA DENGAR DAN FATWA YANG TELAH DIA BACA

๐Ÿ”‰Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah

Pertanyaan:
Seorang penanya wanita berkata: Bolehkah seorang wanita berfatwa apabila ditanya tentang fatwa yang telah dia dengar atau baca?

Jawaban:
Ya, jika dia memiliki ilmu, maka dia boleh berfatwa. Karena dulu istri-istri Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… (semoga Allah meridhai mereka) berfatwa. Demikian pula beberapa shahabat wanita dan diantara para ulama setelah shahabat. Hal ini dilakukan ketika dia memiliki ilmu dari al-Quran dan hadits Rasullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…, maka boleh dia berfatwa, mengajari manusia, atau menukilkan fatwa kepada mereka.
Seperti dia mengatakan: fuan berfatwa kepadaku atau saya mendengar di radio dalam acara Nurun 'Ala ad-Darb demikian.

Jika dia menghafalnya, maka dia nukilkan kepada mereka apa yang telah dia dengar atau dari kitab yang telah terkenal dari kitab ahlussunnah yang telah dia ketahui maksudnya, sedangkan dia seorang penuntut ilmu syar'i, maka dia nukilkan apa yang dia ketahui kepada orang selainnya.

Semua ini termasuk dalam kategori tolong menolong dalam kebaikan dan ketakwaan dan semuanya ini termasuk dalam kategori menukilkan ilmu dan saling menasehati dalam kebaikan

๐Ÿ“€Nurun 'Ala ad-Darb 528

http://telegram.me/ukhwh

ุญูƒู… ุฅูุชุงุก ุงู„ู…ุฑุฃุฉ ุจู…ุง ุณู…ุนุช ุฃูˆ ู‚ุฑุฃุช ู…ู† ุงู„ูุชุงูˆู‰
ุงู„ุณุคุงู„: ุชู‚ูˆู„ ุงู„ุณุงุฆู„ุฉ: ู‡ู„ ูŠุฌูˆุฒ ุฃู† ุชูุชูŠ ุงู„ู…ุฑุฃุฉ ุฅุฐุง ู…ุง ุณุฆู„ุช ุนู† ูุชูˆู‰ ู‚ุฏ ุณู…ุนุชู‡ุง ุฃูˆ ู‚ุฑุฃุชู‡ุง؟ุงู„ุฌูˆุงุจ: ู†ุนู…، ุฅุฐุง ูƒุงู† ุนู†ุฏู‡ุง ุนู„ู… ุชูุชูŠ، ูƒุงู† ุฃุฒูˆุงุฌ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูŠูุชูˆู† ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ู†، ูˆู‡ูƒุฐุง ุฌู…ู„ุฉ ู…ู† ุงู„ุตุญุงุจูŠุงุช ูˆู…ู† ุฃู‡ู„ ุงู„ุนู„ู… ุจุนุฏ ุงู„ุตุญุงุจุฉ، ู‡ุฐุง ุฅุฐุง ูƒุงู† ุนู†ุฏู‡ุง ุนู„ู… ู…ู† ูƒุชุงุจ ุงู„ู„ู‡ ูˆุณู†ุฉ ุฑุณูˆู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุชูุชูŠ، ุชุนู„ู… ุงู„ู†ุงุณ، ุฃูˆ ุชู†ู‚ู„ ู„ู‡ู… ู…ู† ูุชูˆู‰ ุชู‚ูˆู„: ุฃูุชุงู†ูŠ ูู„ุงู† ุฃูˆ ุณู…ุนุช ููŠ ุงู„ุฅุฐุงุนุฉ ููŠ ุจุฑู†ุงู…ุฌ ู†ูˆุฑ ุนู„ู‰ ุงู„ุฏุฑุจ ูƒุฐุง ุฅุฐุง ูƒุงู†ุช ุญุงูุธุฉ ุชู†ู‚ู„ ู„ู‡ู… ู…ุง ุณู…ุนุช، ุฃูˆ ู…ู† ูƒุชุงุจ ู…ุนุฑูˆู ู…ู† ูƒุชุจ ุฃู‡ู„ ุงู„ุณู†ุฉ ุนุฑูุช ู…ุนู†ุงู‡ ูˆู‡ูŠ ุทุงู„ุจุฉ ุชู†ู‚ู„ ู…ุง ุนุฑูุช ู…ู† ุงู„ู…ุนู†ู‰ ู„ุบูŠุฑู‡ุง، ูƒู„ ู‡ุฐุง ู…ู† ุจุงุจ ุงู„ุชุนุงูˆู† ุนู„ู‰ ุงู„ุจุฑ ูˆุงู„ุชู‚ูˆู‰، ูˆูƒู„ ู‡ุฐุง ู…ู† ุจุงุจ ู†ู‚ู„ ุงู„ุนู„ู… ูˆุงู„ุชูˆุงุตูŠ ุจุงู„ุญู‚.

AL-UKHUWWAH, [16.02.17 19:46]
AL-UKHUWWAH:
HUKUM MENUNDA NIKAH KARENA SIBUK MENUNTUT ILMU SYAR'I

๐Ÿ”‰Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah

Pertanyaan:
Penanya ini berkata: Syaikh! Bolehkah seorang penuntut ilmu menunda nikah karena mendedikasikan diri untuk menuntut ilmu syar'i?

Jawaban:
Ya, dia boleh menunda nikah untuk mendedikasikan dirinya menuntut ilmu dan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu serta memahami agama, bila tidak dikhawatirkan terjadi fitnah.

Adapun bila dikhawatirkan terjadi fitnah, maka hendaknya dia bersegera menikah.

๐Ÿ“€Nurun 'Ala ad-Darb 913

http://telegram.me/ukhwh


ุญูƒู… ุชุฃุฎูŠุฑ ุงู„ุฒูˆุงุฌ ุจุณุจุจ ุงู„ุงุดุชุบุงู„ ุจุทู„ุจ ุงู„ุนู„ู…
ุงู„ุณุคุงู„: ูŠู‚ูˆู„ ู‡ุฐุง ุงู„ุณุงุฆู„: ูŠุง ุณู…ุงุญุฉ ุงู„ุดูŠุฎ! ู‡ู„ ูŠุฌูˆุฒ ู„ุทุงู„ุจ ุงู„ุนู„ู… ุฃู† ูŠุคุฌู„ ุงู„ุฒูˆุงุฌ ู„ูŠุชูุฑุบ ู„ุทู„ุจ ุงู„ุนู„ู…؟ุงู„ุฌูˆุงุจ: ู†ุนู…، ู„ู‡ ุฃู† ูŠุคุฌู„ ุงู„ุฒูˆุงุฌ ู„ูŠุชูุฑุบ ู„ุทู„ุจ ุงู„ุนู„ู… ูˆูŠุฌุชู‡ุฏ ููŠ ุทู„ุจ ุงู„ุนู„ู… ูˆุงู„ุชูู‚ู‡ ููŠ ุงู„ุฏูŠู†، ุฅุฐุง ูƒุงู† ู„ุง ูŠุฎุดู‰ ูุชู†ุฉ، ุฃู…ุง ุฅู† ูƒุงู† ูŠุฎุดู‰ ุงู„ูุชู†ุฉ ูู„ูŠุจุงุฏุฑ ุจุงู„ุฒูˆุงุฌ.

AL-UKHUWWAH, [19.02.17 05:54]
AL-UKHUWWAH:
๐Ÿ“RUBRIK AQIDAH

๐Ÿ“ŒBERPEGANG TEGUH DENGAN AL-QUR'AN DAN HADITS

๐Ÿ”‰Syaikh Shalih bin Fawzan al-Fawzan hafizhahullah berkata:

"Sungguh Allah Ta'ala telah memperingatkan kita dari perkara yang umat-umat sebelumnya terjadi padanya perpecahan setelah datang keterangan yang jelas  kepada mereka. Allah Ta'ala berfirman:

{ ูˆَู…َุง ุชَูَุฑَّู‚َ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุฃُูˆุชُูˆุง ุงู„ْูƒِุชَุงุจَ ุฅِู„َّุง ู…ِู† ุจَุนْุฏِ ู…َุง ุฌَุงุกุชْู‡ُู…ُ ุงู„ْุจَูŠِّู†َุฉُ}‏‏

“Dan mereka (ahli kitab) tidak berpecah belah, kecuali setelah datang pada mereka ilmu pengetahuan." (QS. Al-Bayyinah: 4)

Mereka tidak memperoleh udzur (alasan) karena Allah Ta'ala telah menerangkan kepada mereka, namun mereka meninggalkan keterangan ini sehingga mereka pun berpecah belah. Allah Ta'ala juga berfirman:

ูˆَู„َุง ุชَูƒُูˆู†ُูˆุง ูƒَุงู„َّุฐِูŠู†َ ุชَูَุฑَّู‚ُูˆุง ูˆَุงุฎْุชَู„َูُูˆุง ู…ِู† ุจَุนْุฏِ ู…َุง ุฌَุงุกَู‡ُู…ُ ุงู„ْุจَูŠِّู†َุงุชُ ۚ ูˆَุฃُูˆู„َٰุฆِูƒَ ู„َู‡ُู…ْ ุนَุฐَุงุจٌ ุนَุธِูŠู…ٌ

Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. (QS. Al-Imran: 105)

Allah Ta'ala juga berfirman:

ً ูَุจَุนَุซَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„ู†َّุจِูŠِّูŠู†َ ู…ُุจَุดِّุฑِูŠู†َ ูˆَู…ُู†ุฐِุฑِูŠู†َ ูˆَุฃَู†ุฒَู„َ ู…َุนَู‡ُู…ُ ุงู„ْูƒِุชَุงุจَ ุจِุงู„ْุญَู‚ِّ ู„ِูŠَุญْูƒُู…َ ุจَูŠْู†َ ุงู„ู†َّุงุณِ ูِูŠู…َุง ุงุฎْุชَู„َูُูˆุง ูِูŠู‡ِ ۚ ูˆَู…َุง ุงุฎْุชَู„َูَ ูِูŠู‡ِ ุฅِู„َّุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุฃُูˆุชُูˆู‡ُ ู…ِู† ุจَุนْุฏِ ู…َุง ุฌَุงุกَุชْู‡ُู…ُ ุงู„ْุจَูŠِّู†َุงุชُ ุจَุบْูŠًุง ุจَูŠْู†َู‡ُู…ْ ۖ ูَู‡َุฏَู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุง ู„ِู…َุง ุงุฎْุชَู„َูُูˆุง ูِูŠู‡ِ ู…ِู†َ ุงู„ْุญَู‚ِّ ุจِุฅِุฐْู†ِู‡ِ ۗ ูˆَุงู„ู„َّู‡ُ ูŠَู‡ْุฏِูŠ ู…َู† ูŠَุดَุงุกُ ุฅِู„َู‰ٰ ุตِุฑَุงุทٍ ู…ُّุณْุชَู‚ِูŠู…ٍ

Maka Allah mengutus para nabi, sebagai pemberi peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka Kitab yang benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Tidaklah berselisih tentang Kitab itu melainkan orang yang telah didatangkan kepada mereka Kitab, yaitu setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, karena dengki antara mereka sendiri. Maka Allah memberi petunjuk orang-orang yang beriman kepada kebenaran tentang hal yang mereka perselisihkann itu dengan kehendak-Nya. Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus. (QS. Al-Baqarah: 213)

Oleh karenanya Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ketika melakukan qiyamul lail (shalat malam) mengucapkan:

ุงู„ู„ู‡ู… ุฑุจ ุฌุจุฑุงุฆูŠู„ ูˆู…ูŠูƒุงุฆูŠู„ ูˆุฅุณุฑุงููŠู„, ูุงุทุฑ ุงู„ุณู…ุงูˆุงุช ูˆุงู„ุฃุฑุถ,ุนุงู„ู… ุงู„ุบูŠุจ ูˆุงู„ุดู‡ุงุฏุฉ, ุฃู†ุช ุชุญูƒู… ุจูŠู† ุนุจุงุฏูƒ ููŠู…ุง ูƒุงู†ูˆุง ููŠู‡ ูŠุฎุชู„ููˆู†, ุงู‡ุฏู†ูŠ ู„ู…ุง ุงุฎุชู„ู ููŠู‡ ู…ู† ุงู„ุญู‚ ุจุฅุฐู†ูƒ, ุฅู†ูƒ ุชู‡ุฏูŠ ู…ู† ุชุดุงุก ุฅู„ู‰ ุตุฑุงุท ู…ุณุชู‚ูŠู….

“Wahai Rabb Jibril, Mikail dan Israfil, Pencipta langit dan bumi, Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nampak. Engkaulah yang memutuskan perselisihan di antara hamba-hamba-Mu. Dengan izin-Mu, tunjukkanlah kepadaku kebenaran yang mereka perselisihkan. Sesungguhnya Engkaulah yang menunjuki orang yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus." [HR. Muslim no. 200 dari Aisyah Radhiyallahu 'Anha)

Ini adalah doa agung yang dengannya Allah menjaga seorang muslim dari hawa nafsu, fitnah, dan kejelekan.

๐Ÿ“šSyarhu al-Manzhumah al-Haiyyah hal. 48

๐ŸŒWhatsApp Forum Berbagi Ilmu

http://telegram.me/ukhwh


_Insya Allah bersambung__________

AL-UKHUWWAH, [25.02.17 03:07]
๐Ÿ“ˆRUBRIK AQIDAH

๐Ÿ”ฉBERPEGANG TEGUH DENGAN AL-QUR'AN HADITS

๐Ÿ”‰Oleh: Syaikh Shalih bin Fawzan al-Fawzan hafizhahullah

Kemudian berkata penulis syair (al-Imam Ibnu Abi Dawud rahimahullah):

ูˆุงุชุจุน ุงู„ู‡ุฏู‰

Dan ikutilah petunjuk

Penjelasan:
Al-Huda (petunjuk) adalah yang dengannya Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… diutus seperti firman Allah Ta'ala:

ู‡ُูˆَ ุงู„َّุฐِูŠ ุฃَุฑْุณَู„َ ุฑَุณُูˆู„َู‡ُ ุจِุงู„ْู‡ُุฏَู‰ٰ ูˆَุฏِูŠู†ِ ุงู„ْุญَู‚ِّ ู„ِูŠُุธْู‡ِุฑَู‡ُ ุนَู„َู‰ ุงู„ุฏِّูŠู†ِ ูƒُู„ِّู‡ِ ูˆَู„َูˆْ ูƒَุฑِู‡َ ุงู„ْู…ُุดْุฑِูƒُูˆู†َ

Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai. (QS. At-Taubah:33)

Maksud al-Huda pada ayat ini adalah ilmu yang bermanfaat sedangkan diinul haq (agama yang benar) adalah amal shalih.

Seperti pada firman Allah Ta'ala yang kita baca pada akhir surat al-Fatihah:

ุงู‡ْุฏِู†َุง ุงู„ุตِّุฑَุงุทَ ุงู„ْู…ُุณْุชَู‚ِูŠู…َ .ุตِุฑَุงุทَ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุฃَู†ْุนَู…ْุชَ ุนَู„َูŠْู‡ِู…ْ ุบَูŠْุฑِ ุงู„ْู…َุบْุถُูˆุจِ ุนَู„َูŠْู‡ِู…ْ ูˆَู„َุง ุงู„ุถَّุงู„ِّูŠู†َ

Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. (QS. Al-Fatihah: 6-7)

➡️Maksud orang-orang yang Allah Ta'ala beri nikmat kepada mereka adalah orang-orang yang menggabungkan antara ilmu yang bernanfaat dan amal shalih.

➡️Maksud (jalan) mereka yang dimurkai adalah orang-orang yang berilmu namun tidak mengamalkannya

➡️Sedangkan maksud (jalan) mereka orang-orang yang sesat adalah orang-orang yang beramal namun tanpa ilmu seperti kaum shufi dan para ahli ibadah yang bodoh.

๐Ÿ“šSyarh al-Manzhumah al-Haiyyah hal. 50

๐ŸŒWhatsApp Forum Berbagi Ilmu

http://telegram.me/ukhwh

_Insya Allah bersambung__________

AL-UKHUWWAH, [25.02.17 23:27]
MENGHITUNG DZIKIR DENGAN JARI YANG SESUAI SUNNAH RASULULLAH ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…


๐Ÿ”‰Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah berkata:

"Adapun yang dilakukan sebagian orang mengucapkan: Subhanallah Walhamdulillah Wallahu Akbar dengan satu jari, maka saya menganggapnya bukan dari sunnah.

Adapun yang sunnah adalah menghitung dengan seluruh jari dikarenakan sabda Beliau ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…: Hitunglah oleh kalian dengan jari-jari.

Menghitung yang dikenal di kalangan orang arab adalah mereka tidak menghitung dengan setiap ujung jari semata akan tetapi menghitung dengan seluruh jari. Sebagai contoh seseorang mengucapkan Subhanallah Walhamdulillah Wallahu Akbar tanpa menunjuk kepada sendi-sendi jari.

Sebagian orang mengucapkan Subhanallahu
dan Alhamdulillah serta Allahu Akbar pada persendian jari tasbihnya atau tahmidnya dan ini
tidaklah saya anggap sebagai sunnah. Karena yang sunnah demikian: Subhanallahu Walhamdulillah Wallahu Akbar, Subhanallahu Walhamdulillah Wallahu Akbar. Mengapa?

Karena Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersabda: Hitunglah dengan jari-jari.

Sedangkan menghitung di kalangan orang arab tidaklah terjadi pada setiap sendi akan tetapi dengan jari-jari sebagaimana dalam hadits Ibnu Umar  ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ู…ุง,  menghitung lima puluh tiga atau enam puluh tiga.

๐Ÿ“€Liqa' al-Bab al-Maftuh 168

http://telegram.me/ukhwh


 ุฃู…ุง ู…ุง ูŠูุนู„ู‡ ุจุนุถ ุงู„ู†ุงุณ ูŠู‚ูˆู„: ุณุจุญุงู† ุงู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃูƒุจุฑ ููŠ ุฅุตุจุน ูˆุงุญุฏุฉ ูู‡ุฐุง ู„ุง ุฃุธู†ู‡ ู…ู† ุงู„ุณู†ุฉ، ุฃู…ุง ุงู„ุณู†ุฉ ูŠูƒูˆู† ุงู„ุนู‚ุฏ ุจุงู„ุฅุตุจุน ูƒู„ู‡؛ ู„ุฃู† ู‚ูˆู„ู‡: (ุงุนู‚ุฏู† ุจุงู„ุฃู†ุงู…ู„) ู…ุนุฑูˆู ุงู„ุนู‚ุฏ ุนู†ุฏ ุงู„ุนุฑุจ، ุฃู†ู‡ู… ู„ุง ูŠุนู‚ุฏูˆู† ุจูƒู„ ุฃู†ู…ู„ุฉ ูˆุญุฏู‡ุง، ูˆุฅู†ู…ุง ูŠุนู‚ุฏูˆู† ุจุงู„ุฅุตุจุน ูƒู„ู‡، ูู…ุซู„ุงً ูŠู‚ูˆู„: ุณุจุญุงู† ุงู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃูƒุจุฑ ุจุฏูˆู† ุฃู† ูŠุดูŠุฑ ุฅู„ู‰ ุงู„ู…ูุงุตู„.ุจุนุถ ุงู„ู†ุงุณ ูŠู‚ูˆู„: ุณุจุญุงู† ุงู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃูƒุจุฑ ุนู„ู‰ ูƒู„ ู…ูุตู„ ุชุณุจูŠุญู‡ ุฃูˆ ุชุญู…ูŠุฏู‡ ูˆู‡ุฐุง ู„ุง ุฃุธู† ุฃู†ู‡ ู‡ูˆ ุงู„ุณู†ุฉ، ุงู„ุณู†ุฉ ู‡ูƒุฐุง: ุณุจุญุงู† ุงู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃูƒุจุฑ، ุณุจุญุงู† ุงู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃูƒุจุฑ، ุณุจุญุงู† ุงู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃูƒุจุฑ، ู„ู…ุงุฐุง؟ ู„ุฃู† ุงู„ุฑุณูˆู„ ู‚ุงู„: (ุงุนู‚ุฏู† ุจุงู„ุฃู†ุงู…ู„) ูˆุงู„ุนู‚ุฏ ุนู†ุฏ ุงู„ุนุฑุจ ู…ุง ูŠูƒูˆู† ููŠ ูƒู„ ู…ูุตู„ ุจู„ ุจุงู„ุฃุตุงุจุน ูƒู…ุง ููŠ ุญุฏูŠุซ ุงุจู† ุนู…ุฑ ุนู‚ุฏ ุซู„ุงุซุงً ูˆุฎู…ุณูŠู† ุฃูˆ ุซู„ุงุซุงً ูˆุณุชูŠู†.

AL-UKHUWWAH, [27.02.17 19:52]
MEMASARKAN PRODUK PENGANUT SYI'AH RAFIDHAH

๐Ÿ”‰Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan:
Apa hukum memasarkan produk sebagian perusahaan yang pemiliknya seorang penganut Syi'ah Rafidhah, padahal di pasaran ada sebagian produk penggantinya
seperti air dan selainnya? Jazakallahu khairan (Semoga Allah Ta'ala membalas kebaikan kepada Anda)

Jawaban:
Kami berpendapat bahwasannya bila mungkin memasarkan produk dari Ahlussunnah yang jauh dari bid'ah, maka tentunya lebih baik dan lebih bagus
sebagaimana pula bila ada misalnya barang dagang buatan orang kafir dan barang dagang buatan kaum muslimin, maka yang utama tentunya seseorang mengambil buatan kaum muslimin.
Hanya saja terkadang buatan yang lainnya lebih disukai kebagusan dan keelokannya serta lainnya, maka tidak mengapa seseorang mengambilnya.

Untuk hal ini sebagai contoh sekarang ada alat pemanas air buatan Saudi dan ada pula AC buatan Saudi serta produk lainnya, maka berdasarkan ini kami katakan: Yang lebih utama adalah  produk-produk ini yang engkau pasarkan dan engkau beli sebelum barang lainnya, kecuali jika produk selainnya lebih engkau sukai karena keistimewaannya sedangkan seseorang itu tentunya menginginkan apa yang mengandung kepentingannya.

๐Ÿ“€Liqa' al-Bab al-Maftuh 135

http://telegram.me/ukhwh

ุชุณูˆูŠู‚ ุงู„ู…ู†ุชุฌุงุช ุงู„ุชุงุจุนุฉ ู„ู„ุฑุงูุถุฉ
ุงู„ุณุคุงู„: ู…ุง ุญูƒู… ุชุณูˆูŠู‚ ุจุนุถ ุงู„ู…ู†ุชุฌุงุช ู„ุจุนุถ ุงู„ุดุฑูƒุงุช ุงู„ุชูŠ ุฃุตุญุงุจู‡ุง ู…ู† ุงู„ุฑุงูุถุฉ، ู…ุน ุฃู†ู‡ ู…ูˆุฌูˆุฏ ููŠ ุงู„ุณูˆู‚ ุจุนุถ ุงู„ู…ู†ุชุฌุงุช ุงู„ุจุฏูŠู„ุฉ ุนู†ู‡ุง. ูƒุงู„ู…ูŠุงู‡ ูˆู†ุญูˆู‡ุง؟ ูˆุฌุฒุงูƒ ุงู„ู„ู‡ ุฎูŠุฑุงً.ุงู„ุฌูˆุงุจ: ุงู„ุฐูŠ ู†ุฑู‰ ุฃู†ู‡ ุฅุฐุง ุฃู…ูƒู† ุฃู† ูŠูƒูˆู† ุงู„ุชุณูˆูŠู‚ ู…ู† ุฃู‡ู„ ุงู„ุณู†ุฉ ุงู„ุจุนูŠุฏูŠู† ุนู† ุงู„ุจุฏุน، ูู„ุง ุดูƒ ุฃู†ู‡ ุฎูŠุฑ ูˆุฃุญุณู† ูƒู…ุง ุฃู†ู‡ ุฃูŠุถุงً ุฅุฐุง ูˆُุฌِุฏَุช ู…ุซู„ุงً ุณู„ุนุฉ ู…ู† ุตู†ุน ุงู„ูƒูุงุฑ ูˆุณู„ุนุฉ ู…ู† ุตู†ุน ุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู†، ูุฅู† ุงู„ุฃูˆู„ู‰ ุฃู† ูŠุฃุฎุฐ ุงู„ุฅู†ุณุงู† ุจุตู†ุน ุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู† ุจู„ุง ุดูƒ، ู„ูƒู† ู‚ุฏ ุชุชู…ูŠุฒ ุงู„ุตู†ุนุฉ ุงู„ุฃุฎุฑู‰ ุจุฌูˆุฏุฉ ูˆุฃู†ุงู‚ุฉ ูˆู…ุง ุฃุดุจู‡ ุฐู„ูƒ، ูู„ุง ุญุฑุฌ ุนู„ู‰ ุงู„ุฅู†ุณุงู† ุฃู† ูŠุฃุฎุฐ ู…ู†ู‡ุง، ูˆู„ู‡ุฐุง ู…ุซู„ุงً ูŠูˆุฌุฏ ุงู„ุขู† ุณุฎุงู†ุงุช ุจู…ุตู†ุน ุณุนูˆุฏูŠ ูˆูŠูˆุฌุฏ ุฃูŠุถุงً ู…ูƒูŠูุงุช ุจู…ุตู†ุน ุณุนูˆุฏูŠ ูˆุบูŠุฑู‡ุง، ู‡ุฐู‡ ู†ู‚ูˆู„: ุงู„ุฃูˆู„ู‰ ุฃู† ุชูƒูˆู† ู‡ูŠ ุงู„ุชูŠ ุชุณูˆَّู‚ ูˆู‡ูŠ ุงู„ุชูŠ ุชُุดْุชَุฑู‰ ู‚ุจู„ ูƒู„ ุดูŠุก؛ ุฅู„ุง ุฅุฐุง ุชู…ูŠุฒ ุบูŠุฑู‡ุง ุนู†ู‡ุง ุจู…ูŠุฒุฉ، ูุงู„ุฅู†ุณุงู† ูŠุฑูŠุฏ ู…ุง ููŠู‡ ู…ุตู„ุญุชู‡.

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim