Sikap Yang Harus Dilakukan Oleh Mukmin Yang Kuat dan Yang Lemah

https://tlgrm.me/fawaidsolo
╚═══════ 🔎📚 ═══════╝

✅💥🔵
*SIKAP YANG HARUS DILAKUKAN OLEH MUKMIN YANG KUAT DAN YANG LEMAH*

🔸Asy Syaikh Robi’ bin Hadi Al Madkholi Hafizhahullah berkata :

“...Aku Nasihatkan kepada Salafiyyin di semua tempat untuk mempelajari manhaj salaf dan sikap-sikap salaf , supaya kalimat mereka satu (satu kata) di atas madzhab (salaf) ini, meninggalkan memberi gelar-gelar yang buruk, dan Qiila wa qool di antara mereka (salafiyyin), sepakat semuanya pada satu shaf dalam menghadapi kebid’ahan dengan hujjah, burhan, ilmu dan bayan (penjelasan).

Sekarang saya mengetahui di sana ada sekelompok orang mencela ulama Madinah, maka aku nasihatkan kepada semuanya agar bertaqwa kepada Allah tabaroka wata’ala, Islam tidak menuntut dari kita untuk menuangkan manusia pada satu acuan, JIKA IA MEMBELA KEBENARAN DORONGLAH –wahai saudaraku- JANGAN ENGKAU MENGGEMBOSINYA, DAN JIKA ENGKAU MELIHAT SAUDARAMU LEMAH MAKA SABARLAH TERHADAPNYA.

Nabi ﷺ bersabda :

"المؤمن القوي خير و أحب إلى الله من المؤمن الضعيف و في كل خير ".

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah dari pada mukmin yang Dha’if (lemah) dan semuanya baik”.

Jika engkau seorang mukmin yang Dha’if (lemah) jangan engkau menggembosi saudaramu, dan jika yang ini seorang mukmin yang kuat maka jangan menghantam saudaranya yang dha’if (lemah), hendaklah mereka saling memegang dan menjadikan diri-diri mereka satu jama’ah, meninggalkan ucapan tersebut (memberikan gelar-gelar buruk) dan menutup pintu tersebut.

Aku nasihatkan kepada semuanya untuk bertaqwa kepada Allah, saling bersaudara dan berta’awun diatas kebaikan dan ketaqwaan, SIAPA SAJA MUKMIN YANG KUAT BICARALAH KEBENARAN JANGAN DITENTANG, BERIKAN MOTIFASI, JANGAN IA DIBERI GELAR DENGAN MUTASYADDID (KERAS) karena itu adalah kesempatan terbesar bagi ahli bidah (untuk memecah belah salafiyyin)...”

📚 [Dinukil dari kitab “Fataawa Syaikh Rabi’ fiil Aqa’id wal 'Ulum wal Ahkam”, jilid 12 pertanyaan no. (113), kaset yang berjudul: Sabiilun Nashr wat Tamkin]

┄┄┉┉✽̶»̶̥▪»̶̥✽̶┉┉┄┄

قال الشيخ ربيع بن هادي المدخلي حفظه الله :

"... فأنا أنصح السلفيين في كل مكان أن يدرسوا منهج السلف ومواقف السلف لتجتمع كلمتهم على هذا المذهب ويتركوا التنابز بالألقاب والقيل والقال بينهم ويتفقوا أن يقفوا جميعا صفا واحدا في مواجهة البدع بالحجة والبرهان والعلم و البيان،

وأنا أعرف الآن أن هناك أناسا يطعنون في أهل المدينة، فأنصح الجميع أن يتقوا الله تبارك وتعالى، وأن الإسلام لا يطلب منا أن نصب الناس كلهم في قالب واحد، فإذا صدع بالحق شجعه -يا أخي- لا تخذله، و إذا رأيت أخاك ضعيفا فاصبر عليه

"المؤمن القوي خير و أحب إلى الله من المؤمن الضعيف و في كل خير ".

إذا كنت مؤمنا ضعيفا لا تخذل أخاك، وإذا كان هذا مؤمنا قويا فلا يحطم أخاه الضعيف، فليتمسكوا وليجعلوا من أنفسهم جماعة واحدة ويتركوا الكلام هذا و يحسموا هذا الباب.

فأنا أنصح الجميع أن يتقوا الله وأن يتآخوا و يتعاونوا على البر و التقوى، من كان قويا يقول بالحق فلا يعارض، يشجع ولا يوصم بالتشدد، فإن هذا أعظم فرصة لاهل البدع... "

📚 [منقول من فتاوى الشيخ ربيع في العقائد والعلوم و الأحكام، مجلد (١٢)، السؤال: ١١٣، شريط بعنوان: سبيل النصر والتمكين]

✒ Abul Abbas Shaleh bin Zainal Abidin hafizhahullah

┄┄┉┉✽̶»̶̥▪»̶̥✽̶┉┉┄┄
🎯 Majmu'ah Ashhaabus Sunnah
🚀©hannel telegram: https://tlgrm.me/ashhabussunnah
--------------------🔺-------------------
📖 Whatsapp Salafy Solo
📮 Channel Telegram:
Https://tlgrm.me/salafysolo
--------------------🔻-------------------
Senin, 7 Shafar 1438 H
07/11/2016


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim