Pernyataan Ustadz Abu Nashim Mukhtar

بسم الله الرحمن الرحيم

PERNYATAAN

الحمد لله رب العالمين حمداً كثيراً طيباً مباركا فيه وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمداً عبده ورسوله خاتم النبيين وأفضل الرسل، بعثه بالهدى ودين الحق، صلى الله عليه وسلم وعلى آله وصحابته ومن تبعهم إلى قيام الساعة

Setelah bermajlis dengan para Ustadz dan mendengar bimbingan mereka, saya menyadari bahwa dalam perjalanan dakwah saya selama ini, ada beberapa hal mendasar yang salah dan berbahaya bagi keutuhan dakwah Ahlussunnah dan ikhwah Salafiyyin.

Diantaranya :
1. Sikap Istiqlaliyyah (merasa cukup bersendiri),  dalam beberapa perkara penting dalam dakwah dan menyangkut banyak pihak, saya memutuskan sendiri tanpa melibatkan dan bermusyawarah dengan para Ustadz. Yang mana sikap tersebut sangat berbahaya terhadap dakwah.

2. Memunculkan warna baru dalam perjalanan dakwah Salafiyah. Seperti : kegiatan touring yang dibubuhi nilai nilai dakwah. Metode ceramah yang banyak dibumbui tawa dan kisah. Kurang memberikan porsi yang cukup dalam hal Tauhid. Dan minim kajian kitab. Berbeda dengan metode yang dijalani para ulama Salafy dulu maupun sekarang.

3. Melakukan hal-hal yang menggiring kepada sikap Ashobiyyah. Seperti pembuatan kaos yang bertuliskan : Bali Wae Nang Lendah, Renungan khusus untuk ikhwan Lendah,  pembuatan poster poster kata mutiara yang diatasnamakan pribadi saya, dan beberapa hal lain, yang membuat seseorang fanatik dan 'ngefans', sehingga berakibat munculnya bibit-bibit perpecahan dan kekelompokan.

4. Beberapa sikap yang mencerminkan ketidak jujuran.

Dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan saya mengakui bahwa itu semua adalah khilaf dari diri saya, saya bertaubat kepada Allah dari perbuatan tersebut, saya juga berterimakasih kepada para Asatidzah yang senantiasa membimbing saya, juga, saya memohon maaf kepeda segenap Salafiyyin.

Dengan ini maka saya menutup channel Telegram Kajian Islam Lendah, dan Perpustakaan Islam Lendah.

Demikian pernyataan ini sebagai bentuk berlepas diri dari kesalahan tersebut dan agar menjadi pelajaran bagi yang lain.

Lendah, Kulonprogo

17 Shofar 1438 H/17 November 2016

Abu Nasim Mukhtar bin Rifai

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim