Para Pembawa Ilmu Di Dalam Islam Ini Kebanyakan Mereka Berasal Dari Orang Ajam (Non Arab)

✅PARA PEMBAWA ILMU DI DALAM ISLAM INI KEBANYAKAN MEREKA BERASAL DARI ORANG AJAM (NON ARAB)

Adalah peletak ilmu nahwu (Sibawaih, Az-zajjaj dan Al-farisi) semua mereka ialah orang ajam dan demikian pula para pembawa hadits dan kebanyakan ahli tafsir, sebab orang arab disibukkan oleh jabatan di masa daulah abbasiyah.

✍ berkata Al-hafidz Ibnu Sholah di dalam mukaddimahnya: 

"Kami meriwayatkan secara sanad dari Az-Zuhri ia berkata: aku datang kepada Abdul Malik bin Marwan lalu ia bertanya: dari manakah engkau datang wahai Zuhri? aku menjawab: dari Mekkah. Ia bertanya: siapakah yang engkau angkat sebagai penggantimu yang memimpin penduduknya? aku menjawab: 'Atha bin Abi Rabah. Ia bertanya: apakah ia berasal dari kalangan orang arab ataukah dari kalangan mawali (baca: bekas budak/orang ajam)? Ia (Az-Zuhri) bertutur: aku menjawab: dari kalangan mawali. Ia bertanya: dengan apakah ia memimpin mereka? aku menjawab: dengan agama dan riwayat (ilmu). Ia berkata: Sesungguhnya ahli agama dan ahli ilmu sepantasnya merekalah yang memimpin. Ia bertanya: siapakah yang memimpin penduduk Yaman? Ia (Az-Zuhri) bertutur: aku menjawab: Thawus bin Kaisan. Ia bertanya: apakah ia berasal dari kalangan arab ataukah dari kalangan mawali? Ia (Az-zuhri) bertutur: aku menjawab: dari kalangan mawali. Ia bertanya: dengan apakah ia memimpin mereka? aku menjawab: dengan apa yang 'Atha memimpin mereka. Ia berkata: Sesungguhnya ia lah yang pantas. Ia bertanya: siapakah yang memimpin penduduk Mesir? Ia (Az-zuhri) bertutur: aku menjawab: Yazid bin Abi Habib. Ia bertanya: apakah ia berasal dari kalangan arab ataukah dari kalangan mawali? aku menjawab: dari kalangan mawali. Ia bertanya: siapakah yang memimpin penduduk Syam? Ia (Az-zuhri) bertutur: aku menjawab: Makhul. Ia bertanya: apakah ia berasal dari kalangan arab ataukah dari kalangan mawali? Ia (Az-zuhri) bertutur: aku menjawab: dari kalangan mawali yaitu Abdu Nubi ia telah dimerdekakan oleh seorang wanita dari Hudzail. Ia bertanya: siapakah yang memimpin penduduk jazirah? aku menjawab: Maimun bin Mihran. Ia bertanya: apakah ia berasal dari kalangan arab ataukah dari kalangan mawali? Ia (Az-zuhri) bertutur: aku menjawab: dari kalangan mawali. Ia bertanya: siapakah yang memimpin penduduk Khurasan? Ia (Az-zuhri) bertutur: aku menjawab: Adh-dhahhak bin Muzahim. Ia bertanya: apakah ia berasal dari kalangan arab ataukah dari kalangan mawali? Ia (Az-zuhri) bertutur: aku menjawab: dari kalangan mawali. Ia bertanya: siapakah yang memimpin penduduk Bashrah? Ia (Az-zuhri) bertutur: aku menjawab: Al-hasan bin Abil Hasan. Ia bertanya: apakah ia berasal dari kalangan arab ataukah dari kalangan mawali? Ia (Az-zuhri) bertutur: aku menjawab: dari kalangan mawali. Ia bertanya: wailak (celaka engkau) siapakah yang memimpin penduduk Kufah? Ia (Az-zuhri) bertutur: aku menjawab: Ibrahim An-nakha'i. Ia bertanya: apakah ia berasal dari kalangan arab ataukah dari kalangan mawali? Ia (Az-zuhri) bertutur: aku menjawab: dari kalangan arab. Ia berkata: celaka engkau wahai Zuhri engkau telah menghilangkan kesulitanku demi Allah sungguh para mawali ini (baca: bekas budak/orang ajam) akan memimpin orang arab hingga ia pun berkhutbah di atas mimbar dalam keadaan orang arab berada di bawahnya.

Ia (Az-zuhri) bertutur: aku bertanya: wahai amirul mukminin? Sesungguhnya itu ialah urusan Allah dan agama-Nya barang siapa menjaganya ialah yang memimpin dan barang siapa yang mengabaikannya ialah yang terjatuh."

📚[muqaddimah tuhfatil ahwadzi syarh jami' tirmidzi, hlm: 65]

🔸 حملةُ العلمِ في الإسلامِ أكثرُهم من العجم 🔸

كان صاحبُ صناعة النحو ( سيبويه والزجّاج والفارسي ) وكلهم عجمٌ ، 
وكذلك حملةُ الحديث وعلماءُ أصولِ الفقه وأكثرُ المفسرين
إذْ العرب قد أشغلتهم الرياسة في الدولة العباسية .
وقال الحافظ ابن الصلاح في مقدمته :

روينا عن الزهري قال : قدمت على عبد الملك بن مروان فقال : من أين قدمت يا زهري ؟ قلت : من مكة .
قال : فمن خلفت بها يسود أهلها ؟ قلت : (عطاء بن أبي رباح) . قال : فمن العرب أم من الموالي ؟ قال : قلت : من الموالي . قال : وبم سادهم ؟ قلت : بالديانة والرواية . قال : إن أهل الديانة الرواية لينبغي أن يسودوا .
قال : فمن يسودأهل اليمن ؟ قال : قلت : ( طاووس بن كيسان ) . قال : فمن العرب أم من الموالي ؟ قال : قلت : من الموالي . قال : وبم سادهم ؟ قلت : بما سادهم به عطاء . قال : إنه لينبغي .
قال : فمن يسود أهل مصر ؟ قال : قلت : ( يزيد بن أبي حبيب ) . قال : فمن العرب أم من الموالي ؟ قال : قلت : من الموالي .
قال : فمن يسود أهل الشام ؟ قال : قلت : مكحول . قال : فمن العرب أم من الموالي ؟ قال : قلت : من الموالي عبد نوبي أعتقته امرأة من هذيل .
قال : فمن يسود أهل الجزيرة ؟ قلت : ( ميمون بن مهران ) . قال : فمن العرب أم من الموالي ؟ قال : قلت : من الموالي .
قال : فمن يسود أهل خراسان ؟ قال : قلت : ( الضحاك بن مزاحم ) . قال : فمن العرب أم من الموالي ؟ قال : قلت : من الموالي .
قال : فمن يسود أهل البصرة ؟ قال : قلت : ( الحسن بن أبي الحسن ) . قال : فمن العرب أم من الموالي ؟ قال : قلت : من الموالي .
قال : ويلك فمن يسود أهل الكوفة ؟ قال : قلت : ( إبراهيم النخعي ) . قال : فمن العرب أم من الموالي ؟ قال : قلت : من العرب . 
قال : ويلك يا زهري فرجت عني والله لتسودن الموالي على العرب حتى يخطب لها على المنابر والعرب تحتها . 
قال : قلت : يا أمير المؤمنين ؟ إنما هو أمر الله ودينه من حفظه ساد ومن ضيعه سقط "

مقدمة تحفة الأحوذي بشرح جامع الترمذي ص ٦٥

___________________________

📶https://telegram.me/salafykolaka
[ 18/11/2016 ]

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim