Klimaks Dari Muktamar Chechnya, Presiden Chechnya Meminta Maaf Atas Kejahatan Muktamar Sufi Aswaja Sedunia Yang Menghujat Salafiyyah

KLIMAKS DARI MUKTAMAR CHECHNYA, PRESIDEN CHECHNYA MEMINTA MA'AF ATAS KEJAHATAN MUKTAMAR SUFI ASWAJA SEDUNIA YANG MENGHUJAT SALAFIYYAH⚡⚡
Setelah kaum Aswaja dan Syiah mengelu-elukan dan membangga-banggakan hasil Muktamar Sufi Aswaja Sedunia di salah satu negara federasi Rusia,  yakni Chechnya dengan mencoret Salafiyyah "Wahabi" dari lingkup Ahlussunnah maka sekarang tibalah saatnya bagi kaum Aswaja dan Syiah untuk menangisinya sembari menggigit jari. 


Gambar 1. Aswaja mengelu-elukan hasil Muktamar di negara federasi Rusia, Chechnya.
Secara mengejutkan Presiden Chechnya (yang dengan hasil Muktamar tersebut dielu-elukan oleh Sufi Aswaja dan Syiah,  dipuji-puji dan dibangga-banggakan sebagai seorang pemimpin yang shalih,  hormat kepada para ulama dan lain-lain pujian yang harum semerbak)  menyatakan meminta maaf atas kejahatan Muktamar tersebut terhadap Salafiyyah.
Nukilan:
#الرئيس_الشيشاني_يعتذر في تصريحات إعلامية عن إساءة مؤتمر غروزني للسلفية، وزيارة مرتقبة للسعودية لتقديم الاعتذار رسمياً
Presiden Chechnya meminta maaf dalam jumpa pers atas kejahatan Muktamar di Grozny (ibukota Chechnya) terhadap Salafiyyah, dan berencana akan melakukan kunjungan ke Arab Saudi untuk menyampaikan permintaan maaf secara resmi.


Gambar 2. Presiden Chechnya meminta maaf dalam jumpa pers atas kejahatan Muktamar di Grozny (ibukota Chechnya) terhadap Salafiyyah
Akankah para Aswaja dan Syiah menghapus pujian,  kekaguman dan kebanggaannya terhadap sosok figur Presiden Chechnya Ramzan Kadirov pasca permintaan ma'afnya ini?
Ataukah para Sufi Aswaja dan Syiah akan mengikuti jejak langkah Presiden Chechnya yang mereka puji dan banggakan ini dengan turut serta meminta ma'af kepada Salafiyah "Wahabi"? Hadahumullah.
Kita tunggu dengan sabar dan tenang... in sya Allah.

Anti Terrorist Menyajikan Bukti & Fakta Yang Nyata 

Postingan terkait:

1 Tanggapan

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim