Imam Dan Khatib Jum'at Oleh Dua Orang Yang Berbeda, Apa Hukumnya?

IMAM DAN KHATIB JUM'AT OLEH DUA ORANG YANG BERBEDA, APA HUKUMNYA?
asy-Syaikh 'Abdul 'Aziz bin Baz rahimahullah,
 Tanya :
"Dalam shalat Jum'at, seseorang melakukan adzan pertama, lalu orang lain lagi adzan kedua. Demikian juga yang bertindak sebagai khatib dalam dua kali khutbah Jum'at oleh seseorang, lalu yang menjadi imam orang lain lagi. Apa hukumnya?"
 Jawab :
"Hal itu tidak mengapa, walhamdulillah.
Boleh adzan pertama dilakukan oleh satu orang, dan adzan kedua oleh orang lain.
Khutbah oleh seseorang, dan imam oleh orang lain. Itu semua tidak mengapa, walhamdulillah.
 Namun YANG LEBIH UTAMA adalah : orang yang bertindak sebagai khatib sekaligus yang bertindak sebagai imam shalat. Yang bertindak sebagai imam shalat sekaligus bertindak sebagai khatib, jika memang hal itu mudah.
✅ Jadi, yang lebih utama adalah imam sekaligus sebagai khatib, sebagaimana praktek Nabi — shallallahu 'alaihi wa sallam — dan para Khulafaur Rasyidin.
Namun kalau yang berkhutbah satu orang, dan yang mengimami shalat orang yang berbeda, maka tidak mengapa.
{ يجوز أن يتولى الأذان الأول واحد ، والثاني آخر ، والخطبة شخص ، والإمامة شخص }
《 السؤال:
في صلاة الجمعة أذن رجل الأذان الأول ، وأذن آخر الأذان الثاني ، وخطب خطبتي الجمعة رجل وصلى بنا رجل آخر ، فما حكم ذلك ؟
الجواب: (لفضيلة الشيخ ابن باز رحمه الله)
ليس في هذا حرج والحمد لله ، يجوز أن يتولى الأذان الأول واحد ، والثاني آخر ، والخطبة شخص ، والإمامة شخص ، كل ذلك لا حرج فيه والحمد لله ، لكن الأفضل أن يتولى الخطبة من يتولى الصلاة ، وأن يتولى الصلاة من يتولى الخطبة إذا تيسر ذلك ، فالأفضل أن يكون الإمام هو الخطيب كما كان النبي صلى الله عليه وسلم والخلفاء الراشدون ، لكن لو خطب إنسان وصلى آخر فلا حرج .
•••••••••••••••••••••
 Majmu'ah Manhajul Anbiya
▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
[ 11/11/2016 ]

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim