Hukum Seorang Wanita Memakai Nama Suami dibelakang Namanya Setelah Menikah

Hukum Seorang Wanita Memakai Nama Suami dibelakang Namanya Setelah Menikah

Fatwa Lajnah Daimah No. 18147

Pertanyaan :

Telah tersebar dibeberapa negeri  yaitu seorang wanita muslimah yang telah menikah menisbatkan (namanya) dengan nama atau gelar suaminya, misalnya ; Zainab telah menikah dengan Zaid, maka apakah boleh baginya untuk menuliskan namanya dengan ; ZAINAB ZAID ??, ataukah hal ini termasuk dari peradaban barat yang harus dijauhi dan diperingatkan darinya ??

Jawab :

"Tidak boleh menisbahkan/menyandarkan (nama/nasab,-red) kepada selain Ayahnya,

Allah berfirman :

ادْعُوهُمْ لِآبَائِهِمْ هُوَ أَقْسَطُ عِنْدَ اللَّهِ ۚ

Panggilah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka; itulah yang lebih adil pada sisi Allah,..
(Surah Al-Ahzab ayat 5)

Telah ada ancaman yang keras bagi yang menisbahkan kepada selain Ayahnya, maka atas dasar ini tidak boleh seorang wanita menisbahkan/menyandarkan kepada suaminya sebagaimana kebiasaan orang-orang kafir dan orang muslim yang mengikuti mereka.

Wabillahi At taufiq
Shalawat dan salam atas Nabi Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya.

Fatwa Lajnah Juz No. 20 hlm. 379 pertanyaan ketiga No. 18147

Ketua : Abdul Aziz bin Baz
Wakil Ketua : Abdul Aziz Alu Asy Syaikh
Anggota :
Abdullah bin Ghudayyan
Sholeh Al Fauzan
Bakr Abu Zaid

فتاوى اللجنة الدائمة
السؤال الثالث من الفتوى رقم (18147)

السؤال : قد شاع في بعض البلدان نسبة المرأة المسلمة بعد الزواج إلى اسم زوجها أو لقبه، فمثلا تزوجت زينب زيدا، فهل يجوز لها أن تكتب: (زينب زيد)، أم هي من الحضارة الغربية التي يجب اجتنابها والحذر منها؟

الجواب : لا يجوز نسبة الإنسان إلى غير أبيه، قال تعالى: { ادْعُوهُمْ لِآبَائِهِمْ هُوَ أَقْسَطُ عِنْدَ اللَّهِ } (سورة الأحزاب الآية 5) وقد جاء الوعيد الشديد على من انتسب إلى غير أبيه. وعلى هذا فلا يجوز نسبة المرأة إلى زوجها كما جرت العادة عند الكفار، ومن تشبه بهم من المسلمين.
وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.

(الجزء رقم : 20، الصفحة رقم: 379)
السؤال الثالث من الفتوى رقم (18147)
اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء
الرئيس
نائب الرئيس
عضو
عضو
عضو
عبد العزيز بن عبد الله بن باز
عبد العزيز آل الشيخ
عبد الله بن غديان
صالح الفوزان
بكر أبو زيد

📮 WA SALAM
https://telegram.me/salafymakassar/1071
[ 13/11/2016 ]


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim