Di Antara Kejahatan Sururiyah : Mencela Para 'ulama Sunnah dan Melecehkannya

DI ANTARA KEJAHATAN SURURIYAH : MENCELA PARA 'ULAMA SUNNAH DAN MELECEHKANNYA
#Wafat_Muhammad_Surur

👉🏻🔥 Muhammad Surur Zainal Abidin mencela asy-Syaikh bin Baz dan para ulama Sunnah lainnya yang duduk di Hai'ah Kibarul Ulama, dengan celaan yang sangat tajam.

Di antaranya ucapan Muhammad Surur :
“Jenis lain adalah orang-orang yang berbuat tanpa ada rasa takut, yang selalu menyesuaikan sikap-sikapnya dengan sikap para tuannya (pemerintah Saudi)….
👉🏻 Ketika para tuan ini meminta bantuan (pasukan) dari Amerika (untuk menghadapi Saddam Husain yang sosialis, pent), dengan sigap para budak tersebut (para ‘ulama) mempersiapkan dalil-dalil yang membolehkan perbuatan itu.

👉🏻 Ketika para tuan tersebut berseteru dengan negeri Iran yang Rafidhah, serta merta para budak tersebut menyebutkan kejelekan-kejelekan Rafidhah…”
📰 (Majalah As-Sunnah, edisi 23 hal. 29-30).

Dia juga berkata tentang para ulama tersebut :
📸🗜 “Perbudakan di masa lalu cukup sederhana, karena si budak hanya mempunyai tuan (secara langsung).
👉🏻 Adapun hari ini, perbudakan cukup rumit. Rasa heranku tak pernah sirna terhadap orang-orang yang berbicara tentang tauhid namun mereka para budak dari budaknya budak, yang budak ini juga budaknya sang budak. Tuan mereka yang terakhir adalah seorang nashrani."
🗞 (Majalah As-Sunnah edisi 26)

📲 Maksud dia adalah bahwa para ‘ulama itu adalah budak-budaknya Pemerintah Saudi. Pemerintah Saudi adalah budaknya Raja Fahd bin Abdul Aziz. Sedangkan Raja Fahd budaknya George Bush yang nashrani. Sementara Bush ini sebenarnya juga adalah budaknya Yahudi.

🚨 Betapa keji Muhammad Surur dalam merendahkan dan menghina para ulama besar Ahlus Sunnah Salafiyyun. Laahaula wala Quwwata illa billah.

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
[ 13/11/2016 ]


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim