Dari Siapa Ilmu Itu Diambil ?

Dari siapa ilmu itu diambil ?

Dari seorang yang dikenal keistiqomahannya diatas aqidah Ahlussunnah Wal Jama'ah.

Berkata Al Allamah Ibnu Hazm (wafat thn. 456 H) :

"Tidak boleh mengambil ilmu Agama dari seorang yang tidak diketahui siapa dia, hanyalah yang diambil ilmunya dari orang-orang yang tsiqat/terpercaya dan telah dikenal."

Al Muhalla 1/396  Ibnu Hazm

⭕ ممن يؤخذ الدين ؟

ممن عرف بالاستقامة  على عقيدة أهل السنة والجماعة

قال العلامة ابن حزم (456 هـ):

"ولا يجوز أخذ الدين عن من
[ لا يدرىٰ من هو ]

وإنما يؤخذ عن الثقات المعروفين"

📔 المصدر : المحلى【396/1】

📮 SALAM
https://telegram.me/salafymakassar/1072
[ 13/11/2016 ]


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim