Dakwah Ikhwanul Muslimin Ikut Andil dalam Menguatkan dan Mengokohkan Berbagai Khurofat Yang Terjadi di Negeri-negeri Kaum Muslimin

️DAKWAH IKHWANUL MUSLIMIN IKUT ANDIL DALAM MENGUATKAN DAN MENGOKOHKAN BERBAGAI KHUROFAT YANG TERJADI DI NEGERI-NEGERI KAUM MUSLIMIN

🔘Berkata syaikh Robi' Bin Hadi Al Madkholy حفظه اللّٰه :

▪️Pergilah engkau ke Mesir yang merupakan tempat berdirinya Ikhwanul Muslimin, pergilah ketika ada acara perayaan Milad Al Badawy niscaya engkau akan melihat para tokoh Ikhwanul Muslimin ikut serta dalam perayaan-perayaan kesyirikan ini yang mana orang-orang Yahudi merasa malu darinya.

▪️Pergilah ke Pakistan yang merupakan tempat dakwah (Abul A'la) Al Maududy (tokoh penting Ikhwanul Muslimin) niscaya engkau akan melihat bencana dan kesyirikan dengan beragam bentuknya yang dilakukan oleh kaum Watsaniyyin (para penyembah berhala) dan kaum Khurofiyyin Quburiyyin dan selain mereka, dan engkau tidak akan melihat dakwah Al Maududy bergerak (bergeming) di hadapan kekufuran dan kesyirikan ini, namun dakwahnya hanyalah menyibukkan manusia dengan politik !!

▪️Kemudian politik mereka ini membuat mereka bersekutu dengan kaum komunis dan membuat mereka menjadikan kaum Rofidhoh sebagai saudara mereka serta menjadikan para pelaku kesyirikan sebagai saudara mereka dalam rangka mendapatkan tujuan-tujuan politik mereka.

📚Sumber : Majmu' Kutub Wa Rosail Wa Fatawa Fadhilatusy Syaikh Al Allamah Robi' Bin Hadi 'Umair Al Madkholy حفظه اللّٰه 1/67-68.

📌قال العلامة ربيع بن هادي المدخلي حفظه اللّٰه :

💥اذهب إى مصر منشأ دعوة الإخوان المسلمين، اذهب لمناسبة عيد ميلاد البدوي، سترى رءوس الإخوان يشاركون في هذه الأعياد الشركية التي يخجل منها اليهود، واذهب لباكستان حيث دعوة المودودي، سترى البلاء وترى الشرك بأصنافه من الوثنيين ومن الخرافيين القبوريين، ومن غيرهم، ولا ترى دعوة المودودي تحرك أي ساكن تجاه هذا الكفر والشرك، وإنما -بارك اللّٰه فيك- تشغل الناس بالسياسة.
ثم إن هذه السياسة تجعلهم يتحالفون مع الشيوعيين، وتجعلهم يؤاخون الروافض، ويؤاخون أصناف أهل الشرك للوصول إلى أهدافهم السياسية...

(المجموع ١/٦٧،٦٨)

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️📚✍
telegram.me/dinulqoyyim
[ 11/11/2016 ]


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim