Rasa Takut Yang Sebenarnya dan Hakikat Berdzikir

RASA TAKUT YANG SEBENARNYA DAN HAKIKAT BERDZIKIR

◽ Dari Sa'id bin Jubair, beliau berkata :

✅ “Sesungguhnya rasa takut (yang sebenarnya) itu adalah engkau takut kepada Allah sehingga rasa takutmu tersebut menjadi penghalang antara dirimu dan perbuatan maksiat. Itulah rasa takut (yang sebenarnya).

✅ Adapun (hakikat) berdzikir (mengingat Allah) itu adalah melaksanakan ketaatan kepada Allah. Maka barangsiapa yang taat kepada Allah, berarti dia sungguh telah berdzikir kepada-Nya. Dan barangsiapa yang tidak mentaati Nya, maka bukanlah dia termasuk seorang yang berdzikir, meskipun dia memperbanyak bacaan tasbih dan membaca al-Quran."

📚 Siyar A'lamin Nubala 4/326

┄┄┉┉✽̶»̶̥▪»̶̥✽̶┉┉┄┄

عن سعيد بن جبير ، قال :

إن الخشية أن تخشى الله حتى تحول خشيتك بينك وبين معصيتك ، فتلك الخشية ،

والذكر طاعة الله ، فمن أطاع الله فقد ذكره ، ومن لم يطعه فليس بذاكر وإن أكثر التسبيح وتلاوة القرآن.

📚 سير أعلام النبلاء ٤/٣٢٦

•┈┈┈┈••••❁🌠❁••••┈┈┈┈•
🎯 Majmu'ah Ashhaabus Sunnah
🚀©hannel telegram: https://tlgrm.me/ashhabussunnah
•┈┈┈┈••••❁🌠❁••••┈┈┈┈•
[ 04/10/2016 ]


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim