Makna Menjadikan Kuburan Sebagai Masjid

🔘#SYARH_HADITS IBNU 'ABBAS رضي اللّٰه عنهما🔘

▪️Dari Ibnu Abbas رضي اللّٰه عنهما beliau berkata :

(( لعن رسول اللّٰه صلى اللّٰه عليه وسلم زائرات القبور والمتخذين عليها المساجد والسرج )).رواه أحمد.

"Rosulullah صلى اللّٰه عليه وسلم melaknat para wanita yang menziarohi kuburan dan orang-orang yang menjadikan kuburan sebagai masjid serta membuat penerangan di kuburan".

▪️Menjadikan kuburan sebagai masjid memiliki dua makna :

▪️Yang pertama : menyengaja untuk melakukan sholat di sisi kuburan baik menjadikan kuburan berada di depannya atau di belakangnya atau di samping kanannya atau di samping kirinya, maka jika seseorang menyengaja untuk melakukan sholat di sisi kuburan maka sungguh ia telah menjadikannya sebagai masjid.

▪️Yang kedua : membangun masjid di atas kuburan atau mengubur mayyit di dalam masjid.

▪️Semua bentuk-bentuk ini diharomkan dan pelakunya terancam mendapatkan laknat Wal 'Iyadzu Billah.

▪️Dan hikmah dari larangan menjadikan kuburan sebagai masjid adalah penjagaan terhadap tauhid dari sebab-sebab kesyirikan dikarenakan seseorang apabila mengagungkan kuburan pada hari ini dengan cara melakukan sholat untuk Allah di sisinya maka syaithon akan menghias-hiasi kepadanya dan orang lain setelah itu peribadatan kepada kuburan dan berdoa kepada penghuninya serta beristighotsah kepadanya.

▪️Dan hal itu merupakan syirik terhadap Allah yang merupakan dosa terbesar dikarenakan kesyirikan membuat pelakunya kekal di neraka Jahannam selama-lamanya bagi orang yang meninggal dengan membawa dosa kesyirikan tersebut semoga Allah melindungiku dan kalian.

▪️Maka waspadalah dari perbuatan ini dan waspadalah dari melakukan sholat di masjid yang ada di dalamnya kuburan, berkata Al Lajnatud Daa-imah : "Tidak sah sholat yang dilakukan di masjid yang ada padanya kuburan; dikarenakan larangan Nabi صلى اللّٰه عليه وسلم dari menjadikan kuburan sebagai masjid".

▪️Adapun terkait kuburan Nabi صلى اللّٰه عليه وسلم maka masjid nabawi tidaklah dibangun di atas kuburan Nabi صلى اللّٰه عليه وسلم namun masjid dibangun oleh Nabi صلى اللّٰه عليه وسلم semasa hidupnya dan tatkala beliau meninggal dunia maka beliau dikubur di luar masjid yaitu di rumahnya di dalam kamar 'Aisyah رضي اللّٰه عنها, sehingga masjid tidaklah dibangun di atas kuburan dan tidak pula beliau dikubur di dalam masjid.

▪️Namun setelah meninggalnya beliau صلى اللّٰه عليه وسلم dan kebanyakan para shohabat maka sebagian penguasa melakukan perluasan masjid nabawi sehingga masuklah kamar 'Aisyah dalam perluasan masjid tersebut. Dan tindakan raja-raja bukanlah hujjah untuk dipertentangkan dengan syariat namun hujjah ialah kitabullah dan sunnah Rosulullah صلى اللّٰه عليه وسلم dan telah datang hadits-hadits yang banyak tentang haromnya menjadikan kuburan sebagai masjid.

📝Sumber : Khutbah yang ditulis oleh syaikh Ali Bin Yahya Al Haddady حفظه اللّٰه yang berjudul "At Tahdzir Minat-tikhodzil Quburi Masajid".

🔗http://www.haddady.com
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
📤telegram.me/dinulqoyyim
[ 14/10/2016 ]

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim