Kalau Kiranya Allah Mengadzab Manusia Atas Dosa-dosa Mereka

______
Kalau kiranya Allah Mengadzab Manusia Atas Dosa-Dosa Mereka

📚 Surat Fathir ayat 45
Allah berfirman:

وَلَوْ يُؤَاخِذُ اللَّهُ النَّاسَ بِمَا كَسَبُوا مَا تَرَكَ عَلَى ظَهْرِهَا مِنْ دَابَّةٍ وَلَكِنْ يُؤَخِّرُهُمْ إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ بِعِبَادِهِ بَصِيرًا (45) }

"Dan kalau sekiranya Allah menyiksa manusia disebabkan usahanya, niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi suatu makhluk yang melata pun. Akan tetapi, Allah menangguhkan (penyiksaan) mereka, sampai waktu yang tertentu; maka apabila datang ajal mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Melihat (keadaan)hamba-hamba-Nya,"

…………………………
Kalau sekiranya Allah memberikan adzab kepada manusia dikarenakan dosa-dosa yang kita lakukan niscaya itu sudah lebih dari cukup untuk Allah mengadzab kita semua, bahkan hewan-hewan yang mana mereka tidak terbebani syariat akan terkena dampak dari dosa-dosa yang kita lakukan.

Sa'id ibnu Jubair dan As-Saddi telah mengatakan sehubungan dengan makna firman Allah: niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi suatu makhluk yang melata pun. (Fathir: 45)

Yakni niscaya Allah tidak memberi mereka air hujan, akhirnya semua hewan melata pun binasa semuanya.

Tetapi Allah memberikan kepada kita tenggang waktu

وَلَكِنْ يُؤَخِّرُهُمْ إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى 

"Akan tetapi Allah menangguhkan (penyiksaan) mereka,"

BUKAN KARENA ALLAH LALAI ATAU MENGABAIKAN DOSA-DOSA KITA

Tetapi Allah memberikan kita kesempatan untuk bertaubat,
Allah tangguhkan adzab sampai hari kiamat.

Atau justru tetap dalam keadaan bermaksiat kepada Allah

Allah akan membalas manusia berdasarkan apa yang Allah ketahui atas hamba-hambaNya dari kebaikan atau kejelekan yang mereka lakukan.

Ini adalah perbedaan umat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Dimana Allah tidak langsung memberikan adzab ataupun siksaan kepada kita sebagai pengikut Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam atas dosa dan maksiat yang kita lakukan. Berbeda dengan umat-umat terdahulu, ketika mereka menyelisihi dan menentang nabi-nabi mereka, maka Allahpun langsung timpakan adzab dan membinasakan mereka, sebagaimana umatnya Nabi Luth alaihissalam dan umat-umat yang lainnya.

Maka saudaraku semua,, mari sebelum hari itu datang, sebelum Allah menghisab kita, dan sebelum ruh berada di kerongkongan

فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ بِعِبَادِهِ بَصِيرًا}

maka apabila datang ajal mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya. (Fathir: 45)

Hendaknya kita selalu beristighfar dan bertaubat kepada Allah, berusaha untuk menjauhi apa yang menjadi sebab datangnya adzab dan murka Allah. Sehingga kesudahan yang baik itu ada pada mereka-mereka yang beriman kepada Allah.

Allah Maha Melihat hamba-hambaNya, mana yang taat dan mana yang durhaka Kepada-Nya

نسأل الله السلامة والعافية

┄┄┉┉✽̶»̶̥🌼»̶̥✽̶┉┉┄┄
Bergabunglah bersama kami di chanel telegram pada link berikut ini
📮 http://bit.ly/penuhduniailmu
💻Untuk faedah lain kunjungi www.jendelasunnah.com
--------------------------------------
  🖼 *Jendela Sunnah* 🖼
--------------------------------------
[ 17/10/2016 ]

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim