Jika Telah Ditegakkan Sholat Wajib, Bolehkah Seseorang Memutus Sholat Sunnahnya

🍃 ADA MASALAH PASTI ADA SOLUSI•••
INI DIA SOLUSI FIQIH SHOLAT ANDA 🍃

________________________________

🌼 Jangan jemu mencari ilmu. Bersama kita sudah ada faidah dari :

Asy-Syaikh Muhammad bin sholih Al 'Utsaimin rahimahullah

Jika telah ditegakkan sholat wajib, bolehkah seseorang memutus sholat sunahnya

🔌  Pertanyaan :
    
Wahai Syaikh Yang mulia, pendapat mana yang lebih kuat tentang permasalahan sholat sunah apabila telah di tegakkan sholat wajib❓
                                 
💡Jawaban :

❗Pendapat yang lebih kuat dalam permasalahan sholat sunah tatkala  telah di tegakkan sholat wajib, adalah apabila seseorang berada pada reka'at ke dua, maka dia tetap sempurnakan dengan meringankan shalatnya (tidak memperpanjang).

✋🏽 Namun apabila dia masih berada di reka'at pertama, maka dia harus memutusnya.

📚  Sumber : Liqa al-Bab al-Maftuh 24

===================
لسماحة الشيخ العلامة محمد بن صالح العثيمين رحمه الله 
===================
أقيمت الصلاة فهل يقطع النافلة؟

📌السؤال: فضيلة الشيخ، ما هو القول الراجح في صلاة النافلة، إذا أقيمت الصلاة؟

✅ الجواب: القول الراجح في النافلة إذا أقيمت الصلاة؛ إن كان في الركعة الثانية أتمها خفيفة، وإن كان في الركعة الأولى قطعها.

📚 المصدر: سلسلة لقاءات الباب المفتوح > لقاء الباب المفتوح [24]

◎◎◎◎◎◎◎◎◎◎◎◎◎◎◎◎◎

✍🏻WhatsApp
ⓚⓘⓣⓐ🇮🇩ⓢⓐⓣⓤ
🔅Bersemangat mencocoki sunah adalah sifat seorang muslim...bagi-bagi faedah ilmiah ya....ayo segera  gabung.

🌐 Join Channel Telegram:
https://bit.ly/KajianIslamTemanggung

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
[ 06/10/2016 ]

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim