Hakekat Kehidupan Yang Baik

Hakekat Kehidupan yang baik.

📝 Asy-Syaikh Al Allamah ibnu Utsaimin rahimahullah :

"Kehidupan yang baik bukanlah sebagaimana yang dipahami oleh sebagian manusia yakni hidup sejahtera dan terhindar dari kefakiran dan sakit serta kesusahan.

Tidak, bahkan kehidupan yang baik adalah dengan menjadi seorang yang baik hatinya, lapang dada serta tenang dalam menerima ketetapan dan takdir Allah, jika diberi kebahagiaan dia bersyukur maka itu baik baginya dan jika ditimpa musibah dia bersabar maka itu baik baginya, inilah kehidupan yang baik, yaitu hati yang tenteram/tenang.

Adapun harta yang banyak dan badan yang sehat terkadang malah membuat manusia sengsara dan lelah."

📚 Fatawa Islamiyah Jilid 4 hlm. 64

الحَــيَــاةُ الطّـيّبَــة 📝

▪قَــالَ الشَّـيخ العلّامــة ابن عُثيمين -رَحِمهُ الله-:

”... الحياة الطيّبة ليست كما يفهمه بعض الناس: السلامة من الآفات مِنْ فقر ومرض وكدر.

•• لا، بل الحياة الطيبة أن يكون الإنسان طيّب القلب منشرح الصدر مطمئنًّا بقضاء الله وقَدَرِه، إنْ أصابته سرّاء شَكَر فكان خيراً له، وإن أصابته ضرّاءَ صبَرَ فكان خيراً له، هذه هي الـحياة الطيبة، وهي راحة القلب.

•• أمّا كثرة الأموال وصحة الأبدان فقد تكون شقاءً على الإنسان وتَعَباً“.

📚[ فتاوى إسلامية (ج٤ ص٦٤)] .📚

http://goo.gl/GB1llJ 📲
@moh7ebilkhair

📮 SALAM
[ 13/10/2016 ]

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim