Bagaimana Menyikapi Majelis Ghibah

BAGAIMANA MENYIKAPI MAJELIS GHIBAH

✍🏻 Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah

📪 Pertanyaan: Ketika saya di sebuah majelis yang berisi ghibah (menggunjing) dan saya tidak mampu untuk meninggalkan majelis tersebut, apa yang harus saya lakukan?

🔓 Jawaban: Engkau nasehati mereka dengan mengatakan, "Ini tidak boleh dan ghibah adalah perbuatan yang diharamkan", karena Rasulullah shallallahu alaihi was sallam bersabda:

ﻣَﻦْ ﺭَﺩَّ ﻋَﻦْ ﻋِﺮْﺽِ ﺃَﺧِﻴﻪِ ﺭَﺩَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻦْ ﻭَﺟْﻬِﻪِ ﺍﻟﻨَّﺎﺭَ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ.

"Siapa saja yang membela kehormatan saudaranya (sesama muslim) maka Allah akan melindungi wajahnya dari api neraka pada hari kiamat nanti."

(Shahih at-Targhib wat Tarhib, no. 2848 -pent)

✋🏻 Seorang mu'min tidak akan menghadiri majelis yang berisi keburukan, jadi jika engkau mampu untuk memberi tahu kepada teman-teman dudukmu bahwa perbuatan ini tidak boleh dan yang wajib adalah meninggalkannya, maka lakukanlah hal itu dan ikhlaskan karena Allah dalam melakukannya.

✊🏻 Namun jika engkau tidak mampu maka tinggalkan dan jangan menghadiri ghibah tersebut walaupun mereka mengingkari sikapmu meninggalkan majelis tersebut, dan jika mereka bertanya kepadamu maka katakan, "Saya pergi karena ada ghibah ini," karena Allah Ta'ala berfirman:

ﻭَﺇِﺫَﺍ ﺭَﺃَﻳْﺖَ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳَﺨُﻮﺿُﻮﻥَ ﻓِﻲ ﺁﻳَﺎﺗِﻨَﺎ ﻓَﺄَﻋْﺮِﺽْ ﻋَﻨْﻬُﻢْ ﺣَﺘَّﻰٰ ﻳَﺨُﻮﺿُﻮﺍ ﻓِﻲ ﺣَﺪِﻳﺚٍ ﻏَﻴْﺮِﻩِ ۚ ﻭَﺇِﻣَّﺎ ﻳُﻨﺴِﻴَﻨَّﻚَ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥُ ﻓَﻠَﺎ ﺗَﻘْﻌُﺪْ ﺑَﻌْﺪَ ﺍﻟﺬِّﻛْﺮَﻯٰ ﻣَﻊَ ﺍﻟْﻘَﻮْﻡِ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ.

"Dan jika engkau melihat orang-orang yang suka menjadikan ayat-ayat Kami sebagai sebagai olok-olokan, maka tinggalkan mereka hingga mereka beralih kepada pembicaraan yang lain, namun jika syaithan menjadikan dirimu lupa, maka setelah teringat janganlah engkau duduk bersama kaum yang zhalim itu." (QS. Al-An'am: 68)

📚 Sumber || http://www.binbaz.org.sa/fatawa/1754

🌎 Kunjungi || http://forumsalafy.net/bagaimana-menyikapi-majlis-ghibah/

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
[ 08/10/2016 ]

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim