Rajin Shalat Tapi Tidak Mencegah Dari Perbuatan Keji dan Munkar

RAJIN SHALAT TAPI TIDAK MENCEGAH DARI PERBUATAN KEJI DAN MUNKAR*
✒️ Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah
(Faedah Keempat)
Shalat yang mencegah dari perbuatan keji dan mungkar adalah shalat yang sempurna, yang mencocoki bimbingan yang datang dari Nabi shallallahu ‘alaihi was salam dengan menghadirkan hati dan menunaikan amalan tersebut sesuai dengan sunnah yang datang padanya.
Tidak semua shalat akan mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, namun hanyalah shalat yang luhur yang ditunaikan oleh seorang insan itu di atas tata cara yang sudah seharusnya. Allah ta’ala berfirman:
{ اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلاةَ إِنَّ الصَّلاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ } [العنكبوت:45]
“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari al-Qur’an dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu akan mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.” (al-‘Ankabut: 45)
Yaitu shalat yang ditunaikan di atas tata cara yang benar.
**
***
Catatan: * Judul Artikel dari Kami
الصلاة التي تنهى عن الفحشاء والمنكر هي الصلاة الكاملة، التي تكون على وفق ما جاء عن النبي صلى الله عليه وسلم باستحضار القلب، وأداء العمل كما جاءت به السنة.
وليس كل صلاة تنهى عن الفحشاء والمنكر، بل الصلاة المقامة التي أقامها الإنسان على الوجه الذي ينبغي، قال الله تعالى: { اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلاةَ إِنَّ الصَّلاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ } [العنكبوت:45] يعني: التي أقمتها على الوجه الصحيح.

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim