Perjalanan Duniawi Memang Meletihkan

👣 Perjalanan Duniawi Memang Meletihkan  👣

Berkata Ibnul Qoyyim Rohimahullah Ta'ala :

لما سافر موسى إلى الخضر وجد في طريقة مس الجوع والنصب فقال لفتاه: {آتِنَا غَدَاءَنَا لَقَدْ لَقِينَا مِنْ سَفَرِنَا هَذَا نَصَباً} فإنه سفر إلى مخلوق. ولما واعده ربه ثلاثين ليلة وأتمها بعشر فلم يأكل فيها لم يجد مس الجوع ولا النصب فإنه سفر إلى ربه تعالى.
وهكذا سفر القلب وسيره إلى ربه لا يجد فيه من الشقاء والنصب ما يجده في سفره إلى بعض المخلوقين.

بدائع الفوائد لابن القيم (3/202)

⛵️Tatkala Nabi Musa melakukan perjalanan untuk menemui Khodhir beliau pun mendapati rasa lapar dan letih,beliau berkata pada muridnya

(فَلَمَّا جَاوَزَا قَالَ لِفَتَاهُ آتِنَا غَدَاءَنَا لَقَدْ لَقِينَا مِنْ سَفَرِنَا هَٰذَا نَصَبًا)

Maka tatkala mereka berjalan lebih jauh, berkatalah Musa kepada muridnya: "Bawalah kemari makanan kita; sesungguhnya kita telah merasa letih karena perjalanan kita ini".

[Surat Al-Kahfi 62]

🌍Karena perjalanan tersebut adalah perjalanan menuju makhluk

📜Namun tatkala Allah menjanjikan pemberian (Taurot) pada Musa selama tiga puluh hari lamanya lalu Ia menyempurnakannya selama sepuluh hari lagi, Nabi Musa melalui hari-hari tersebut tanpa makan ternyata beliau tidak merasakan rasa lapar letih sedikitpun karena perjalanan tersebut adalah perjalanan menuju Robbnya Ta'ala.

🔵Demikianlah perjalanan hati menuju Robbnya tidak akan merasakan kesengsaraan dan keletihan yang akan dia dapatkan ketika ia melakukan perjalanan menuju sebagian makhluk.

📚 Bada'iul Fawaid 3/202

✏️Alih bahasa :Abu Sufyan Al Musy Ghofarohullah
-----------------------------------------------
         10 Dzulhijjah 1437
🌀Daarul Hadits Al Bayyinah🌀
               Sidayu Gresik
              Harrosahallah
🔊🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔊

   🔵Channel Telegram UI🔵
         http://bit.ly/uimusy

Kunjungi Website Kami MUSY
            [Muslim Salafy]
www.musy.salafymedia.com
🔺🔺🔺🔺🔺🔺🔺🔺🔺🔺
[ 12.05.2016 ]

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim