Orang yang Tidak Boleh Dihajikan

Berkata Asy syeikh Ibnu Utsaimin رحمه الله:

"Seandainya seorang insan yang kuat lagi mampu menunaikan kewajiban haji Ia meninggalkan ibadah haji karena sikap mengabaikan hingga Ia meninggal dunia maka sungguh tidak boleh Ia dihajikan, sebab Ia tidak berkeinginan menunaikan ibadah haji, maka bagaimana mungkin Ia dihajikan?.

Wajib atas seorang insan bertakwa kepada Allah azza wa jalla sebab jika Ia telah meninggal dunia sedangkan Ia belum menunaikan ibadah haji padahal Ia mampu menunaikan ibadah haji maka sungguh walaupun Ia dihajikan seribu kali niscaya belum lepas tanggung jawabnya.

📖 [syarh al arbain an nawawiyah (72)]

قـال الشيخ ابن عثيمين رحمه الله:
لو تـرك الإنسـان الـقادر الـمستطيع الـحج تفريطـا حتى مـات فـإنه لا يحـج عنـه؛ لأنه لا يريد الـحج فكيـف يحـج عـنه
فـيجب على الإنسـان أن يتقـي الله عز وجل لأنه إذا مات ولـم يحـج مـع قـدرته على الـحج فـإنه لـو حج عـنه ألـف مـرة لـم تبـرأ ذمـته.

شـرح الأربعـين النووية ٧٢

http://tlgrm.me/salafykolaka
[ 08.09.2016 ]

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim