Ketika Teroris Teriak Teroris

KETIKA TERORIS TERIAK TERORIS
Iran Sebut Arab Saudi Sumber Terorisme

🎙 Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qassemi mengatakan, dunia telah mengetahui bahwa Saudi dan ideologi Wahabi yang banyak diajarkan di negeri itu, adalah penyebab aksi-aksi terorisme.

“Meskipun upaya terus-menerus Arab Saudi untuk menyembunyikan kenyataan-kenyataan seperti keterlibatannya dalam operasi teroris paling mengerikan di dunia dan pembunuhan anak-anak di Yaman, dengan menggunakan petrodolar, saat ini, dunia telah mengetahui bahwa sumber momok tersebut adalah rezim Saudi dan ideologi palsu Wahabi, yang menjadi basis kehidupan politik negara itu,” cetus Qassemi seperti dilansir media Iran, Press TV, Jumat (2/9/2016).

🔊 Terdengar aneh sekaligus menggelikan ketika kita mendengar pernyataan seperti di atas. Arab Saudi dengan sederet sumbangsihnya terhadap dunia Islam di berbagai penjuru dunia, dianggap sebagai sumber terorisme oleh Iran, yang dikenal dengan sederet peranannya dalam kerusakan di banyak negara Islam, dengan doktrin Syiahnya. Sebut saja Libanon, Iraq, Bahrain, Yaman dengan Houthi-nya dan yang masih bergejolak saat ini, Syria dengan Bassar Asad yang didukung kalangan Alawiyin Syiah dan memiliki kedekatan yang sangat dengan Iran.

Dan seperti yang kita ketahui, faktanya, ketika Iran telah masuk ke sebuah negara dengan membawa paham Syiahnya, maka kehancuran negara tersebut hanyalah tinggal menunggu waktu. Menlu Arab Saudi Adil Al-Jubeir memberi contoh kasus tersebut sebagaimana dilansir Al-Arabiya dengan mengatakan, bahwa konflik agama yang ada di Irak disebabkan oleh campur tangan Iran di Negara tersebut. Al-Jubeir menambahkan, bahwa hasutan dan perpecahan di Irak adalah hasil dari kebijakan sektarian yang berkembang dari kebijakan Iran di Irak, sebagaimana dilansir CNN (30/5/2016).

🔥 Di Suriah, Iran mengirim unit-unit pasukan khusus untuk membantu Bashar Assad, baik sebagai penasehat militer, instruktur maupun terjun langsung ke kancah konflik. Belum lagi milisi-milisi dan para pensiunan militer di bawah koordinasi Garda Revolusi Iran untuk ikut campur tangan dalam kecamuk konflik Suriah. Berita terakhir, diperoleh kabar bahwa Ahmad Ghulami, seorang pensiunan brigadir jenderal dari Garda Revolusi Iran telah tewas dalam pertempuran di Aleppo.

✋🏻 Sementara itu di Arab Saudi, upaya Iran untuk membuat kekacauan terus dilancarkan. Dari sebuah laporan yang diterima Middle East Eye seperti dikutip Republika disebutkan bahwa Iran memerintahkan Hizbullah, militan syiah yang berbasis di Lebanon, untuk menyerang Arab Saudi. Instruksi itu dikeluarkan Iran setelah tewasnya komandan Hizbullah di Suriah, Mustafa Badreddine. Menurut Hezbullah, Arab Saudi turut bertanggung jawab atas tewasnya Badreddine. Berdasarkan sumber di Lebanon, instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Pasukan Garda Revolusi Iran Qasim Soleimani.

💥 Selain melalui tangan teroris internasional Hizbullah, Iran juga mengancam Arab Saudi melalui milisi Syiah Houthi di Yaman. Kantor Berita Republik Syiah Iran (IRNA) mengatakan bahwa rudal yang dibuat di Teheran, digunakan di Yaman oleh pemberontak Syiah Houthi dalam serangan lintas batas terhadap Arab Saudi, Al Arabiya News Channel melaporkan Selasa (16/08/2016). Rudal Zelzal-3 adalah rudal propelan padat buatan Iran yang selama ini dikenal digunakan oleh pasukan Iran, rezim Suriah dan Syiah Hizbullah Libanon. Rudal tersebut telah ditembakkan dengan target kota Najran Arab Saudi, namun berhasil dicegat oleh Arab Saudi.

👋🏻 Itulah sebagian kecil dari teror yang dilakukan Iran terhadap Arab Saudi dalam skala nasional. Belum lagi teror-teror kecil yang bersifat individual/kelompok yang dilakukan oleh jamaah haji asal Iran sebelum diputuskannya hubungan diplomatik Saudi-Iran.

🇸🇦🌺 Sementara yang kita ketahui tentang Arab Saudi justru sangat bertolakbelakang dengan apa yang dituduhkan Iran. Berbagai bantuan kemanusiaan telah dikirimkan oleh Arab Saudi ke berbagai negara Islam. Buku-buku, obat-obatan, tenaga pengajar, bahkan dalam bentuk uang tunai telah diberikan oleh Arab Saudi sebagai sumbangan, hibah tanpa syarat apapun.

Kondisi dalam negeri Arab Saudi pun mengundang decak kagum dari berbagai kalangan. Sehingga tidak sedikit dari masyarakat muslim dari berbagai belahan dunia berlomba-lomba untuk dapat mencicipi kenikmatan dengan merasakan kehidupan di negara yang masuk dalam tiga besar tempat teraman di muka bumi ini. Dan sekarang yang perlu kita tanyakan pada diri kita masing-masing, seperti itukah negara sumber teror? “fs”

🌍 Kunjungi || http://serambiharamain.com/ketika-teroris-teriak-teroris/
📑 Channel Telegram || http://bit.ly/serambiharamain

▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫
[ 05.09.2016 ]

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim