Hukum Menyebutkan Nama Pengkurban Ketika Menyembelih

*HUKUM MENYEBUTKAN NAMA PENGKURBAN KETIKA MENYEMBELIH*

*_Syaikh Muhammad bin Shalih al 'Utsaimin rahimahullah_*

*Pertanyaan:*
Apakah dipersyaratkan bahwa kurban dari fulan?

*Jawaban:*
Jika disebutkan bahwa kurban dari fulan, maka lebih utama berdasarkan perbuatan Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, sesungguhnya Beliau mengucapkan: Hadza minka wa laka 'an Muhammad wa ali Muhammad (Sembelihan ini darimu dan untukmu, dari Muhammad dan keluarga Muhammad.)

Namun jika dia tidak menyebutkannya, maka niatnya sudah cukup. Hanya saja yang utama adalah menyebutkannya.

Kemudian penyebutan nama pengkurban terjadi ketika menyembelih dengan mengucapkan: Bismillah wallahu akbar, allahumma hadza minka wa laka 'an (dari) fulan---dia menyebutkan namanya.

http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=154541

📁http://bit.ly/Al-Ukhuwwah
[ 08.09.2016 ]

هـل يشـترط أنهـا عـن فلان ؟
الجواب:إن ذكر أنها عن فلان فهو أفضل؛لفعل النبي عليه الصلاة والسلام، فإنه يقول:{هذا منك ولك، عن محمد وآل محمد}.
وإن لم يذكره كفت النية، ولكن الأفضل الذكر.
ثم إن تسمية المضحى عنه تكون عند الذبح، يقول: بسم الله والله أكبر، اللهم هذا منك ولك، عن فلان - يسميه-.


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim