Tingkatan Manusia Saat Tertimpa Musibah (Fatawa Arkanil Islam) - Ustadz Abu Hafy Abdullah

══════════════════════
   AUDIO REKAMAN
☀️   KAJIAN ISLAM TEMANGGUNG    
══════════════════════

 Kajian umum Masjid Ponpes Darul Atsar Kedu Temanggung.

 Bersama Al-Ustadz Abu Hafiy Abdullah حفظه الله

 Senin 26 Dzulqa'dah 1437H (29/08/2016)

 FATAWA ARKANIL ISLAM || Asy Syaikh Shalih al Utsaimin rahimahullah

⚖ Manusia tatkala tertimpa musibah terbagi menjadi empat tingkatan yaitu:

 Pertama, marah tidak terima atas musibah yang menimpa

 Kedua, tingkatan sabar. Sabar itu pahit tapi buahnya manis. Dia memandang musibah ini terasa berat baginya, namun dia berusaha untuk sabar menghadapinya. 

 Ketiga adalah Ridho, yaitu seseorang merasa ridho terhadap musibah yang menimpa.

 keempat adalah syukur, adalah bersyukur terhadap musibah. Ini tingkatan paling tinggi dan mulia. Karena dia menyadari bahwa musibah tersebut sebagai penghapus dosa-dosanya (dosa kecil) dan memberatkan timbangan pahala.

▶️  Durasi :[32:38] 3,9MB
  Link : https://goo.gl/w4rlJN

 Semoga bermanfaat

————————————————
  Dengarkan murattal al-Quran setiap saat di streaming Radio Qur'an
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.radioislam

✍ WA ⓚⓘⓣⓐⓢⓐⓣⓤ
 Channel Telegram:
https://bit.ly/KajianIslamTemanggung

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim