Tidak Benarnya Pendapat Yang Mengatakan Bahwa Syariat Islam Tidak Mengharamkan Ikhtilath

*TIDAK BENARNYA PENDAPAT YANG MENGATAKAN BAHWA SYARIAT ISLAM TIDAK MENGHARAMKAN IKHTILATH*

*_Syaikh Shalih bin Fawzan al Fawzan hafizhahullah_*

*Pertanyaan:*
Apa pendapat Anda--semoga Allah Ta'ala memberi taufiq kepada Anda---tentang pendapat para jurnalis surat kabar  yang mengatakan sesungguhnya syariat ini menyebutkan pengharaman khalwat (berdua-duaan dengan wanita yang bukan mahram), namun tidak menyebutkan pengharaman ikhtilath?

*Jawaban:*
Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam memerintahkan kaum wanita di mushalla (tanah lapang) untuk shalat istisqa' (meminta hujan) dan 'Id berada di belakang kaum lelaki dalam tempat yang terpisah. Sedangkan Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam jika berkhutbah untuk kaum lelaki, maka ketika telah selesai, Beliaupun  pergi dan berkhutbah untuk kaum wanita. Seandainya kaum wanita bercampur dengan kaum lelaki, tentunya Beliau Shallallahu 'Alaihi wa Sallam tidak perlu berpindah dari khutbah untuk kaum lelaki kepada khutbah untuk kaum wanita di masjid.

Adapun Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam memerintahkan kaum wanita berada di belakang kaum lelaki dan membimbing kaum lelaki ketika salam dari shalat hendaknya tidak tergesa-gesa keluar hingga kaum wanita seluruhnya bubar karena khawatir terjadi ikhtilath.

Begitu pula Beliau memerintahkan seorang wanita berada di belakang shaf (barisan) shalat dan tidak berada dalam shaf.

Bukankah semuanya ini menunjukkan adanya larangan ikhtilath. Bila hal ini dilarang dalam ibadah, lalu bagaimana ikhtilath yang terjadi di pasar-pasar, bagaimana pula ikhtilath yang ada di rumah sakit-rumah sakit dan kantor? Tentu perkaranya lebih berbahaya dan lebih gawat.ya

🌏http://www.alfawzan.af.org.sa/node/1960

📁http://bit.ly/Al-Ukhuwwah
[ 25.08.2016 ]

السائل ما رأيكم وفقكم الله في قول أحد الكتاب الصحفيين الذي قال إن الشريعة جاءت بتحريم الخلوة ولم تأتي بتحريم الاختلاط؟

الشيخ أمر النبي صلى الله عليه وسلم النساء في مصلى الاستسقاء وفي مصلى العيد أن تكون النساء خلف الرجال في مكان منعزل وكان صلى الله عليه وسلم إذا خطب الرجال وانتهى يذهب ويخطب النساء لو كانت النساء مختلطات مع الرجال ما احتاج أنه صلى الله عليه وسلم ينتقل من خطبة الرجال إلى خطبة النساء في المسجد أما أمر النبي صلى الله عليه وسلم أن تكون النساء خلف الرجال وأرشد الرجال إذا سلم من الصلاة ألا يستعجلوا حتى ينصرف النساء كله خشية الاختلاط أما أمر المرأة الواحدة أن تكون خلف الصف ولا تكن في الصف أليس في هذا منع للاختلاط هذا في العبادة فكيف في الاختلاط في الأسواق كيف الاختلاط في المستشفيات في المكاتب الأمر أخطر وأشد .نعم

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim