Terkumpulnya Cinta dan Benci Terhadap Pelaku Bid'ah

💥🌾*TERKUMPULNYA CINTA DAN BENCI TERHADAP ORANG YANG BERMAKSIAT*

🔉 *_Syaikh Abdul Muhsin al-'Abbad hafizhahullah_*

*Pertanyaan:*
Jika kebid'ahan tidak menyebabkan kekafiran, apakah pelakunya dibenci dengan mutlak atau terkumpul kecintaan dan kebencian terhadapnya?

*Jawaban:*
Terkumpul kecintaan dan kebencian terhadapnya karena dia orang yang bermaksiat---yakni pelaku dosa besar---.

Namun dia seorang mukmin (beriman) karena keimanannya dan fasiq karena dosa besarnya. Sehingga dia dicintai berdasarkan keimanan yang dimilikinya dan dibenci berdasarkan kefasikan dan kemaksiatan yang dimilikinya.

Hanya saja jangan  menampakkan atau menyebarkan kecintaan terhadap mereka akan tetapi mentahdzir (memperingatkan) dari kebid'ahan mereka.

📀Syarh Sunan Abi Dawud 514

📁http;//bit.ly/Al-Ukhuwwah
[ 03.08.2016 ]

اجتماع الحب والبغض في العاصي
السؤال: إذا كانت البدعة غير مكفرة فهل يبغض صاحبها على الإطلاق، أم يجتمع فيه الحب والبغض؟الجواب: يجتمع فيه الحب والبغض؛ لأن من كان عاصياً -أي: مرتكب الكبيرة- فهو مؤمن بإيمانه فاسق بكبيرته، فيحب على ما عنده من الإيمان، ويبغض على ما عنده من الفسوق والعصيان، ولكن لا يُظهر حبهم ولا يُنشر، بل يحذر منهم.


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim