Gambaran Kerjasama yang Indah Antara Ulama Sunnah dengan Penguasa Dalam Melawan Para Penyeru Kesesatan

️GAMBARAN KERJASAMA YANG INDAH ANTARA ULAMA SUNNAH DENGAN PENGUASA DALAM MELAWAN PARA PENYERU KESESATAN
Ghoilan Ad Dimasyqy termasuk pemimpin kesesatan, berpemikiran qodariyyah yang ghuluw dan telah menyesatkan banyak manusia.
'Umar Bin Abdul Aziz memanggilnya untuk menghadap kepadanya di masa kekhilafahannya lalu beliau berdialog dengannya tentang masalah taqdir maka iapun menampakkan taubat dari pemikirannya.
Namun seolah-olah Kholifah Umar Bin Abdul Aziz merasa bahwa Ghoilan berkhianat dan melakukan talawwun (berwarna-warni dalam bersikap) sehingga Kholifah 'Umar berdoa kepada RobbNya dengan mengucapkan :
اللهم إن كان صادقا فثبته وإ كان كاذبا فاجعله آية للمؤمنين
"Ya Allah jika ia jujur maka kokohkanlah ia dan jika ia berdusta maka jadikanlah ia tanda bagi kaum mukminin".
Tatkala Kholifah Umar meninggal dunia maka iapun menampakkan pemikirannya dan mendakwahkannya dan itu di zaman kekhilafahan Hisyam Bin Abdil Malik maka beliaupun menangkapnya dan jatuhlah pilihan beliau kepada imam Al Auza'i untuk mengajaknya berdialog.
Lalu kholifah mendatangkan imam Al Auza'i kepadanya dan terjadilah dialog antara keduanya dan beliau mengalahkan Ghoilan kemudian Al Auza'i memfatwakan untuk membunuhnya lalu Kholifah Hisyam membunuhnya dengan memotong kedua tangannya dan kedua kakinya dan menyalibnya sehingga menjadi pelajaran bagi manusia.
Dan tatkala para ulama sunnah mengetahui sikap penguasa mereka terhadap Ghoilan maka merekapun mendukungnya dan mensyukuri tindakannya.
✅Roja' Bin Haiwah menulis surat kepada sang Kholifah bahwa terbunuhnya Ghoilan lebih utama daripada terbunuhnya dua ribu orang Romawi yakni dari kalangan kaum kuffar mereka.
▪️Berkata 'Ubadah Bin Nussy tatkala sampai berita tersebut kepadanya :
"Demi Allah sang Kholifah telah mencocoki qodho' dan sunnah dan sungguh aku akan menulis kepada Amirul Mukminin dan aku akan menganggap bagus pendapatnya".
Berkata syaikh Ali Bin Yahya Al Haddady حفظه اللّٰه :
Sesungguhnya para penguasa sangat membutuhkan dukungan para ulama dalam membela kebenaran agar mereka membimbing dan menyemangati para penguasa tersebut serta membantu mereka; dikarenakan jika para ulama meninggalkan para penguasa maka para penyeru kebatilan akan mendekati para penguasa tersebut lalu menghias-hiasi kebatilan tersebut kepada mereka dan menyemangati mereka untuk membela kebatilan tersebut.
Sumber : Tulisan syaikh Ali Bin Yahya Al Haddady حفظه اللّٰه yang berjudul "Shuroh Musyriqoh Li Ta'awuni 'Ulama-is Sunnah Ma'a Waliyyil Amr Dhidda Du'atid Dholalah".

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim