Diantara Bentuk Hilangnya Kecemburuan Suami

*DIANTARA BENTUK HILANGNYA KECEMBURUAN SUAMI*

*_Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah berkata:_*
 
Masuknya wanita
ke toko untuk berbelanja besar bahayanya atas seorang wanita dan pemilik toko. Karena jika si wanita masuk dan pemilik toko berdua-duaan dengannya, maka ketika itu akan datang setan:

Tidaklah seseorang lelaki berkhalwat (berdua-duaan) dengan seorang wanita melainkan yang ketiganya adalah syaithan.

Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.

Sehingga saya heran dengan sebagian orang yang berhenti di sisi toko
dalam kondisi dia di mobilnya lalu meninggalkan istrinya berjual beli dengan seorang lelaki. Terkadang istrinya masuk toko sedangkan dia menyaksikannya namun tidak memperdulikan dengan kondisi tersebut, lalu dimana kecemburuannya? Dimana keimanannya? Dimana kejantanannya?

Jadi, yang sepantasnya ketika itu seorang istri mesti pergi bersamamu lalu biarkan istri di mobil dan engkau katakan: Apa barang yang engkau inginkan? lalu dia bawakan barang untuknya.

Adapun engkau tetap di mobilmu sedangkan dia pergi dan masuk menemui pedagang lalu berbicara dengan lelaki yang suaminya tidak tahu yang terjadi setelahnya, maka ini merupakan kesalahan yang besar.

📀Al-Liqa' as-Syahri 17

📁http://bit.ly/Al-Ukhuwwah
[ 17.08.2016 ]
دخول النساء للمحلات محلات البيع والشراء خطر عظيم على المرأة وعلى صاحب المحل، لأنها إذا دخلت وخلا بها فحينئذ يأتي الشيطان: (وما خلا رجل بامرأة إلا كان الشيطان ثالثهما) كما قال صلى الله عليه وسلم، وأنا أعجب من بعض الناس يقف عند الدكان وهو في سيارته، ويدع المرأة تبايع الرجل، وربما تدخل الدكان وهو يشاهدها ولا يهتم بذلك فأين الغيرة؟ وأين الإيمان؟ وأين الرجولة؟والذي ينبغي إذا كان ولا بد أن تذهب معك المرأة فاجعلها هي في السيارة وتقول: ماذا تريدين من البضاعة، وتأتي لها بالبضاعة، أما أن تبقى أنت في سيارتك وهي تذهب إلى المتجر، وتدخل المتجر، ويكلمها الرجل ولا يدري ما وراء ذلك، فهذا غلط عظيم.

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim