Akhir Dari Orang Yang Mendewakan Akal

Akhir Dari Orang Yang Mendewakan Akal

Berkata Fakhruddin Ar Roozi Ghofarohullah :

نهاية إقدام العقول عقال

وأكثر سعي العالمين ضلال
 وأرواحنا في وحشة من جسومنا
 وحاصل دنيانا أذى ووبال
ولم نستفد من بحثنا طول عمرنا

 سوى أن جمعنا فيه قيل وقالوا
Akhir dari seseorang yang selalu mendahulukan akalnya adalah terbelenggu

Dan mayoritas upaya alam(ahlil kalam) adalah kesesatan

Arwah kami sangatlah liar di dalam jasad ini

Hasil dari dunia kami adalah menyakitkan dan petaka

Tidaklah kami mengambil faidah dari pembahasan seumur hidup kami

Melainkan hanya mengumpulkan ucapkan dikatakan dan mereka mengatakan(penukilan ucapkan ahli kalam)

Ijtimaul Juyusy Al Islami yahh 2/305 karya Ibnul Qoyyim Rohimahullah Ta'ala

Fakhruddin Ar Roozi adalah salah satu pakar ilmu kalam dan filsafat yang bertaubat dari ilmu yang ia tekuni setelah ia mengetahui kerusakan yang ditimbulkan olehnya.

Dan beliau mengungkapkan kerusakan ilmu kalam dalam sebuah bait singkat diatas.

Maka sungguh-sungguh kasihan mereka yang tertipu dengan ilmu kalam.

Seorang yang telah sampai dipuncak ilmu kalam dan filsafat akan mengetahui kerusakannya.

Namun yang kita khawatirkan adalah mereka yang belum sampai pada titik tersebut akan merasa bangga dengan ilmu kalam yang ia pelajari.

نسأل الله السلامة والعافية
Ditulis oleh Abu Sufyan Al Musy Ghofarohullah
----------------------------------------------
         20 Dzul Qo'dah 1437
Daarul Hadits Al Bayyinah
               Sidayu Gresik
              Harrosahallah


   Channel Telegram UI
     http://bit.ly/uimusy

Kunjungi Website Kami MUSY
            [Muslim Salafy]
www.musy.salafymedia.com

[ 23.08.2016 ]

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim