Mendahulukan Dirinya Yang Pertama Dalam Berdoa

🌷🌾🌷🌾🌷🌾🌷🌾
━━━━━━━━━━━━━━
※INILAH DIANTARA ADAB DALAM BERDOA.
━━━━━━━━━━━━━━

✍ Berkata As-Syaikh Al-Faqih Muhammad bin Shaleh Al-'Utsaimin _rahimahullah_:

《 Sepantasnya bagi seseorang jika berdoa dia mendahulukan dirinya yang pertama,

▪️ Berkata Musa _'alaihi assalaam_:

(رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِأَخِي) [سورة اﻷعراف 151]

_"Ya Allah, ampunilah aku dan saudaraku."_ [Qs. Al-A'raf: 151]

▪️ Dan berkata Nuh _'alaihissalam_:

(رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ) [سورة نوح 28]

_"Ya Robb-ku, ampunilah aku dan kedua orangtuaku."_ [Qs. Nuh: 28]

🔹 Maka mendahulukan dirinya atas orangtuanya.

▪️ Dan berkata Nabi ﷺ :

_"Dahulukan dirimu"_

🔹 Mendahulukan diri sendiri itu yang utama dalam doa. 》

       •┈┈┈••✦✿✦••┈┈┈•

📚 Syarh Alfiyyah Ibni Malik (1/43).
——————————————————

📌 قـال الشيخ الفقيه محمد بن صالح العثيمين رحمه الله:

« ينبغي للإنسان إذا دعا أن يبدأ بنفسه أولا،
-قال موسى عليه السلام:
{رب اغفر لي وﻷخي}

-وقال نوح عليه السلام:
{ربنا اغفر لي ولوالدي}
فقدم نفسه على والديه،

-وقال النبي عليه الصلاة والسلام:
{إبدأ بنفسك}
والبداءة بالنفس هي الأولى في الدعاء ».

📕 شرح ألفيّة ابن مالك: [٤٣/١]
---------------------
…⇥✿✧✿⇤…

✍FIK

📲http://bit.ly/Forum_ilmiyahKarangAnyar

🖥www.almaroni.blogspot.com

🌾🌿🌾🌿🌾🌿🌾🌿
Pada 03.07.2016


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim