Kebahagiaan Yang Haqiqi

بــــــــــــــسم اللّــــــــــــہ الرّحمن الرّحيم
🌳🍯🎒
——-
KEBAHAGIAAN YANG HAQIQI
——-

🔗 Terlepas bagaimana cara mereka kaum muslimin merayakan idul fitri, namun yang tampak pada mereka semua adalah kebahagiaan.

Raut muka yang ceria penuh senyum terlontar dari wajah-wajah mereka merayakan hari idul fitri.

Entah bahagia karena telah melaksanakan kewajiban atau bahagia karena bulan Ramadhan telah berlalu darinya, sehingga dia tidak terkekang lagi, wal 'iyadzubillah.

↩ Namun pertanyaannya adalah:

🔻 Siapakah yang bahagia sesungguhnya❓

🔻 Dan sampai kapan kebahagian yang mereka tampakkan sekarang ini akan tetap ada❓

🔎 Jawabannya ada pada buku panduan hidup kita. Mari kita buka bersama firman Allah -تعالى- :

ﻓَﺄَﻣَّﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺷَﻘُﻮﺍ ﻓَﻔِﻲ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ﻟَﻬُﻢْ ﻓِﻴﻬَﺎ ﺯَﻓِﻴﺮٌ ﻭَﺷَﻬِﻴﻖٌ
Artinya:
“Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka. Didalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih).”

🔓 Dan mereka yang bahagia adalah:

ﻭَﺃَﻣَّﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺳُﻌِﺪُﻭﺍ ﻓَﻔِﻲ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﺧَﺎﻟِﺪِﻳﻦ

Artinya:
“Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam surga.”

Penyair mengatakan:
ليس السعيد الذي دنياه تسعده

إن السعيد الذي ينجو من النار

🔸Bukanlah orang yang bahagia itu adalah orang yang dunianya membuat bahagia

🔸Sesungguhnya orang yang bahagia adalah orang yang selamat dari Neraka

⛅🌑 Telah berlalu padamu bulan yang penuh keberkahan. Maka lihatlah diri-dirimu?

Tidakkah perlu bagimu untuk muhasabah diri, introspeksi diri apakah amalan kita diterima oleh Allah atau kita sekedar melaksanakan kewajiban?
Apakah tujuan dari perintah puasa sudah terasa dalam diri kita?

Apakah kita akan menjadi orang yang bahagia atau sengsara?

نسأل الله السلامة والعافية

________________________
📝 Disalin dari:
Lathoiful Ma’arif: 380
📆 Arsip lama, dipublikasikan pada tanggal 25 Juli 2015 dengan sedikit tambahan

┄┄┉┉✽̶»̶̥🌼»̶̥✽̶┉┉┄┄
Bergabunglah bersama kami di chanel telegram pada link berikut ini
📮 http://bit.ly/penuhduniailmu
💻Untuk faedah lain kunjungi www.jendelasunnah.com
---------------------------------------
  🖼Jendela Sunnah🖼
---------------------------------------
Pada 05.07.2016


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim