Hukum Membaca Bismillahirrahmanirrahim Sebelum Takbiratul Ihram Shalat

*HUKUM MEMBACA BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM SEBELUM TAKBIRATUL IHRAM SHALAT*

_Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah berkata:_

"Tasmiyyah (membaca bismillah) itu wajib seperti dalam wudhu, dan disunnahkan seperti tasmiyyah ketika makan menurut pendapat mayoritas ulama, namun sebagian ulama berpendapat wajibnya tasmiyyah ketika makan dam inilah pendapat yang benar.

Tasmiyyah menjadi bid'ah seperti jikalau ber-tasmiyyah ketika adzan yakni jika hendak adzan membaca bismillahirrahmanirrahim. Demikian pula jika membacanya ketika shalat (sebelum takbiratul ihram/takbir pembukaan shalat).

Adapun ketika membaca al-Quran, maka tasmiyyah dibaca di awal surat. Sedangkan di tengah surat, maka sebagian ulama berpendapat: disunnahkan mengucapkan: bismillah.

Namun sebagian ulama membantah pendapat ini dan inilah pendapat yang benar. Dengan alasan: sesungguhnya Allah Ta'ala tidaklah memerintahkan kita ketika membaca al-Quran kecuali kita mengucapkan A'udzubillahi minasysyaithanirrajim. Sehingga jika engkau hendak membaca al-Quran di tengah surat, maka janganlah membaca tasmiyyah.

📚Asy-Syarh al-Mumti'

🌏http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=141462

📁http://bit.ly/Al-Ukhuwwah
[ 25.07.2016 ]

أما الشيخ العثيمين - رحمه الله - فقد جعلها من البدع كما في شرح زاد المستقنع
قال رحمه الله :
.. وتكون التَّسميةُ واجبة كما في الوُضوء.
وتكون مستحبَّة كالتَّسمية عند الأكل على رأي الجمهور ، وقال بعض العلماء: إنها واجبة وهو الصَّحيح.
وتكون بدعةً كما لو سَمَّى عند بَدْء الأذان مثلاً، إذا أراد أن يؤذِّن قال: بسم الله الرحمن الرحيم، وكذا عند الصَّلاة.
أمّا عند قراءة القرآن فتُقرأ في أول السُّورة، وأما في أثناء السُّورة فقال بعضُ العلماء: يُستحب أن يقول: بسم الله.
ورَدَّ بعضُ العلماء هذا ـ وهو الصَّحيح ـ وقال: إن الله لم يأمرْنا عند قراءة القرآن إلا أن نقول: أعوذ بالله من الشَّيطان الرَّجيم، فإِذا أردت أن تقرأ في أثناء السُّورة فلا تُسَمِّ .


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim