Hukum Bermakmum Dengan Orang Yang Masbuq

*HUKUM BERMAKMUM DENGAN ORANG YANG MASBUQ*

_Syaikh Shalih bin Fawzan al-Fawzan hafizhahullah_

Pertanyaan:
Apa hukum bermakmum dengan orang yang masbuq (makmum yang tertinggal shalat berjamaah)?

Jawaban:
Orang yang masbuq tidak dijadikan imam karena dia makmum,

sedangkan makmum tidak berubah jadi imam kecuali dengan ijin imamnya atau imam berhalangan.

📀Fatawa 'Ala al-Hawa'

🌏http://www.alfawzan.af.org.sa/node/16310

📁http://bit.ly/Al-Ukhuwwah
Pada 01.07.2016
السؤال: وماحكم الإئتمام بالمسبوق؟
الجواب: المسبوق لا يُؤتم به؛ لأنه مأموم والمأموم لا يتحول إمامًا إلا بإذن الإمام، أو عذر الإمام.

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim