Seseorang Yang Senantiasa Tidak Sanggup Menunaikan Ibadah Puasa, Wajib Memberi Makan Orang Miskin

SESEORANG YANG SENANTIASA TIDAK SANGGUP MENUNAIKAN IBADAH PUASA, WAJIB MEMBERI MAKAN ORANG MISKIN

📢 .. Asy Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah

📫 Pertanyaan: Saya seorang yang sudah lanjut. Usia saya menginjak 70 th. Saya memiliki tanggungan puasa sebanyak 26 hari karena berbuka di bulan ramadhan yang lalu. Hal itu telah berlalu beberapa tahun lamanya karena sakit yang saya derita pada sebagian besar hari-hari kehidupanku. Pertanyaan saya: Apakah saya harus mengqadha hari-hari tersebut dan membayar fidyah meskipun usia saya sudah lanjut ataukah saya hanya membayar fidyah sebagai pengganti qadha hari-hari tersebut? Lalu berapa kilo gram kadar sha’ itu?

🔓 Jawaban: Apabila sakit anda masih diharapkan kesembuhannya, maka anda wajib mengqadha. Berdasarkan firman Allah:

"Barang siapa di antara kalian sedang sakit atau dalam perjalanan (lalu berbuka), hendaklah ia berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain.” [1]

✋🏻 Adapun bila anda menunda pelaksanaan qadha itu karena sikap bermudah-mudahan dari diri anda padahal di sana ada waktu-waktu yang anda mampu untuk mengqadhanya, maka hal itu mengharuskan anda melakukan qadha dan memberi makan seorang miskin untuk tiap hari yang anda berbuka padanya dengan disertai taubat kepada Allah subhanahu wa ta ‘ala karena anda telah menunda-nundanya. Dan yang wajib adalah setengah sha’ untuk tiap hari yang anda tangguhkan qadhanya hingga Ramadhan berikutnya dengan tanpa udzur. Sedangkan bobotnya kurang lebih satu setengah kilo gram. Makanan tersebut anda serahkan kepada para fakir miskin dan boleh juga anda menyerahkan seluruhnya kepada satu orang miskin saja.

👋🏻 Dan kapan saja anda tidak mampu mengqadha baik karena lanjut usia atau sakit yang tidak lagi diharapkan kesembuhannya sesuai dengan ketetapan dokter spesialis dibidangnya, maka gugur kewajiban qadha dari anda dan anda hanya wajib memberi makan (membayar fidyah) yaitu setengah sha’ untuk tiap hari yang anda berbuka padanya berupa makanan pokok penduduk negeri setempat seperti kurma, nasi (beras), atau selainnya. Semoga Allah memberikan taufik-Nya kepada kami dan anda menuju keridhaan-Nya.

📚 Sumber: http://www.binbaz.org.sa/node/460

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
Pada 03.06.2016

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim