Hukum Berbicara di Tempat I'tikaf Dengan Teman

HUKUM BERBICARA DI TEMPAT I'TIKAF DENGAN TEMAN
Syaikh Shalih bin Muhammad al-Luhaidan hafizhahullah
Pertanyaan;
Bolehkah berbicara dengan teman di tempat i'tikaf?
Jawaban:
Seluruh pembicaraan akan dihisab pengucapnya dan pembicaraan yang paling utama adalah yang mengandung dzikir kepada Allah Ta'ala.
Hendaknya orang yang beri'tikaf menyibukkan diri dengan dzikir kepada Allah dan boleh saja dia berbicara yang mubah jika diperlukannya, namun mengurangi pembicaraan itu lebih utama.
http://bit.ly/Al-Ukhuwwah
Pada 26.06.2016
هل يجوز التحدث مع الأصحاب في المعتكف؟
- قال شيخنا: الكلام كله محسوب على قائله وأفضل الكلام ما كان في ذكر الله تعالى،
وعلى المعتكف أن يشتغل بذكر الله ولا مانع من الكلام المباح إذا احتاج إليه لكن التقليل من الكلام أفضل.

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim