Benarkah Sikap Sebagian Orang yang Meninggalkan Kewajiban untuk Beri’tikaf?

🌹🌏   I’TIKAF   🌏🌹
================

▶️ Benarkah Sikap Sebagian Orang yang Meninggalkan Kewajiban untuk Beri’tikaf?

☝️ Tidak boleh bagi seseorang meninggalkan kewajiban dengan alasan beri’tikaf. Karena i’tikaf hukumnya nafilah (sunnah). Tidak boleh ia meninggalkan kewajiban untuk mengejar yang nafilah.

🎯 Jika seseorang memiliki tanggungan pekerjaan yang tidak bisa diwakilkan yang terkait dengan kebutuhan banyak kaum muslimin, janganlah ia meninggalkan hal itu dengan alasan akan melakukan i’tikaf. 

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

📗 Dikutip dari Buku "RAMADHAN BERTABUR BERKAH" (Fiqh Puasa dan Panduan Menjalani Ramadhan Sesuai Sunnah Nabi).

▶️ Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah.

=====================
http://telegram.me/alistiqomah
Pada 23.06.2016

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim