Apakah melanggar peraturan pemerintah menandakan ada bibit khawarij

Tanya:
Apakah peraturan pemerintah ketika dilanggar, menandakan ada bibit khawarij dalam diri kita?

Jawab:
Oleh Al Ustadz Usamah Faishol Mahri hafizhahullah

Itu sifat khawarij, na'am. Ketika orang melanggar aturan dan hukum yang dibuat oleh pemerintah. Selama itu tidak menyalahi agamaa kita, tidak menyalahi syariat, wajib ditaati! Tidak hanya yang sesuai dengan Qur'an sunnah. Sebagian orang mengatakan:

"Ya, ditaati kalau sesuai Qur'an sunnah"

Laa (tidak, -red), bahkan kalaupun tidak ada, tetapi tidak menyalahi, dan banyak sekali. Contoh gampangnya lampu merah, apa ada di Qur'an dan sunnah? Merah kamu harus berhenti, kuning kamu harus pelan-pelan, sudah hati-hati, kurangi kecepatan, hijau jalan. Dimana ada (dalam Qur'an dan sunnah, -red)? Pemerintah buat untuk keamanan, kenyamanan berlalu lintas dan seterusnya. Wajib untuk ditaati, dan aturan-aturan yang serupa yang lainnya. Salah satu sifat dan ciri khawarij ketika selalu membangkang dan tidak mau mentaati pemerintahnya dalam aturan-atuan dan hukumnya, taati mereka! Makanya sampai rasulullah katakan:

و إن ضرب ظهرك و أخذ مالك
"Kalaupun mereka cambuk punggungmu, kalaupun mereka rampas hartamu (pemerintah, -red)"

Taati dia! Patuhi! Kalaupun dia kejam seperti itu.

Download Audio disini 

www.thalabilmusyari.web.id

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim