Apakah diselesaikan di akhirat perselisihan yang terjadi di media sosial

Tanya:
Apa akan diselesaikan nanti di akhirat, seorang yang berteman dengan orang lain yang merupakan kenalannya di media sosial, facebook, line atau BBM. Mereka berselisih, bertengkar, saling hina menghina. Apa ini akan diselesaikan di akhirat?

Jawab:
Oleh Al Ustadz Usamah Faishol Mahri hafizhahullah

Yang pertama tentunya segala macam cara atau yang dengannya seseorang mendzalimi orang lain terkait kehormatannya, dengan memfitnah, berdusta, menuduh, mencela, mencaci maki, tentunya itu semua memicu kedengkian dan permusuhan. Dan akan berbuntut panjang sampai di akhirat kelak tentunya. Kalau itu tidak selesai di dunia ini. Karena orangnya akan sakit hati, akan dongkol, akan memendam kebencian, wa hakadza.

Yang kedua bahwa media-media semacam ini, la khoiro fiiha. Tidak ada kebaikannya, terutama semacam facebook. Bukan sesuatu yang darurat atau bahkan hajat untuk digunakan. Seringnya hanya membawa dampak kejelekan, baik itu seperti yang ada dalam pertanyaan atau yang lebih dari itu. Laki-laki, wanita, terbuka kemungkinan untuk kejelekan terjadi, fitnah. Dan seorang muslim, lebih menyelamatkan agamanya dari hal-hal yang menyeret dia kepada fitnah dan syar (kejelekan). Kalau para sahabat saja Allah sebutkan dalam Qur'an terkait binatang buruan:

 (QS Al-Ma'idah: 94) لَيَبْلُوَنَّكُمُ اللّهُ بِشَيْءٍ مِّنَ الصَّيْدِ تَنَالُهُ أَيْدِيكُمْ

Ketika mereka ihram, orang ihram kan ma'ruf tidak boleh berburu. Sementara berburu ini hobi yang sangat disenangi oleh orang Arab semenjak dulu. Apalagi itu binatang yang enak, misalnya rusa atau apa semisalnya, kelinci. Diuji mereka oleh Allah, ketika ihram seperti ayat sebutkan, diuji. Buruan itu mendekat ke mereka, sampai Allah katakan, seandainya itu dipegang oleh mereka, bisa (ditangkap, -red). Ini rusa, ini kelinci, dekat di depannya. Tinggal dia (tangkap, -red), kena sudah, tidak perlu memanah, tidak perlu ini. Tapi haram, tidak boleh. Sementara ada di depan matanya, dan mudah untuk dia mendapatinya. Cobaan dari Allah.

Media sosial atau bahkan teknologi yang ada, android atau apa namanya, fitnah! Persis seperti yang mereka sebutkan, dunia ada di genggamanmu. Kamu mau buka apa, kamu mau akses kemana, bisa sekarang. Tidak ada sulitnya, entah itu apa sudah. Suwer, huwer, waladzi ma fiihi khoir. Wallahu a'lam sudah, tidak ada yang mengawasi kamu, ilallah. Apa yang di genggamanmu ini. Dan mudah, mudah sekali untuk membuka atau masuk kesana kemari, begini. Fitnah! Cobaan! Nas'alullah wal afiyah wa salamah. Maka orang yang peduli dengan agamanya, seperti ana nasehatkan nasehat masyaikh kita, menjauh dari hal-hal yang semacam itu. Digunakan untuk yang manfaat, hubungan dengan istrinya, atau ikhwahnya dalam dakwah, dalam kebaikan.

Download Audio disini

www.thalabilmusyari.web.id

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim