Antara Nabi Yusuf dengan Ramadhan

🌺🌅🌹💧ANTARA NABI YUSUF DENGAN RAMADHAN

📃 Ibnul Jauzi rahimahullah berkata: 

💡 Bulan itu jumlahnya ada dua belas, seperti anak-anaknya Ya'qub alaihis-Salam. Bulan Ramadhan diantara bulan lainnya itu ibaratnya seperti Nabi Yusuf diantara saudaranya.

🌱 Sebagaimana Yusuf itu adalah anak yang paling dicintai oleh Ya'qub.
Demikian juga Ramadhan adalah Bulan yang paling dicintai oleh dzat yang mengetahui alam ghaib.

🌹 Saudaranya Yusuf datang (ke Mesir) dengan sengaja kepada Yusuf meminta kecukupan dan dihilangkan kesusahan (musim paceklik kala itu). Padahal sebelumnya mereka pernah berbuat kesalahan dan kekeliruan. Maka Yusuf berbuat baik kepada mereka dalam jamuan dan memperbaiki keadaan mereka.

💧 Yusuf memberi makanan kepada mereka di kala kelaparan dan mengijinkan mereka kembali.

👋🏻 Maka satu orang (Yusuf) bisa menutupi kebutuhan sebelas orang (saudaranya).
Demikian juga bulan Ramadhan, Kita berharap bisa menutupi dalam Ramadhan segala apa yang pernah kita remehkan di bulan-bulan lainnya.

🌺 Kita bisa memperbaiki padanya segala apa yang rusak dari urusan kita, maka kita akan menutup dengan kebahagiaan dan kesenangan.

☝🏻 Isyarat lainnya, Ya'qub kembali penglihatannya setelah mencium aroma Yusuf, maka beliau menjadi kuat kembali setelah sebelumnya dalam keadaan lemah, menjadi bisa melihat setelah sebelumnya buta.

✅ Demikian juga seorang pelaku maksiat jika mencium aroma Ramadhan.
(Dia akan menjadi kuat semangat ibadahnya yang sebelumnya lemah. Dia menjadi bisa melihat yang mana sebelumnya dia buta mata hatinya dengan maksiat.)

📑 Dari kitab: Bustaan Al-Waa'izhin wa Riyadhu As-Sami'iin Karya Ibnul Jauzi rahimahullah.

📚 Sumber : Channel Syaikh Fawaz Al -Madkhali hafizhahullah.

🌎 Kunjungi || http://forumsalafy.net/antara-nabi-yusuf-dengan-ramadhan/

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
Pada 14.06.2016

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim