Antara I'tikaf dan Mengurus Keluarga

ANTARA I'TIKAF DAN MENGURUS KELUARGA

🔉Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah

"I'tikaf termasuk berkaitan pula dengan Ramadhan yaitu seseorang terus menetap di masjid dari tenggelamnya matahari pada malam dua puluh hingga tenggelamnya matahari pada akhir hari Ramadhan dalam rangka konsentrasi ibadah.

Ini adalah perkara yang baik dan berpahala serta meneladani Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

Namun bila tidak memungkinkan karena kondisimu sibuk dengan keluargamu, sedangkan keluargamu tidak ada yang mengurusi mereka, maka kesibukanmu mengurusi mereka dan mengawasi mereka lebih utama dari i'tikaf."

📀Liqa' al-Bab al-Maftuh 223

📁http://bit.ly/Al-Ukhuwwah
Pada 07.06.2016

الاعتكاف
الاعتكاف أيضاً مما يتعلق برمضان: وهو أن يبقى الإنسان ملازماً للمسجد من غروب الشمس ليلة عشرين، إلى غروب الشمس، آخر يوم من رمضان، ليتفرغ للعبادة، فهذا طيب وفيه أجر واقتداء بالنبي صلى الله عليه وعلى آله وسلم، وإن لم يتيسر لكونك مشغولاً بعائلتك، والعائلة ليس عندهم من يقوم عليهم، فاشتغالك بهم ورعايتهم أفضل من الاعتكاف


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim