Wasiat Dalam Menolak Syubhat

WASIAT DALAM MENOLAK SYUBHAT

📝Berkata al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah

"Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata kepadaku dalam kondisi aku telah datang kepada beliau berulang kali

[ Janganlah engkau jadikan hatimu seperti busa dalam menampung segala yang datang dan syubhat-syubhat, ia menyerapnya sehingga yang keluar dari busa tadi adalah syubhat-syubhat yang diserapnya tadi. Namun jadikanlah hatimu itu seperti kaca yang kokoh dan rapat (air tidak dapat merembes ke dalamnya) sehingga syubhat-syubhat tersebut hanya lewat di depannya dan tidak menempel di kaca. Dia melihat syubhat-syubhat tersebut dengan kejernihannya dan menolaknya dengan sebab kekokohannya. Karena kalau tidak demikian, apabila hatimu menyerap setiap syubhat yang datang kepadanya, maka hati tersebut akan menjadi tempat tinggal bagi segala syubhat.]

Atau sebagaimana yang beliau katakan. Maka tidaklah mengetahui suatu wasiat yang aku bisa mendapat manfaat dalam menolak syubhat-syubhat seperti pengambilan manfaatku dengan wasiat tersebut."

📚Miftah Daar as-Sa'adah 1/443

📁http://bit.ly/Al-Ukhuwwah
Pada 11.05.2016

َصِيّةٌ_في_دفع_الشبهات
قَالَ إبْنُ القَيِّمِ رَحِمَهُ الله :

" قَالَ لِي شَيْخُ الإِسْلاَمِ وَقَدْ جَعَلْتُ أُورِدُ عَلَيْهِ إِيرَادًا بَعْدَ إِيرَادٍ
« لاَ تَجْعَلْ قَلْبَكَ لِلْإِيرَادَاتِ وَ الشُّبُهَاتِ مِثْلَ السَّفنجَةِ ، فَيَتَشَرَّبَهَا فَلاَ تَنْضَحُ إِلاَّ بِهَا ، وَ لَكِنِ إجْعَلْهُ كَالزُّجَاجَةِ المُصْمَتَةِ تَمُرُّ الشُّبُهَاتُ بِظَاهِرِهَا وَ لاَ تَسْتَقِرُّ فِيهَا ، فَيَرَاهَا بِصَفَائِهِ وَ يَدْفَعُهَا بِصَلاَبَتِهِ ، وَ إِلاَّ فَإِذَا أَشْرَبْتَ قَلْبَكَ كُلَّ شُبْهَةٍ تَمُرُّ عَلَيْهَا صَارَ مَقَرَّ الشُّبُهَاتِ »
أوْ كَمَا قَالَ ، فَمَا أَعْلَمُ أَنِّي انْتَفَعْتُ بِوَصِيَّةٍ فِي دَفْع الشُّبُهَاتِ كَانْتِفَاعِي بِذَلِكَ "

[ مفتاح دار السّعادة (1/ 443) ]

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim