Nasehat bagi yang mengolok-olok agama

Tanya:
Cerita-cerita seorang yang menceritakan tentang shalat, kemudian menjadi bahan tertawaan, mengucapkan kalimat وَلاَ الضَّالِّينَ diganti dengan kalimat lain.

Jawab:
Oleh Al Ustadz Muhammad As Sewed hafizhahullah

Ini ikhwani fiddin a'azakumullah, adalah istihza'. Sehingga jangan diceritakan, jangan diulang, jangan disampaikan kepada fulan, wa fulan, wa fulan. Wallahi, saya pernah mendengar satu cerita itu dimasa saya kecil, sampai hari ini belum hilang di hati ini. Setiap dibawa ayat itu, ingatnya kesana. Wallahi, wallahi, wallahi, saya menyesal. Kenapa saya dengar.

Setiap mendengar ayat tersebut, ingat guyonan orang itu tadi. Padahal saya dengarnya waktu kecil, tidak bisa hilang di hati. Dan saya betul-betul menyesal dan dendam, kenapa orang itu menceritakan pada saya. Jangan main-main! Jangan memeleset-melesetkan ayat, jangan guyon dengan ayat Al Qur'an, jangan!

أَبِاللّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنتُمْ تَسْتَهْزِؤُونَ

Itu istihza', main-main namanya.

Download Audio disini

www.thalabilmusyari.web.id

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim