Keutamaan Memberi Hidangan Buka Puasa bagi Orang yang Berpuasa

✅🍊 Keutamaan Memberi Hidangan Buka Puasa bagi Orang yang Berpuasa
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

🍃 Barangsiapa yang memberi hidangan berbuka pada orang yang berpuasa, maka ia mendapat pahala seperti (orang yang berpuasa itu) tanpa dikurangi dari pahala orang tersebut sedikitpun (H.R atTirmidizi, Ibnu Majah, dishahihkan Ibnu Hibban dan al-Albany).

🎯 Contoh: Ahmad memberi hidangan berbuka puasa kepada Hibban. Maka Ahmad akan mendapatkan pahala puasa Hibban, sedangkan Hibban tidak dikurangi sedikitpun pahala puasanya.

🔋 Para Ulama’ Salaf merasa senang ketika saudaranya mendapatkan pahala ibadah yang ia lakukan. Utbah al-Ghulaam,  jika beliau akan berbuka puasa dan ada orang yang melihatnya, maka ia berkata : Berikan aku minum dan kurma milik kalian agar aku bisa berbuka dengannya, sehingga kalian bisa mendapatkan pahala (puasa) seperti aku (Jaami’ul Uluum wal Hikam (1/123)).

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

📗 Dikutip dari Buku "RAMADHAN BERTABUR BERKAH" (Fiqh Puasa dan Panduan Menjalani Ramadhan Sesuai Sunnah Nabi).

▶️ Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah.

=====================
http://telegram.me/alistiqomah
Pada 30.05.2016


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim